Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Bersyukur Sadarkan Bahwa Rezeki Bukan Matematika

Bersyukur Sadarkan Bahwa Rezeki Bukan Matematika
Mustasyar PCNU Kota Metro Lampung KH. Fachruddin Hudan
Mustasyar PCNU Kota Metro Lampung KH. Fachruddin Hudan
Metro, NU Online
Mustasyar PCNU Kota Metro Lampung KH. Fachruddin Hudan mengatakan, rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah dianugerahkan akan memunculkan sikap qanaah (menerima) atas apa yang ada. Dengan rasa syukur, kita akan memiliki kesadaran bahwa kita tidak akan hidup selamanya didunia.

"Silakan mencari harta sebanyak-banyaknya seolah-olah akan hidup selama-selamanya. Tapi kita harus ingat untuk menyiapkan bekal akhirat seolah-olah kita akan meninggalkan dunia esok," katanya, Ahad (29/10).

Dengan rasa syukur, lanjutnya, kita juga akan menyadari bahwa rezeki kita di dunia sudah diatur oleh sang khaliq sehingga jiwa tidak akan terlalu terbebani dan ibadah pun akan lebih dirasakan.

"Tugas kita hidup didunia adalah untuk beribadah. Rezeki akan diberikan oleh Allah dari jalan yang tidak disangka-sangka jika kita benar-benar bertaqwa kepada Allah SWT," terangnya mengutip ayat Al Quran.

Ia mencontohkan beberapa amalan di dunia yang dapat mendatangkan rezeki dari jalan yang tidak disangka-sangka, diantaranya adalah melalui silaturahmi dan berkomunikasi dengan orang lain.

"Dengan bersilaturahmi maka akan terjalin komunikasi dan dari komunikasi tersebut maka insyaallah akan muncul komitmen sehingga aktifitas dari silaturahmi tersebut akan memunculkan rezeki," jelasnya.

Kesadaran akan hal inilah yang saat ini mulai banyak ditinggalkana oleh manusia zaman modern. 

"Banyak saat ini orang berfikir rezeki seperti matematika. Dengan bekerja siang malam mereka akan mendapatkan harta yang banyak. Yang imbasnya jarang melakukan silaturahmi dengan saudara dan tetangga," katanya.

Padahal, lanjut Kiai Fachruddin, sering  kita temui seseorang yang terlihat tidak sibuk mencari harta dan santai dalam hidupnya, namun secara materi dianugerahi kecukupan dan terlihat melimpah.

"Inilah misteri dari rezeki. Siapa yang takwa dan yakin kepada Allah maka akan diberikan jalan keluar dan dibukakan pintu rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka," pungkasnya. (Muhammad Faizin/Kendi Setiawan).

Posisi Bawah | Youtube NU Online