IMG-LOGO
Nasional

Kiai Said: NU dan Polri Sudah Lama Berpacaran


Kamis 1 September 2016 23:30 WIB
Bagikan:
Kiai Said: NU dan Polri Sudah Lama Berpacaran
Surabaya, NU Online
Kerja sama antara NU dan Polri tidak sekadar hitam di atas putih. Di tingkat bawah sinergitas NU dan Polri begitu melekat. NU memiliki kiai kampung yang selalu mengajarkan kedamaian dan ketabahan di masyarakat sekitar. Sedangkan Polri diamanatkan undang-undang sebagai penjaga keamanan dan mengayomi masyarakat.

Demikian pandangan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dalam acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bidang pencegahan konflik sosial dengan Polri di gedung Mahameru Markas Polisi Daerah Jawa Timur, Surabaya, Kamis (1/9). Prosesi penandatanganan dilakukan oleh dirinya dan Kapolri Jendral Tito Karnavian.

"NU dan Polri sudah lama menjalin kerja sama. NU sudah lama berpacaran dengan Polri dan ini tanda tangan saja, bisa dikatakan ini pernikahan sirinya," kelakar Kiai Said.

Salah satu contoh, di saat ada kejadian di tengah masyarakat, para kiai atau tokoh masyarakat setempat tidak pernah main hakim sendiri, pastinya akan dilaporkan kepolisian. "Tidak hanya itu, Polri juga meminta kepada tokoh masyarakat untuk mencegah terjadinya konflik sosial di lingkungannya," jelas Kiai asal Cirebon ini.

Selain itu, Kiai Said meminta kepada Kapolri untuk mengusut tuntas 20 pesantren yang terlibat dan terindikasi mengajarkan ajaran ekstrem, termasuk yang gemar memvonis bid’ah. "Kalau ini dibiarkan akan menjadi bibit-bibit baru radikalisme, karena mereka beranggapan membunuh orang bid'ah itu boleh," terang kiai Said di hadapan 700 peserta dari unsur pengurus NU dan polisi.

Maka dari itu, lanjutnya, NU dan Polri harus berterima kasih kepada kiai kampung. Berkat merekalah Indonesia ini aman, tentram dan damai. Karena kiai kampung tidak pernah mengajarkan kebencian, apalagi merakit bom. "Kalau ada yang bertengkar dengan cepatnya kiai kampung ini meminta mereka bersalaman," tegas Kiai Said.

"Kalau ada kiai kampung seperti itu, maka tidak perlu lagi ada BNPT atau Densus 88," pungkasnya. (Rof Maulana/Mahbib)

Bagikan:
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG