IMG-LOGO
Trending Now:
Daerah

Lagi, SMA Pesantren Nuris Juara Robotika Follower

Sabtu 11 November 2017 10:32 WIB
Bagikan:
Lagi, SMA Pesantren Nuris Juara Robotika Follower
Jember, NU Online
Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris), Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Jember, Jawa Timur, tak pernah sunyi dari prestasi. Lima hari yang lalu, tim dari SMA Nuris berhasil meraih juara dua Lomba Robotika Follower di Universitas Brawijaya, Malang. 

Tim yang terdiri dari Nur Indrayanto, M. Firma Ramadhan dan M. Iqbal Abdullah tersebut cukup piawai dalam membuat robot, sehingga dapat mengalahkan robot lainnya karya berbagai SMA favorit di Indonesia.

Tahun lalu, wakil SMA Nuris juga berprestasi dengan merengkuh juara tiga Lomba Robotika Follower di Malang setelah mengalahkan peserta dari Jawa dan Bali

Kendati demikian, untuk mencapai prestasi itu tidaklah mudah. Menurut M. Firma Ramadhan, salah satu tahapan yang harus dilalui adalah presentasi. Lalu diseleksi hingga menjadi 8 tim, setelah menyingkirkan 15 tim lainnya. Akhirnya tersisa 8 tim, lalu mengerucut menjadi 4 tim. Di situlah, kemudian ditentukan juaranya. 

"Alhamdulillah, robot kami lancar saat mengikuti garis, dan tidak pernah error dan berjalan dengan baik, karena sensornya bekerja," ucapnya di Nuris, Kamis (9/11).

Sementara itu, Kepala SMA Nuris, Gus Robith Qoshidi menegaskan bahwa robotika merupakan salah satu program tekonologi di Nuris, di samping teknologi inovasi, teknokogi otomotif dan sebagainya. 

Sejauh ini Nuris terus memacu anak didiknya untuk mengeksplore bakat dan kemampuannya di bidang sains, dengan mendirikan Madrasah Sains (M-Sains). M-Sains memberi wadah sekaligus menggali bakat siswa-siswi di berbagai bidang unggulan ektrakurikuler. Hasilnya, anak didik Nuris seringkali meraih juara di berbagai ajang nasional maupun internaional.

"Kami ingin terus mendorong agar santri juga punya kemampuan di bidang sains karena santri dan pesantren juga mampu untuk itu," jelasnya. (Aryudi A. Razaq/Abdullah Alawi)

Bagikan:
Sabtu 11 November 2017 22:0 WIB
Jihad Perjuangan NU Ada Tiga Pilar
Jihad Perjuangan NU Ada Tiga Pilar
Probolinggo, NU Online
Dalam berbangsa dan bernegara, jihad Nahdlatul Ulama ada tiga pilar yaitu nahdlatut tujjar (gerakan ekonomi), nahdlatul ilmiah (gerakan keilmuan) dan nahdlatul wathon (gerakan kebangsaan). Jihad ini telah tertanam didalam tubuh organisasi NU.

Hal tersebut disampaikan A’wan PWNU Jawa Timur H Hasan Aminuddin dalam peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke-3, Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan yang digelar oleh Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Probolinggo di halaman depan Eks Kantor Bupati Probolinggo di Kecamatan Dringu, Jumat (10/11) malam.

Menurut Hasan, menjadi anak NU dalam menempatkan pada posisi apa pun itu menjadi kebanggaan bersama. Sebagai warga NU patutlah melaksanakan gerakan kebangsaan dengan baik dan cerdas supaya tidak ada adu domba sesama NU.

“Karena pada dasarnya NU sendiri ingin mengantarkan para generasi mudanya yang kreatif dan inovatif agar mampu meneruskan perjuangan ulama NU seperti pejuang NU pendahulunya,” tegasnya.

Sementara Komandan Satkornas Banser H. Alfa Isnaini menegaskan bahwa pasukan keamanan Banser ini bertekad untuk melakukan perjuangan dalam membela negeri dan bangsa Indonesia. 

“Apa pun yang kita lakukan ini atas dasar agama dan Pancasila. Serta sangat berguna bagi masyarakat, bangsa dan negara,” ungkapnya.

Sedangkan Ketua PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo Muchlis menyampaikan bahwa peringatan HSN, Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan ini merupakan sebuah sejarah yang tidak boleh dilupakan. 

“Dari itulah  GP Ansor dan Banser didalam NU siap melaksanakan tugas dengan ikhlas dalam menjaga keutuhan NKRI dan Pancasila. Serta menjaga ulama NU dan siap merapatkan barisan dengan satu komando,” katanya.

Kegiatan bertema “Nasionalisme Santri Untuk Negeri” ini dihadiri oleh Komandan Kodim 0820 Probolinggo Letkol Kav. Depri Rio Saransi, Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad, Kapolresta Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal dan Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Timur H. Tri Rudi Wahid. 

Dalam resepsi yang diikuti para pengurus NU baik lembaga maupun badan otonom tersebut diserahkan penghargaan Pemangku Kebijakan Bhakti Untuk Negeri kepada H Hasan Aminuddin, Dandim Letkol Kav. Depri Rio Saransi, Kapolres AKBP Fadly Samad dan Kapolresta AKBP Alfian Nurrizal. 

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Timur H. Tri Rudi Wahid, Komandan Satkornas Banser H. Alfa Isnaini dan Ketua PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo Muchlis.

Selain itu, diserahkan pula penghargaan berupa prestasi seorang santri teladan kepada Sinta Wina Maryam dari Pondok Pesantren Zainul Hasan (Zaha) Genggong serta penghargaan kepada Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Sumberasih dan PAC GP Ansor Kecamatan Krejengan.

Untuk lingkup organisasi Ansor (Banser) yang berprestasi, Komandan Satkornas Banser H. Alfa Isnaini menyerahkan penghargaan kepada anggota Banser Teladan Eko Sumedi dan Dul Basir. Banser yang teladan sebagai motivasi dan contoh bagi anggota Banser lainnya. (Syamsul Akbar/Abdullah Alawi)

Sabtu 11 November 2017 21:0 WIB
Sarung Ansor Bakal Diluncurkan di Konferwil GP Ansor Jateng
Sarung Ansor Bakal Diluncurkan di Konferwil GP Ansor Jateng
Pekalongan, NU Online
Ribuan utusan dari 35 Cabang dan 409 Anak Cabang Ansor se-Jawa Tengah akan turut serta dalam meramaikan jalannya Konferensi Wilayah (Konferwil) GP Ansor yang digelar di Kajen, Kabupaten Pekalongan, Ahad (12/11).

Ketua GP Ansor Kabupaten Pekalongan Azmi Fahmi yang ditunjuk sebagai tuan rumah menerangkan, pada momen Konferwil akan dimeriahkan dengan peluncuran sarung Ansor.

"Insyaallah pada acara pembukaan akan dimeriahkan dengan penampilan marching band, sedangkan untuk penutupan akan ada peluncuran sarung Ansor," terang Azmi, Jumat (10/11).

Ditambahkan Azmi, beberapa kebutuhan terkait Konferwil Ansor seperti akomodasi peserta, perlengkapan, hingga acara penunjang seperti bazar dan petugas pengisi acara pembukaan, telah dipersiapkan secara matang.

"Selaku tuan rumah yang berketempatan kegiatan tingkat wilayah, Ansor Kabupaten Pekalongan telah melakukan persiapan yang terbaik, termasuk keamanan dari Banser," ujar Azmi.

Pada kesempatan Konferwil ini, para peserta juga akan memilih ketua baru, yang akan menjadi nakhoda Ansor Jateng untuk beberapa tahun ke depa. (Ajie Najmuddin/Abdullah Alawi)

Sabtu 11 November 2017 19:28 WIB
Pejuang NU, Pengasuh Pesantren Sumber Bulu Wafat
Pejuang NU, Pengasuh Pesantren Sumber Bulu Wafat
K. Abdullah Zahid (depan), Ketua MWCNU Pakong KH Zainul Waqud, dan K. Kholilurrahman K. Abdullah Zahid (kiri), Ketua MWCNU Pakong KH Zainul Waqud, dan K. Kholilurrahman
Pamekasan, NU Online 
Innaalillaahi wa innaa ilaihi raji'un…Mustasyar MWCNU Pakong Pamekasan, K. A. Abdullah Zahid wafat, Sabtu (11/11). Selama ini, Kiai Zahid dikenal sebagai ulama penjuang NU yang tidak pernah lelah mendidik umat.

Pengasuh Pesantren Sumber Bulu, Klompang Timur, Pakong tersebut mengembuskan napas terakhir di RSUD Pamekasan sekitar pukul 11.30 WIB. Penyakit stroke yang sudah bertahun-tahun menderanya membawanya ke pintu maut.

Peristiwa tersebut dibenarkan Ketua MWCNU Pakong, KH. Zainul Waqud. Menurutnya, Kiai Zahid wafat setelah lama berjuang menjalani penyakit stroke.

"Semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT. Amin yaa rabbal 'aalamiin. Mohon doanya," terang Kiai Waqud.

Diterangkan, semasa sehatnya, Kiai Zahid dikenal sebagai ulama yang sangat peduli pada kegiatan-kegiatan NU. Kegiatan-kegiatan Lailatul Ijtima' MWCNU Pakong selalu diikutinya.

Sejak Kiai Zahid sakit stroke, tambah Kiai Waqud, beliau tidak bisa aktif lagi. Tapi, pada waktu Istgahtsah Kubro yang diadakan PWNU Jawa Timur yang lalu, ia ikut hadir ke Sidoarjo, meski dalam kondisi sakit dan bicaranya kurang normal.

"Jadi perjuangan beliau pada NU luar biasa dan patut ditiru oleh kita semua," tukasnya. (Hairul Anam/Abdullah Alawi)


IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG