IMG-LOGO
Daerah

Leader Camp PMII Jombang untuk Paham Peta Gerakan

Ahad 10 Januari 2016 5:1 WIB
Bagikan:
Leader Camp PMII Jombang untuk Paham Peta Gerakan

Jombang, NU Online
Konferensi Cabang (Konfercab) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Jombang, Jawa Timur akan berlangsung pada tanggal 29-30 Januari 2016 mendatang. Para calon pengurus cabang didorong untuk memahami peta untuk bergerak di berbagai sektor.
<>
Dorongan tersebut dikemas dalam kegiatan leader camp dengan beberapa konsep dan materi-materi yang menunjang pemahaman peserta terhadap peta gerakan tersebut. Leader camp akan dilaksanakan sebelum Konfercab, tanggal 15-18 mendatang di aula Islamic Center Jombang.

Peserta kegiatan akan mendapat materi penunjang kesiapan menjadi pengurus cabang yang mumpuni. Mereka diajak terjun lapangan (junlap) untuk pendataan program-program dinas dan pemerintahan Jombang sebagai bekal pengawalan pada masa kepengurusan PC PMII Jombang ke depan.

Ketua Penyelenggara leader camp A Syamsul Arifin menegaskan, calon pengurus PMII tingkat cabang hendaknya sudah bisa memahami wilayahnya untuk pengawalan baik berupa kebijakan pemerintah ataupun pemberdayaan masyarakat. Hal ini akan membantu menggerakkan PMII Jombang secara keseluruhan dalam pengawalan dan pendampingan terhadap keberadaan, sistem dan program pemerintah.

“Dalam waktu yang tidak lama, setidaknya mereka sudah memiliki gambaran untuk melakukan aksi-aksinya, di leader camp nanti secara umum mereka akan digenjot benar untuik memetakkan berbagai wilayanh yang patut mereka kawal dalam kepengurusan selanjutnya,” tegas Syamsul kepada NU Online, Sabtu (9/1).

Ia menambahkan, gerakan PMII dalam pengawalan-pengawalan tersebut, perlu didorong ketajaman analisa pengurus cabang dalam meng-update informasi yang berkembang  melalui data-data yang sudah diperoleh saat junlap.

“Perlu mempertajam analisa-analisa setelah mendapat data-data tersebut, jangan-jangan sudah ada perubahan. Hal ini yang perlu mereka jaga juga,” ungkapnya. (Red: Abdullah Alawi)

Bagikan:
Ahad 10 Januari 2016 23:1 WIB
Paham Aswaja Pertama Kali Masuk Indonesia, Bukan Paham Lain
Paham Aswaja Pertama Kali Masuk Indonesia, Bukan Paham Lain

Sumedang, NU Online
Ketua PCNU Sumedang KH Sa’dulloh menjelaskan bahwa ajaran Islam pertama kali masuk ke Indonesia ialah paham Aswaja. Karenanya paham ini berikut amaliyahnya harus  dipelihara dan dilestarikan.
<>
Demikian disampaikan Kiai Sa’dulloh pada pelantikan MWCNU Rancakalong di Pesantren Darul Anwar Rancakalong, Sumedang, Sabtu (9/1).

Kiai Sa’dulloh berpesan agar pengurus NU harus bahu membahu untuk memperkuat dan membersarkan NU. Tradisi-tradisi ubudiah NU harus terus terjaga, malahan ke depannya pengurus NU harus memikirkan bagaimana meningkatan perekonomian warga NU.

Menurutnya, akhir-akhir ini banyak orang yang tidak suka dengan ubudiah NU. Malahan ada juga yang terang terangan ingin menhancurkan NU. Salah satu cara yang sering mereka lakukan yaitu dengan cara mengadu domba antarwarga NU.

Mereka membuat fitnah-fitnah yang tidak benar. Mereka bukan Islam yang berpaham Aswaja, tapi justru membenci Aswaja. Karena itu kita selaku warga NU harus bisa melawan fitnah-fitnah tersebut.

“Jangan sampai ada warga NU di Sumedang yang terbawa pada bujuk rayuan mereka yang bukan Islam paham Aswaja. Pengurus NU harus bisa membentengi warga nahdliyyin dengan keaswajaan yang sebenarnya,” kata Kiai Sa’dulloh. (Ayi Abdul Kohar/Alhafiz K)

Ahad 10 Januari 2016 21:2 WIB
Pengurus Baru PMII Probolinggo Perketat Kaderisasi
Pengurus Baru PMII Probolinggo Perketat Kaderisasi

Probolinggo, NU Online
Kepengurusan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Probolinggo masa khidmah 2015-2016 resmi dilantik, Ahad (10/1). Pelantikan yang digelar di aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Probolinggo ini dipimpin oleh Anwari Ilham dari PKC PMII Jawa Timur. Kepengurusan yang baru dilantik akan memperketat kaderisasi.
<>
Hadir dalam pelantikan ini PMII se-Probolinggo, PMII se-Situbondo, PMII se-Bondowoso, PMII se-Lumajang serta PMII dari Rayon Sastra Unej Jember. Hadir pula Ketua PMII Probolinggo Fajar Ilyas, Ketua IKA PMII Probolinggo Badrus Sholeh, dan Ketua Mabincab PMII Probolinggo Abdur Rohman Mawardi.

Fajar Ilyas menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan dan amanah yang diberikan oleh para mahasiswa di Probolinggo dengan harapan mampu menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya sesuai dengan keinginan para mahasiswa.

“Fokus utama kami setelah dilantik adalah proses regenerasi organisasi. Salah satu upaya yang akan kami lakukan adalah memperketat kaderisasi di semua tingkatan di Probolinggo,” katanya.

Demi mewujudkan hal itu, Fajar Ilyas mengharapkan doa dan dukungan serta kerja sama dari semua pengurus PMII Probolinggo. “Tanpa dukungan dan kerja sama, sebagus apapun program tidak akan berjalan dengan maksimal,” jelasnya.

Sementara Anwari Ilham mengharapkan agar pengurus PMII Probolinggo yang baru dilantik dapat bekerja lebih baik dari kepengurusan sebelumnya. Terlebih saat ini banyak tantangan yang harus dihadapi oleh mahasiswa di tengah perkembangan zaman yang semakin maju.

“Kader-kader PMII yang baru saja dilantik harus mampu memberikan warna baru dalam kegiatan mahasiswa di kampusnya masing-masing. Semoga PMII Probolinggo mampu menciptakan kader yang berkualitas,” harapnya. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)

Ahad 10 Januari 2016 20:3 WIB
IPNU-IPPNU Tanggamus Fokus Bentuk Anak Cabang di Seluruh Kecamatan
IPNU-IPPNU Tanggamus Fokus Bentuk Anak Cabang di Seluruh Kecamatan

Tanggamus, NU Online
Kepengurusan IPNU dan IPPNU Kabupaten Tanggamus periode 2015-2017 mengawali program kerja kepengurusan dengan membentuk dan mengaktifkan kembali IPNU dan IPPNU di seluruh kecamatan di Tanggamus. Program awal ini diharapkan dapat mendukung kerja-kerja kepengurusan pelajar NU Tanggamus secara umum.
<>
Hal ini disampaikan Ketua IPNU Tanggamus M Taufik Arrohman saat hadir dalam pembentukan kepengurusan IPNU dan IPPNU di Kecamatan Bulok.

"Dalam Konferensi Pimpinan Anak Cabang Kecamatan Bulok ini, kami juga mengadakan Rapat Kerja Cabang IPNU dan IPPNU Kabupaten Tanggamus," ujarnya, Ahad (10/1).

Taufik berharap program kerja organisasi khususnya pembentukan anak cabang secara menyeluruh akan dapat memunculkan kader yang siap berjuang untuk membesarkan NU melalui IPNU dan IPPNU.

"Kami ingin IPNU dan IPPNU Tanggamus dapat menjadi tempat kaderisasi serta tempat berkumpulnya pelajar NU Tanggamus untuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya untuk hidup di lingkungan masyarakat," tambahnya.

Dalam rapat kerja kali ini pengurus membahas rencana Perkemahan Pelajar NU se-Kabupaten Tanggamus yang merupakan rangkaian dalam menyambut Harlah IPNU dan IPPNU di tahun 2016 ini.

"Kegiatan perkemahan ini akan diikuti oleh para pelajar tingkat SLTA dan madrasah yang ada di Kabupaten Tanggamus," pungkasnya. (Muhammad Faizin/Alhafiz K)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG