IMG-LOGO
Daerah

Pemuda NU Lamongan Gelar Halaqoh Pendalaman Aswaja


Rabu 4 November 2015 15:02 WIB
Bagikan:
Pemuda NU Lamongan Gelar Halaqoh Pendalaman Aswaja

Lamongan, NU Online
Sedikitnya 250 peserta memadati Aula Kantor Fatayat NU kabupaten Lamongan (3/11). Pada forum yang terselenggara atas kerja sama GP Ansor dan Fatayat NU kabupaten Lamongan, mereka mengaji Aswaja dari pelbagai sisinya dengan narasumber pengasuh pesantren Sabilur Rosyad Malang KH Marzuki Mustamar.
<>
Selama kajian berlangsung, peserta halaqoh tampak khusyuk menyimak penjelasan kiaiyang juga Dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Pada kesempatan itu, Kiai Marzuki memaparkan dasar-dasar tentang cara kita beragama Islam ala Ahlussunnah Waljamah. Kiai Marzuki juga secara khusus membahas peran Nahdlatul Ulama.

Menurut pengarang Kitab Muktathofat Li ahlil Bidayat itu, NU sudah berbuat banyak untuk Indonesia, khususnya cita-cita NU untuk terciptanya tatanan negara-bangsa yang di dalamnya menggunakan hukum Islam yang diterapkan dalam beberapa hukum positif. 

“Pondok pesantren dan lembaga pendidikan adalah bukti nyata NU berbuat untuk Islam dan untuk Indonesia. Ribuan pesantren, lembaga pendidikan, masjid dan musholla, adalah cara NU mensyiarkan agama dan berbagai terapannya dalam kehidupan sehari-hari, “ terang Kiai Marzuki.

“Hal ini menjadi berbeda dengan beberapa kelompok yang kerap teriak-teriak penegakan negara Islam, namun mereka belum berbuat apa-apa, dan konsepnya juga masih belum jelas,” tambahnya.

Ketua GP Ansor Lamongan Muhammad Masyhur menyampaikan tentang pentingnya meningkatkan taraf keaswajaan warga NU. Menurutnya, meningkatkan pemahaman tentang Aswaja sekarang ini tidak cukup dengan jawaban "saya ikut kiai". Sebab, sering akhir-akhir ini para imam musholla, pengurus NU atau banomnya di tingkat ranting langsung didatangi dan diajak diskusi tentang bid'ah, tentang negara khilafah oleh sekelompok orang.

“Maka, sudah  menjadi kewajiban kita sebagai generasi muda NU, Ansor dan Fatayat untuk membekali anggotanya dengan pemahaman Aswaja yang lebih matang,” tegasnya. 

Sementara itu Ketua Fatayat Lamongan Uma Sariyah mengapresiasi materi yang disampaikan dan menyampaikan rasa terima kasih atas kerja sama GP Ansor Lamongan. 

“Materinya sangat bagus, sangat mengena. Ini yang dibutuhkan oleh pengurus Fatayat. Ke depan, semoga kerja sama dengan Ansor bisa dilanjutkan dengan kegiatan-kegiatan lainnya,” harapnya.

Shohibul Habib, peserta Halaqoh yang juga Pengurus PC. GP. Ansor Kabupaten Lamongan menilai bahwa Halaqoh Pendalaman Aswaja ini sungguh acara yang sudah lama ditunggu oleh warga NU Lamongan, khususnya kaum muda NU. 

“Kita mendapat tambahan wawasan keaswajaan yang sangat berkelas dan berkualitas dari Kiai Marzuki. Apa yang disampaikan dapat menjadi bekal berharga bagi kaum muda NU untuk membentengi diri dan organisasi dari ideologi Islam radikal,” ungkapnya. (Amin Wahyudin/Alhafiz K)

Bagikan:
IMG
IMG