IMG-LOGO
Pesantren

Festival Kajen Meriahkan Haul Mbah Ahmad Mutamakkin


Selasa 26 September 2017 19:00 WIB
Bagikan:
Festival Kajen Meriahkan Haul Mbah Ahmad Mutamakkin
Pati, NU Online
Memperingati Haul Syekh Ahmad Mutamakkin, Ma'had Ali Nahdlatul Ulama Kajen menggelar Festival Kajen. Festival Kajen dilaksanakan  24 September-15 Oktober 2017. 

Tradisi Haul Syeh Ahmad Mutamakkin yang jatuh pada taggal 10 Muharram merupakan kegiatan budaya tahunan yang biasa diselenggarakan masyarakat Desa Kajen Margoyoso Pati dan sekitarnya untuk mengenang Syekh Ahmad Mutamakkin atau dikenal dengan nama Mbah Mutamakkin, sebagai simbol dakwah dan keilmuan di kota santri tersebut.

Salah satu kegiatan yang digelar pada rangkaian Festival Kajen adalah bahtsul masail tingkat santri, Senin (25/9). Kegiatan tersebut dihadiri santri-santri dari berbagai pesantren di Kajen dan para ulama pengurus MWC NU Margoyoso, Pati, Jawa Tengah.

Rais Syuriah MWC NU Margoyoso, KH Suhaili mengatakan, bahtsul masail merupakan tradisi NU yang masih berjalan dengan baik di semua tingkat kepengurusan. Selain untuk menjawab berbagai masalah waqi'iyah, bahtsul masail juga menjadi media belajar para santri. 

“Tidak kurang dari 50 pesantren ada di Kajen, baik yang besar maupun yang kecil. Kiranya dapat membuat kegiatan rutin seperti bahtsul masail sehingga menjadi media silaturahim dan media keilmuan antar pesantren di Kajen,” harap Kiai Suhaili.

Selain bahstul masail, agenda lainnya adalah bazar buku murah, launching Mutamakkin Institut, bedah teks Pakem Kajen: Mbah Mutamakkin dalam Senandung Puisi Jawa, Bedah Buku Infografis Masjid Kajen sekaligus launching Museum Heritage Kajen, Suluk Laras Jagad, Bedah Buku Surat dari Bawah Air. Festival akan ditutup denga kegiatan Bedah Film Narasi Kajen Jilid II.

Ma'had Ali Nahdlatul Ulama Kajen berdiri tahun 2014, merupakan lembaga pengajian kitab kuning semi klasikal yang didirikan oleh Pengurus Syuriah MWC Margoyoso Pati. Mah’ad bertujuan mewadahi santri paska menempuh pendidikan aliyah terutama yang ingin mendalami kitab-kitab kuning dan ilmu keagamaan melalui jalur informal.

Ma'had Ali NU Kajen juga memberikan pembelajaran dengan spesialisasi ilmu fikih. Dewan pengajar di Ma’had Ali NU Kajen adalah para pengurus Syuriah MWC NU Margoyoso. Kegiatan pengajian dan pembelajaran bertempat di gedung serba guna Lembaga Pendidikan Bahasa Arab (LPBA) di Pesantren Raudlatul Ulum Kajen. (M Niam Sutaman/Kendi Setiawan)

Bagikan:
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Maulid Akbar dan Doa untuk Keselamatan Bangsa
Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
IMG
IMG