IMG-LOGO
Nasional

Ada Tabligh Akbar di Garut, Ajengan M Nuh Ad-Dawami Pilih Bahtsul Masail di Purwakarta


Senin 13 November 2017 12:00 WIB
Bagikan:
Ada Tabligh Akbar di Garut, Ajengan M Nuh Ad-Dawami Pilih Bahtsul Masail di Purwakarta
Jakarta, NU Online
Rais Syuriyah PWNU Jawa Barat Ajengan M Nuh Ad-Dawami mengawal forum bahtsul masail pra-Munas NU 2017 di Pesantren Al-Muhajirin 3, Kabupaten Purwakarta. Ia memilih bertahan di area bahtsul masail sejak pembukaan hingga penutupan forum, Jumat-Sabtu (10-11/11). Ia mengapresiasi semangat ilmiah para peserta forum bahtsul masail.

“Saya ingin pulang ke Garut karena ada tabligh akbar, tetapi saya senang di sini. Saya sendiri menyaksikan semangat para kiai muda NU yang berbahtsul masail,” kata Ajengan M Nuh Ad-Dawami pada sambutan penutupan forum bahstul masail pra-Munas NU 2017 di Pesantren Al-Muhajirin 3, Kabupaten Purwakarta, Sabtu (11/11) sore.

Rais Syuriyah PBNU KH Mustofa Aqil Siroj, Katib Syuriyah PBNU KH Mujib Qaliyubi, Katib Syuriyah PBNU KH Nurul Yaqin, Wasekjen PBNU H Andi Najmi, Rais Syuriyah PWNU Jawa Barat Ajengan M Nuh Ad-Dawami, Katib Syuriyah PWNU Jabar KH Usamah Mansur, dan Pengasuh Pesantren Al-Muhajirin KH Abun Bunyamin kerap berkeliling untuk mengikuti sejenak forum bahtsul masail yang terbagi atas tiga sidang komisi, yaitu komisi waqi’iyah, maudhu’iyah, dan qanuniyah. Mereka berpindah-pindah dari satu ke lain sidang yang membahas isu-isu berbeda.

Ia menaruh harapan kepada para kiai muda NU untuk melanjutkan tugas para kiai NU yang sudah sepuh. Ia menyatakan optimis bahwa masa depan NU akan tetap terang selagi para kiai muda NU mempertahankan tradisi ilmiyah melalui forum bahtsul masail diniyah.

“Semoga Allah menurunkan keberkahan untuk para kiai muda NU karena mereka adalah penerus para kiai NU. Semoga pengaruh NU semakin mendunia,” kata Mama Ajengan M Nuh Ad-Dawami yang merintis gerakan NU di Garut sejak ranting, wakil cabang, cabang, hingga wilayah.

Kiai Mujib yang juga Ketua Panitia Divisi Bahtsul Masail Munas NU 2017 mengapresiasi Ketua PWNU Jabar KH Hasan Nuri dan Rais Syuriyah PWNU Jabar Mama Ajengan M Nuh Ad-Dawami atas kesediaan keduanya bertahan di area bahtsul masail pra-Munas NU 2017 di Pesantren Al-Muhajirin 3.

“Ajengan M Nuh Ad-Dawami baru saja pulang umrah, langsung bergabung di sini, tidak pulang lagi meskipun di kampungnya sedang berlangsung tabligh akbar,” kata Kiai Mujib Qaliyubi pada penutupan forum bahstul masail pra-Munas NU 2017 di Pesantren Al-Muhajirin 3, Kabupaten Purwakarta, Sabtu (11/11) sore. (Alhafiz K)

Bagikan:
IMG
IMG