IMG-LOGO
Daerah

GP Ansor Jombang Hidupkan Anak Cabang Wonosalam yang Vakum 10 Tahun

Rabu 6 Januari 2016 10:0 WIB
Bagikan:
GP Ansor Jombang Hidupkan Anak Cabang Wonosalam yang Vakum 10 Tahun

Jombang, NU Online
Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Jombang, Jawa Timur mengajak kepada para pemuda Nahdliyin di Kecamatan Wonosalam, Jombang, untuk membentuk kembali kepengurusan GP Ansor di tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan berbagai ranting setempat yang vakum selama kurang lebih 10 tahun.
<>
Pembentukan pengurus dimulai dari tingkat PAC GP Ansor Kecamatan Wonosalam. Kegiatan berjalan lancar dan tertib melalui musyawarah mufakat Tim Formatur yang disepakati forum silaturahim generasi muda Wonosalam di Pondok Pesantren Fattahul Muhibbin, Sumberejo, Wonosalam, Ahad (3/1) malam.

Tim Formatur terdiri dari PC GP Ansor Jombang, Rais Syuriah dan Ketua Tanfidziyah MWCNU Wonosalam, perwakilan dari pengurus ranting NU se-Wonosalam dan perwakilan generasi muda Wonosalam. Forum silaturahim tersebut memilih Muhammad Nurul Huda sebagai Ketua PAC GP Ansor Wonosalam masa khidmah 2016 – 2019.

Ketua PC GP Ansor Jombang H Zulfikar Damam Ikhwanto mengatakan, dengan terbentuknya PAC GP Ansor Wonosalam, kini total ada 21 PAC GP Ansor aktif di 21 Kecamatan se-Kabupaten Jombang. “Bahkan untuk Wonosalam ini nanti akan diselenggarakan Diklatsar (Pendidikan dan Latihan Dasar Banser) dengan jumlah peserta 150 Orang,” katanya saat memberikan sambutannya.

Gus Antok, sapaan akrabnya, menambahkan bahwa GP Ansor adalah masa depan Nahdlatul Ulama (NU). “Untuk itu gerakan pemuda ansor harus bisa mandiri dan menata diri agar bisa menjadi organisasi yang sehat dan kuat serta berakhlakul karimah,” tambahnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua, Sekretaris, Kepala Satkorcab Banser, Bendahara dan beberapa pengurus harian PC GP Ansor Kabupaten Jombang. Hadir juga Rais Syuriah Majelis Wakil Cabang (MWCNU) Wonosalam, dan Ketua MWCNU Wonosalam, beberapa perwakilan dari pengurus ranting NU se-Kecamatan Wonosalam, serta generasi muda dari berbagai desa di Wonosalam. (Syamsul Arifin/Mahbib)

 

Bagikan:
Rabu 6 Januari 2016 23:2 WIB
Pagar Nusa Klaten Masuk Sekolah dan Pesantren
Pagar Nusa Klaten Masuk Sekolah dan Pesantren

Klaten, NU Online
Pagar Nusa PCNU Klaten belum lama ini menjalin berbagai kerja sama dengan beberapa pihak seperti sekolah dan pesantren. kerja sama ini merupakan langkah konkret Pagar Nusa Klaten dalam mempersiapkan sistem pengembangan kader.
<>
“Kita sudah menjalin dengan Ma’arif NU agar Pagar Nusa bisa dijadikan salah satu ekstrakurikuler di sana,” ungkap Ketua Pagar Nusa Klaten Ardani, saat ditemui NU Online, di sela acara peringatan Hari Lahir (Harlah) Ke-30 Pagar Nusa di Lapangan Merdeka Delanggu, Klaten, Ahad (3/1) lalu.

Tidak hanya pada lingkup Ma’arif atau NU, pihaknya juga berencana menjalin kerja sama dengan sekolah umum maupun negeri. “Untuk sekolah lain, kami juga sudah siap, apabila dari pihak mereka ada yang membutuhkan,” imbuhnya.

Selain masuk ke sekolah dan pesantren, Pagar Nusa Klaten yang kini anggotanya berjumlah sekitar 1.300 orang terus mendorong kadernya untuk bisa mengasah dan menggali potensi mereka.

“Beberapa kali kita kirim mereka ke berbagai kejuaraan. Alhamdulillah terakhir di Kejurda di Semarang, dua anggota kami, ada yang berhasil meraih juara ke-3,” ungkapnya. (Ajie Najmuddin/Alhafiz K)

Rabu 6 Januari 2016 20:1 WIB
Polisi Tahan Pencuri Spesialis Karpet Masjid
Polisi Tahan Pencuri Spesialis Karpet Masjid

Temanggung, NU Online
Kepolisian Resor (Polres) Temanggung menahan seorang pencuri spesialis karpet masjid.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Temanggung AKP Henny Widiyanti pada Rabu mengatakan warga memergoki tersangka Agus Tri Kurniawan, warga Jampirejo, mencuri karpet di Masjid Al Hakim di lingkungan Sekip Baru, Sidorejo.
<>
Ketika itu, menurut dia, tersangka seorang diri mengambil karpet dengan panjang 14 meter lebar dan dua meter di serambi Masjid Al Hakim lalu mengangkutnya menggunakan sepeda motor.

"Tersangka melakukan aksi pada dini hari pukul 03.00 WIB, kebetulan saat keluar dari lingkungan masjid dengan membawa barang curian tersebut berpapasan dengan warga Sekip Baru," katanya.

Warga yang curiga kemudian mengejar tersangka dan menangkapnya di Dusun Brajan, sekitar satu kilometer dari Masjid Al Hakim, lalu menyerahkannya ke kantor polisi.

Polisi selanjutnya menyita karpet senilai Rp1,5 juta yang diambil dari masjid itu serta sepeda motor pelaku.

Henny mengatakan tersangka mengaku telah mencuri karpet masjid di Tlogomulyo, Maron, dan Sekip Baru. Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 362 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. (Antara/Mukafi Niam)

Rabu 6 Januari 2016 16:3 WIB
IPNU-IPPNU Klaten Perkuat Organisasi dan Sistem Database Online
IPNU-IPPNU Klaten Perkuat Organisasi dan Sistem Database Online

Klaten, NU Online
Kongres IPNU dan IPPNU telah berakhir  8 Desember 2015 lalu. Asef Irfan Mujahid dan Puti Hasni muncul sebagai Ketua Umum terpilih dalam bursa pencalonan pimpinan pusat organisasi pelajar NU tersebut. Semangat masih dirasakan para peserta dan keluarga besar IPNU-IPPNU se-Indonesia, tak terkecuali Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.<>

Usai Kongres, PC IPNU IPPNU klaten fokus untuk kaderisasi dan pembenahan didalam kepengurusan. “Kita mendapatkan banyak pelajaran, banyak ilmu dari rekan-rekanita IPNU-IPPNU se-Indonesia saat di kongres lalu, kita mendapatkan banyak wawasan dari mereka dan itu akan kita coba terapkan di Klaten,” ujar Ketua IPPNU Klaten, Irma Nuraini Lativah. 

Ditegaskannya lagi bahwa PC IPNU-IPPNU Klaten sedang melakukan komunikasi dengan berbagai pihak dalam upaya mengenalkan maupun mendirikan pengurus komisariat di sekolah maupun Universitas yang berada di Kabupaten Bersinar ini. Hal ini dilakukan untuk memperkuat organisasi dan memperluas jaringan.

Selain berkomunikasi dengan berbagai pihak, agenda Makesta sudah siap dilaksanakan. Kader Fasilitator pun telah bersiap untuk tugas mereka. Ditambahkan oleh Muhammad Muchtar selaku Sekretaris Umum PC IPNU Klaten bahwa PC IPNU maupun IPPNU Klaten berencana untuk membuat Sistem Database Online.

“Alhamdulillah, satu nama sudah disiapkan untuk mengurusi proyek Database itu. Mungkin nanti akan diamanahi untuk mengurusi hal-hal lain dalam bidang IT juga. Diharapkan PC IPNU-IPPNU Klaten akan lebih maju dan berkembang,” ujar Muchtar. (Red: Fathoni)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG
IMG