IMG-LOGO
Daerah

Gus Ipul Dorong Mahasiswa UNU Sidoarjo Jadi Pengusaha Kreatif

Kamis 25 Agustus 2016 17:0 WIB
Bagikan:
Gus Ipul Dorong Mahasiswa UNU Sidoarjo Jadi Pengusaha Kreatif
Sidoarjo, NU Online
Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf menegaskan, Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sidoarjo harus bisa mencetak lulusan yang kreatif dan inovatif. Pasalnya, di era modern saat ini persaingan usaha berada di industri kreatif.
 
"Banyak perusahaan besar yang karyawannya ribuan bangkrut gara-gara kurang kreatif. Sehingga kalah bersaing dengan perusahaan baru yang berbasis aplikasi," kata salah satu Ketua PBNU ini, saat menghadiri acara Masa Orientasi Mahasiswa Baru UNU Sidoarjo, Rabu (24/8).
 
Masa Orientasi Mahasiswa Baru UNU Sidoarjo (OSMABUNDA) ini dilaksanakan selama tiga hari di Hall Rahmatul Ummah Annahdliyah UNU Sidoarjo, Jawa Timur dan diikuti sekitar 320 mahasiswa baru.
 
Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul sapaan akrab Wakil Gubernur Jatim juga membuka acara sekaligus memberikan beasiswa kepada dua orang mahasiswa, yakni Muchammad Lailul Romadhon dan Febriyanti Riyuan Ariyani.
 
"Hal pertama yang harus dilakukan oleh mahasiswa baru adalah bersyukur. Pasalnya, ada ratusan ribu lulusan SMA sederajat yang tidak bisa meneruskan ke jenjang perguruan tinggi. Karena bisa kuliah merupakan kesempatan yang sangat berharga dan mahal," katanya.
 
Di tempat yang sama, Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah akan mendorong pembangunan gedung baru UNU Sidoarjo. Pasalnya, setiap tahunnya jumlah mahasiswa UNU terus bertambah.
 
"Ngomongnya sama saya, berarti saya diingatkan, gekno ndang cepet-cepet iki kantore entek (cepat bangunkan kampus, karena kampus lama tidak mencukupi)," tutur Syaiful Ilah sambil tertawa.
 
Hadir dalam acara tersebut, Wakil Gubernur Jawa Timur H Saifullah Yusuf, Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah, dan Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo  Sulamul Hadi Nurmawan serta Ketua PCNU Sidoarjo, KH Abdi Manaf. (Moh Kholidun/Zunus)
Bagikan:
Kamis 25 Agustus 2016 21:0 WIB
Sebagian Pengurus Berangkat Haji, Fatayat NU Rembang Tunda Pelantikan
Sebagian Pengurus Berangkat Haji, Fatayat NU Rembang Tunda Pelantikan
Rembang, NU Online
Pimpinan Cabang Fatayat NU Rembang menunda prosesi pelantikan sampai musim haji usai. Hal tersebut dilakukan mengingat sebagian pengurus berangkat menunaikan ibadah haji pada tahun ini, termasuk ketua cabangnya. 

Ketua PC Fatayat Rembang, Bisriyah mengungkapkan, ada sejumlah agenda cabang yang ditunda salah satunya pelantikan. Selain menghormati pengurus cabang yang sedang menunaikan ibadah haji, putri ke-4 KH Ahmad Musthofa Bisri ini juga mengaku dirinya juga akan berangkat menunaikan ibadah haji pada 27 Agustus mendatang bersama  215 jam'ah calon haji dibawah bimbingan Al Ibriz. 

"Maunya sih kita pelantikan setelah saya pulang haji. Dan terpaksa menunda pelantikan untuk sementara," jelasnya kepada NU Online, Rabu (23/8). 

Selama menunaikan ibadah haji, Bisriah mengaku sudah menyerahkan kepengurusan kepada Wakil Ketua, Muchsinah Afifa, dan Eva Nur Latifa sebagai Ketua Dua.

Sebelum berangkat kegiatan yang dilakukan Bisriyah sebagai ketua terpilih pada konferensi 6 Mei 2016 di gedung serbaguna YKM NU melakukan ziarah haji ke sejumlah kiai dan sesepuh NU Rembang, serta pengurus dan anggota Fatayat yang akan berangkat haji pada tahun ini. (Asmui/Zunus)
Kamis 25 Agustus 2016 14:5 WIB
Gelombang Pertama Calon Haji Rembang Bertolak ke Donohudan
Gelombang Pertama Calon Haji Rembang Bertolak ke Donohudan

Rembang, NU Online
Sebanyak 354 jama'ah calon haji Kabupaten Rembang gelombang pertama yang tergabung dalam kloter 38 Rabu (24/8) dini hari, sudah diberangkatkan menuju asrama haji Donohudan Solo. Menurut Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor Kemenag Kabupaten Rembang Shalehudin, calon haji kloter 38 diberangkatkan pada rabu dini hari jam 01.00 WIB.

Mereka akan tiba di Donodufdan sekitar jam 07.00 WIB.

"Keberangkatan kloter 38 akan menggunakan 9 bus terdiri dari 8 bus utama ditambah satu bus cadangan. Ada lima titik sebagai pusat penjemputan di masing-masing kecamatan di antaranya  Sarang, Pamotan Sedan, Lasem Sale, Kragan, dan Kota Rembang,” jelasnya.

Sebelum berangkat ke Donohudan Solo, sebanyak 87 orang calon haji dari mereka dijemput di Kecamatan Sarang, 74 di Kecamatan Sedan, 43 di Kragan, 38 di Sale, dan yang terakhir 75 orang dijemput di Lasem.

Mengenai kelengkapan visa, Shalehudin memastikan bahwa paspor milik 789 calon haji berasal dari Kabupaten Rembang sudah lengkap meskipun beberapa waktu lalu ada sejumlah paspor calon haji yang belum terlacak.

Kali ini, Shalehudin memastikan, semua parpor calon haji Rembang sudah beres. (Ahmad Asmu'i/Alhafiz K)

Kamis 25 Agustus 2016 11:23 WIB
Tingkatkan Kapasitas Kader, NU Jember Adakan Pelatihan Penggerak Organisasi
Tingkatkan Kapasitas Kader, NU Jember Adakan Pelatihan Penggerak Organisasi
Jember, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jember, Jawa Timur akan menggelar pelatihan penggerak organisasi untuk meningkatkan kapasitas pengurus NU dalam mengelola Banom atau lembaga di lingkungan Nahdlatul Ulama Cabang Jember. Hal tersebut merupakan salah satu rekomendasi rapat gabungan antara PCNU, lembaga dan Banom NU di Kantor GP Ansor Jember, Rabu (24/8). 

Menurut Katib Syuriyah PCNU Jember, Ustadz Muhammad Nur Harisudin, pelatihan tersebut sangat penting untuk memastikan berjalannya roda organisasi sesuai harapan. "Pelatihan tersebut nanti akan diadakan secara bertahap dengan melibatkan pengurus inti Banom dan lembaga dan sebagainya," tukas Ustadz Haris.

Dosen Pascasarjana IAIN Jember itu menambahkan, mengelola organisasi secara baik tidaklah gampang. Selain  butuh kelonggaran waktu, juga perlu keterampilan sekaligus keikhlasan sang pengurus. Keterampilan tersebut misalnya bagaimana menata administrasi, mencari dana,  menyusun program dan merealisasikannya kemudian. Itu semua butuh keterampilan, dan juga kemauan. 

"Keterampilan itu penting. Kemauan juga sangat penting. Pasalnya, NU bukan organisasi profit. Jadi harus ada semngat mengabdi," lanjutnya.

Selain soal pelatihan, rapat tersebut juga membahas persiapan Bahtsul Masail tingkat PWNU Jawa Timur, yang akan dihelat di Pondok Pesantren Nuris, Antirogo Jember, Oktober mendatang. Selaku tuan rumah, kata Ustadz Haris, PCNU Jember harus mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menggelar hajatan tersebut. Apalagi yang hadir adalah para kiai dan para ahli fiqh se Jawa Timur. "Insyaailah  kami siap. Harus siap," tuturnya.

NU Cabang Jember memulai tradisi baru, yaitu menggelar rapat gabungan yang melibatkan pengurus inti dari lembaga  dan Banom NU. Rapat tersebut dilaksanakan setiap 3 bulan sekali dengan agenda evaluasi program dan pembahasan sekaligus penyikapan isu-isu terkini. Tuan rumah rapat "besar" tersebut juga bergiliran, mulai dari PCNU sendiri, Muslimat NU, Fatayat, LP. Maarif dan Ansor. 

"Saya kira ini tradisi yang sangat baik. Selain membahas program, juga berguna untuk menjalin tali silaturrahmi antar pengurus cabang, lembaga, dan Banom," ungkap Ketua LP Maarif Jember,  Ustadz Hobri Ali Wafa. (Aryudi A. Razaq/Fathoni)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG