Mahasiswi Unhasy Salin Manuskrip Kuna di Atas Lontar

Mahasiswi Unhasy Salin Manuskrip Kuna di Atas Lontar
Jombang, NU Online
Para mahasiswa dan mahasiswi Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Hasyim Asy‘ari (Unhasy) Tebuireng Kabupaten Jombang melakukan penyelamatan manuskrip-manuskrip lama. Mereka menyalin manuskrip untuk menyelamatkan teks klasik karena manuskrip aslinya rusak dan renta dimakan usia.

Kegiatan ini berlangsung di Kampus B Unhasy Tebuireng, Kamis (1/6) siang. Penyalinan manuskrip dibagi dalam beberapa tim untuk menyelesaikan beberapa teks. Bentuk penyalinan dilakukan memakai bahan alas lontar agar terlihat klasik dan lebih ke arah pengembalian bentuk aslinya.

“Kegiatan ini diharapkan agar anak muda mau peduli terhadap peninggalan nenek moyang kita sekaligus mempelajari teks klasik untuk ditarik relevansinya dengan dunia sekarang. Proses penyalinan semacam ini tidak lain sebagai alternatif penyelamatan manuskrip aslinya, karena kondisi manuskrip asli sudah dalam kondisi rusak. Harapan kami ke depan, manuskrip-manuskrip yang ada akan dilakukan proses digitalisasi,” kata dosen PBSI FIP Unhasy Agus Sulton.

Manuskrip yang disalin bermuatan nilai-nilai budi pekerti dan kewajiban anak kepada orang tua. Selain itu juga berupa teks cerita teladan atau perjuangan Nabi Muhammad selama di Mekkah.

Antusias mahasiswa dan mahasiswi sangat baik. Hal ini dibuktikan dengan ketelitian mereka pada saat proses penyalinan.

“Saya merasakan begitu luar biasa perjuangan pendahulu kita dalam proses penyalinan manuskrip atau naskah kuno. Untuk sekadar memiliki naskah mereka harus rela menyalin sendiri atau membelinya dengan harga yang tidak murah. Menyalin merupakan perjuangan melatih kesabaran dan ketelatenan yang tinggi. Kalau hal itu tidak dibekali biasanya akan mendapatkan hasil yang kurang maksimal,” kata Zenius Nila Atika Sari, mahasiswi PBSI FIP Unhasy semester empat. (Robiah/Alhafiz K)

BNI Mobile