Innalillahi wainna ilahi rajiun, Mustasyar PBNU KH Ahmad Syatibi Syarwan wafat, Jumat (15/9), pukul 12.00 WIB. Lahul fatihah...::: NU Online memasuki hari lahir ke-14 pada 11 Juli 2017. Semoga tambah berkah! ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Jakarta Bukan Kalimah Isim

Ahad, 04 Juni 2017 13:30 Humor

Bagikan

Jakarta Bukan Kalimah Isim
Suatu sore, sambil menunggu buka puasa, dua orang santri terlibat obrolan di teras asrama. Tema obrolan tidak teratur, ngalor-ngidul, dari soal pelajaran ngaji, pilkada, sampai tentang kuburan.

“Kang, menurutmu ‘Jakarta’ itu kalimah isim atau kalimah fi’il?” Tanya Karmin kepada Salim, rekannya yang terkenal pintar ilmu nahwu.

“Ya jelas isim-lah…”

“Salah…!”

“Jakarta itu isim (kata benda), persisnya isim ‘alam karena menunjukkan nama daerah. Keterangannya sudah sangat jelas di kitab-kitab nahwu,” papar Salim berargumentasi.

“Keliru! ‘Jakarta’ itu fi’il.”

“Kok bisa?”

Jakaro-jakarô-jakarû jakarot-jakarotâ-jakarna jakarta-jakartuma-jakartum... Tuh kan, ‘Jakarta’ itu fi’il, persisnya fi’il madli mabni ma’lum.”

“Sontoloyo!” (Mahbib)