IMG-LOGO
Trending Now:
Daerah
HARI SANTRI 2017

Tanamkan Cinta Tanah Air, PCNU Sampang Gelar Halaqah Pesantren

Selasa 17 Oktober 2017 23:45 WIB
Bagikan:
Tanamkan Cinta Tanah Air, PCNU Sampang Gelar Halaqah Pesantren
Halaqah Pesantren PCNU Sampang, Selasa (17/10)
Sampang, NU Online
Memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2017, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sampang, Jawa Timur menggelar Halaqah Pesantren bertema Santri Mandiri, NKRI Hebat. Ratusan perwakilan dari berbagai pondok pesantren, lembaga dan banom serta alumni PKPNU dan Fatayat NU mengikuti kegiatan yang digelar di gedung PKP-RI, Jalan Rajawali, Sampang, Selasa (17/10).

Wakil Ketua PCNU Kabupaten Sampang, KH Nuruddin mengajak seluruh warga nahdliyin untuk ikut bersama-sama mendorong dan mempertahankan ajaran ahlussunnah wal jamaah.

"Mari bersama-sama kita mendorong adik-adik pelajar dan pemuda mempertahankan ajaran ahlussunnah wal jamaah. Ingat, bukan NU yang butuh kita tapi kita yang butuh NU, untuk kepentingan agama dan negara. Sebagaimana sejarah berdirinya NKRI yang tidak lepas dari perjuangan ulama dan pahlawan yang lain," ujar Kiai Nuruddin.

Bupati Sampang Fadhilah Budiono menyampaikan perintah menarik yakni agar para santri utamanya Nahdliyin untuk mempergunakan nada dering di handpone masing-masing dengan Mars NU, Syubbanul Wathon (Cinta Tanah Air).

"Saya perintahkan santri NU, nada dering hp ringtone-nya berisi Syubbanul Wathon. (Berlaku untuk) semuanya, biar cinta kita pada NU dan NKRI lebih kuat," perintah Fadhilah yang disambut tepuk tangan oleh hadirin.

Hadir sebagai narasumber, Wakil Ketua PWNU Jatim, KH Marjuki Mustamar  yang menyampaikan materi Santri Mandiri, NKRI Hebat; dan Wakil Ketua PW LPNU Jatim, KH. Arifin Hamid menyampaikan materi Cara Rasulullah SAW Taklukkan Ekonomi Yahudi. (Hadji/Kendi Setiawan)


Bagikan:
Selasa 17 Oktober 2017 21:18 WIB
Kirab Santri Semarang Berhadiah Umroh dan Sepeda Motor
Kirab Santri Semarang Berhadiah Umroh dan Sepeda Motor
Semarang, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang bersama Pemerintah Kota Semarang akan memeriahkan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2017 dengan berbagai macam kegiatan. Puncak kegiatan HSN dipusatkan di Lapangan Pancasila Simpang Lima pada Ahad (22/10) pukul 06.00 sampai 11.00 WIB.

"Sebelum berkumpul di Simpang Lima, ribuan santri akan mengadakan tahlil di Taman Makam Pahlawan Giri Tunggal dan dilanjutkan Kirab Santri menuju Simpang Lima" kata Ketua Tanfidziyah PCNU KH Anasom dalam rilisnya (17/10).

Tahlil kebangsaan akan dipimpin oleh Habib Umar Muthohar dan akan dihadiri oleh seluruh ulama, umaro dan masyarakat Semarang. "Kita akan berdoa bersama untuk kemakmuran bangsa Indonesia dan kesejahteraan masyarakat Semarang dengan tetap hidup damai dan rukun," ungkap Anasom.

Pondok pesantren, sekolah, kampus, santri, tokoh lintas agama dan masyarakat umum sangat antusias untuk mengikuti Kirab Santri ini. Pesan dari kirab santri ini adalah mengawal 99 bendera merah putih sebagai lambang kebulatan tekad menjaga keutuhan NKRI dari rongrongan disintegrasai bangsa.

Di tengah lapangan Simpang Lima yang menjadi kebanggaan Jawa Tengah, para santri akan memekikkan cinta tanah air dan kejayaan Pancasila. "Negeri ini sudah besar dan damai, maka harus dijaga secara bersama-sama jangan sampai hancur," tegas dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo ini.

Kirab santri ini juga akan dimeriahkan dengan parade budaya Nusantara, barongsai, drum band, rebana, dan atraksi pencak silat Pagar Nusa. "Bagi peserta kirab disediakan ratusan hadiah yang berasal dari infaq para donatur yang berasal dari Pemerintah, DPR, pengusaha dan masyarakat" jelasnya. Ada hadiah utama berupa tiket umroh dari PT Kaisa Lil Haj dan sepeda motor dari Walikota Semarang.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti Kirab Santri dapat segera mendaftar ke nomer WA Puji 081226461146 atau WA Olla 08993010930. Kupon undian hadiah akan dibagikan di Taman Makam Pahlawan pada 22 Oktober 2017 pukul 06.00 WIB. (M Rikza Chamami/Mahbib)
Selasa 17 Oktober 2017 19:30 WIB
Organisasi Adalah Tempat Belajar
Organisasi Adalah Tempat Belajar
Banyuwangi, NU Online
Mengutip dawuh (ucapan, Red) Mbah Kiai Nuruddin, Ketua MWCNU Kecamatan Genteng, Banyuwangi HM Shodiq memotivasi Pengurus Pimpinan Anak Cabang IPNU-IPPNU Kecamatan Genteng yang telah terlantik, Sabtu (14/10).

"Manuk gelatik cucuke abang, Mari dilantik ddang tandang. Jadi, Pengurus yang baru dilantik, bersegeralah untuk memulai belajar di organisasi," cetusnya. 

Bertempat di Aula MWC NU Kecamatan, H Shodiq menguraikan bahwa organisasi adalah tempat belajar, tempat sekumpulan orang berinteraksi untuk mencapai satu tujuan yang sama.

"Komunikasi sangat diperlukan dalam organisasi, kalian harus belajar berkomunikasi antar anggota," paparnya.

Ia juga menggambarkan, banyak pemimpin hebat yang mengawali proses di IPNU-IPPNU seperti Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Hal yang sangat penting dalam organisasi adalah kesungguhan melewati setiap proses yang ada.

"Kita punya bupati yang hebat, beliau (Bupati Banyuwangi, Anas) juga mulai kariernya dari IPNU. Awalnya ya belajar mulai dari bawah," paparnya

Ketua Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Genteng Nafi' Mubarok, mengatakan, yang menjadi fokus utama dalam kepengurusanya nanti adalah pembentukan Ranting dan Komisariat, lantaran
masih banyak sekolah dan ranting yang masih belum memiliki kepengurusan.

"Genteng merupakan salah satu basis NU, selain itu kota ini juga dikenal dengan kota pendidikan. Pembentukan ranting dan komisariat menjadi fokus utama program kepengurusan ke depan,” tutur Nafi’i.
Turut hadir pada acara tersebut Dewan Pembina IPNU IPPNU Genteng, MWC NU Genteng, PAC Muslimat NU Genteng, PAC Fatayat NU Genteng, PC IPNU IPPNU Banyuwangi, PAC IPNU IPPNU se-Kabupaten Banyuwangi, Pengurus OSIS dan Pramuka SMA NU Genteng. (Moh. Awang Nuryaddin/Kendi Setiawan)

Selasa 17 Oktober 2017 19:5 WIB
Berbagai Komunitas Seni akan Ramaikan Kirab Hari Santri di Jombang
Berbagai Komunitas Seni akan Ramaikan Kirab Hari Santri di Jombang
Jombang, NU Online
Perhelatan Hari Santri Nasional (HSN) pada 22 Oktober 2017 mendatang di Jombang diperkirakan akan lebih meriah daripada sebelumnya. Berbagai komunitas setempat juga akan ikut andil dalam perhelatan tersebut.

Sekretaris PCNU Jombang M Mukhlis Irawan mengatakan, ada beberapa komunitas yang nanti juga akan berpartisipasi dalam perhelatan HSN, yaitu Komunitas Barongsai, Komunitas Tiong Hoa, Banjari, kelompok musik etnik, grup keroncong, Hadrah Syekher Mania dan drumben.

"Sejumlah komunitas itu akan menyambut di sepanjang jalan KH. Wahid Hasyim sampai finish kirab," katanya, Selasa (17/10).

Sebelum kegiatan Kirab Santri, imbuhnya, puluhan ribu santri dari pondok pesantren se-Jombang terlebih dahulu akan melakukan apel di alun-alun Jombang sekira pukul 06.30 WIB. Ia juga meminta sejumlah elemen masyarakat untuk menyukseskan sejumlah rangkaian kegiatan tersebut.

"Mari ikuti Apel Hari Santri Nasional (HSN) pada hari Ahad,  22 Oktober 2017 pukul 06.30 WIB di Alun-alun Jombang, dilanjutkan dengan Kirab dari alun-alun Jombang finish di stadion Jombang," ungkapanya. (Syamsul Arifin/Alhafiz K)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG