IMG-LOGO
Daerah

Ribuan Nahdliyin Istighotsah Jelang Pilkada

Sabtu 5 Desember 2015 12:13 WIB
Bagikan:
Ribuan Nahdliyin Istighotsah Jelang Pilkada

Sidoarjo, NU Online
Ribuan Nahdliyin di Sidoarjo, Jawa Timur, mengikuti kegiatan Sidoarjo Bertafakur, Istighotsah dan pengajian akbar yang digelar di parkir timur Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (3/12) malam. Mereka bermunajat kepada Allah SWT, agar pemilihan kepala daerah Sidoarjo diberikan kedamaian.<>

"Ini merupakan bentuk ikhtiar kami agar pelaksanaan pilkada nanti berjalan aman, tertib dan damai," kata sekretaris panitia Sidoarjo Bertafakur, H Musauwimin.

Menurutnya, memilih pemimpin Sidoarjo yang amanah sangat penting karena nantinya bisa memberikan solusi dan sesuai dengan harapan masyarakat Sidoarjo. "Pemimpin yang amanah ibaratkan orang tua bagi semua golongan tanpa ada perbedaan sedikitpun," tambahnya.

Musauwimin mengatakan, agar masyarakat Sidoarjo turut serta memiliki dan mempunyai kepedulian dalam pemilihan kepala daerah, 9 Desember mendatang, pihaknya sengaja mengundang ribuan warga NU di Sidoarjo dari berbagai desa. Ia meminta masyarakat Sidoarjo untuk menguatkan hati dan nurani agar Sidoarjo menjadi lebih baik.

Nampak hadir dalam acara itu, ribuan Muslimat, Fatayat, Ketua PCNU Sidoarjo KH Abdi Manaf, Ketua MUI Sidoarjo KH Usman Bahri, Pengasuh Pesantren Al-Khoziny Buduran Sidoarjo KH Abdussalam Mujib, pasangan calon bupati dan wakil bupati Sidoarjo nomor 1, H MG Hadi Sutjipto-H Abdul Kolik, para Kiai dan tokoh agama di Sidoarjo.``

Bagikan:
Sabtu 5 Desember 2015 19:0 WIB
PMII Sidoarjo Deklarasikan Pilkada Damai, Tiga Paslon Tak Hadir
PMII Sidoarjo Deklarasikan Pilkada Damai, Tiga Paslon Tak Hadir

Sidoarjo, NU Online
Acara deklarasi pilkada damai 2015 yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sidoarjo bertema "Pilkada Aman, Sidoarjo Nyaman" di aula LP Ma'arif Sidoarjo, Jumat (4/12), siang berjalan lancar namun tak sesuai harapan.
<>
Ketua PC PMII Sidoarjo Gigin Anggi Zuarinsa menjelaskan, empat pasangan calon bupati dan wakil bupati Sidoarjo yang rencananya dihadirkan dalam acara tersebut tak semuanya hadir, hanya paslon nomor 3 (Saiful Ilah-Nur Ahmad Syaifudin) dari partai PKB saja yang hadir.

"Acaranya berjalan lancar tapi tak sesuai harapan. Karena paslon yang hadir cuma nomor 3 saja. Ada rasa kekhawatiran adanya justifikasi PMII mendukung salah satu paslon jika hanya satu paslon saja yang hadir, dan kami kecewa karena adanya kekhawatiran tersebut," cetus Gigin.

Gigin menyatakan bahwa PMII Sidoarjo ingin berpartisipasi aktif dalam hajat besar yang menentukan pemimpin Sidoarjo 5 tahun ke depan. Dirinya berharap supaya pilkada Sidoarjo aman dan nyaman, sejak pelaksanaan pilkada hingga terpilihnya pasangan calon menjadi bupati dan wakil bupati Sidoarjo yang sah.

"PMII Sidoarjo siap mengawal proses pilkada 9 Desember mendatang hingga siapa pun yang terpilih menjadi bupati dan wakil bupati Sidoarjo, selama memegang amanah 5 tahun ke depan," tegas Gigin.

Pengawalan kebijakan-kebijakan pemimpin selanjutnya terus menjadi garapan PMII Sidoarjo. "Kami berharap semoga penyelenggara pilkada, aparat keamanan, media massa (wartawan) khususnya bisa menjaga stabilitas politik dan keamanan di Sidoarjo," harap Gigin.

Nampak hadir dalam acara itu, Ketua KPUD Sidoarjo M Zainal Abidin, Ketua Panwaslu Sidoarjo Ulul Azmi, Kodim Sidoarjo yang diwakili Danramil Tulangan, Polres Sidoarjo beserta tamu undangan lainnya.

Sementara itu, paslon nomor 1 (MG Hadi Sutjipto-Abdul Kholik) tak dapat menghadiri acara tersebut karena bersamaan dengan adanya acara kampanye akbar yang digelar di parkir timur Gelora Delta Sidoarjo. (Moh Kholidun/Mahbib)

Sabtu 5 Desember 2015 18:0 WIB
Pengurus Lembaga dan Lajnah NU Probolinggo Dikukuhkan
Pengurus Lembaga dan Lajnah NU Probolinggo Dikukuhkan

Probolinggo, NU Online
Pengurus Cabang Lembaga dan Lajnah NU Kabupaten Probolinggo periode 2015-2020 resmi dikukuhkan di Kantor PCNU Kabupaten Probolinggo di Desa Warujinggo Kecamatan Leces, Jum’at (4/12) malam lalu.
<>
Hadir dalam pengukuhan tersebut Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo KH Abdul Hadi beserta segenap pengurus serta Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Probolinggo Asy’ari.

Kegiatan ini diawali dengan pembacaan shalawat Nabi Muhammad SAW oleh Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor binaan Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Probolinggo serta pembacaan qiro’ah.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo KH Abdul Hadi mengatakan bahwa NU mau jalan atau tidak tergantung tangan dan kaki NU. Sehat tidaknya sebuah organisasi tergantung pengurusnya. Di lembaga diagendakan perombakan pengurus untuk membangkitkan semangat juang para pengurus.

“Seluruh pengurus NU harus turut serta mengawasi dan mengoreksi kegiatan untuk dijadikan pertimbangan dan menjadi acuan dalam pengambilan kebijakan organisasi. Regulasi organisasi harus berjalan beriringan mulai dari tingkat cabang hingga ranting,” ujarnya.

Menurut Kiai Abdul Hadi, aliran-aliran di luar Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) sudah banyak masuk di desa yang cenderung mengajarkan dan mengajak untuk mengikuti ajarannya. Berjuanglah dengan ikhlas, tingkatkanlah semangat juang yang mampu meneguhkan jiwa kita. Ada dua hal penting yang menjadi tugas utama kita yakni menjaga ajaran Ahlussunnah wal Jamaah dan menjaga keutuhan NKRI,” tegasnya.

Sementara Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Probolinggo Asy’ari menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran NU mulai PCNU, MWCNU hingga ke PRNU dan semua lembaganya serta seluruh warga NU.

“Karena NU di Kabupaten Probolinggo telah memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap pembangunan Kabupaten Probolinggo di bidang pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur dan bidang lainnya,” katanya. (Syamsul Akbar/Mahbib)

Sabtu 5 Desember 2015 15:1 WIB
Jelang Pilkada Serentak, PCNU Sumenep Adakan Istighotsah Akbar
Jelang Pilkada Serentak, PCNU Sumenep Adakan Istighotsah Akbar

Sumenep, NU Online
Semakin dekatnya gelaran pilkada serentak yang diikuti eskalasi politik yang kian memanas, PCNU Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar acara bertajuk ‘Istighatsah Akbar Demi Keselamatan Sumenep’.<>

Acara yang digelar di halaman masjid Jamik Sumenep, Jumat (4/12) pukul 14.00 sampai selesai diikuti ribuan warga Kabupaten Sumenep.

Menurut ketua panitia acara Istighotsah, A Kurdi, kegiatan ini setidaknya diikuti 5000 jamaah baik dari warga NU maupun masyarakat umum yang peduli dengan keselamatan dan keamanan pilkada pada tanggal 9 Desember 2015 nanti.

Tidak ada sambutan dari panitia dan pengurus NU. Satu-satunya sambutan disampaikan oleh Kapolres Sumenep, AKBP Rendra Radita Dewayana. Dalam sambutannya, Rendra menyampaikan agar warga Sumenep ikut mendukung pilkada damai, menjaga ketenangan dan keamanan bersama baik sebelum pilkada digelar maupun sesudahnya.

Hujan yang turun sebelum acara dilaksanakan seakan menambah khusyu Istighotsah yang dipimpin KH Thayfur Aliwafa dan doa yang dipimpin langsung Rais Syuriyah PCNU Sumenep KH A Basyir AS.

Tampak hadir diantara jamaah dua pasangan calon yang akan memperebutkan kursi kepala daerah Sumenep periode 2015-2020, yakni pasangan Busyo-Fauzi dan Zainal-Eva. (Dayat/Fathoni)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG
IMG