IMG-LOGO
Trending Now:
Daerah

Buka Semargres, Walikota Semarang Apresiasi Gerakan Ayo Mondok


Ahad 9 April 2017 19:04 WIB
Bagikan:
Buka Semargres, Walikota Semarang Apresiasi Gerakan Ayo Mondok
Semarang, NU Online
Gerakan Nasional AyoMondok berpartisipasi aktif ikut dengan mengikuti pawai dan membagikan stiker AyoMondok pada Even Semarang Great Sale (Semargres). Mereka menempuh rute yang dilalui mulai dari halaman Balaikota, Jalan Pemuda, Jalan Imam Bonjol, Jalan Piere Tendean dan kembali ke Jalan Pemuda menuju Balaikota (9/10).

Dengan menggunakan sarung peserta dari berbagai komunitas mulai dari sosialita, difabel, komunitas batik, kamar dagang, perhimpunan hotel dan restoran, gerakan pesona Indonesia dan wartawan memeriahkan perhelatan ini.

Dengan berbagai aksesoris dan pernak-pernik sesuai dengan identitas masing-masing. Dalam pembukaan tadi pagi tampak segenap pejabat pemerintah kota Semarang hadir.

"Kami Pemkot Semarang mendukung penuh gerakan Ayo Mondok ini. Dengan mondok di pesantren yang tepat dan benar akan menjadi anak-anak kita memiliki karakter yang bagus dan mulia," kata Walikota Semarang Hendar Prihadi.

Dalam dunia pesantren terdapat adagium bahwa memelihara (mempertahankan) tradisi yang baik dan mengambil sesuatu yang baru (modernitas) yang lebih baik. Gerakan AyoMondok menjadi ejawantah dari mengambil sesuatu yang baru. Memperkenalkan pesantren dengan cara baru agar masyarakat secara luas memahami bahwa pesantren senantiasa menjaga dan mengawal negara Republik Indonesia dalam ranah pendidikan.

"Gerakan ini perlu kita ingatkan kembali, hal ini sudah dua tahun semenjak awal Juni 2015. Momen ini tepat dengan adanya haflah pesantren dilanjutkan dengan rangkaian penerimaan santri baru," kata Koordinator Gerakan Nasional AyoMondok Jawa Tengah KH Mandzur Labib saat dihubungi melalui telepon seluler.

Ketua asosiasi pesantren (RMI NU) Jawa Tengah ini menambahkan, dengan adanya Gerakan Nasional AyoMondok ini pesantren mengalami penambahan santri baru. Minat untuk memondokkan santri kembali bergairah di tengah persaingan pendidikan yang mengedepankan otak daripada akhlak. (Zulfa/Alhafiz K)

Tags:
Bagikan:
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Maulid Akbar dan Doa untuk Keselamatan Bangsa
Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
IMG
IMG