IMG-LOGO
Daerah

STIU Al-Mujtamak Pamekasan Beri Hadiah Umrah kepada Wisudawan Terbaik

Rabu 20 Desember 2017 14:1 WIB
Bagikan:
STIU Al-Mujtamak Pamekasan Beri Hadiah Umrah kepada Wisudawan Terbaik
Pamekasan, NU Online
Sekolah Tinggi Ilmu Usuluddin (STIU) Pesantrem Al-Mujtamak, Plakpak, Pamekasan, Jawa Timur memberikan hadiah berupa ongkos biaya umroh kepada mahasiswinya yang meraih predikat terbaik pada wisudawa sarjana perguruan tinggi itu, Selasa (19/12).

"Hadiah umroh ini dimaksudkan untuk memotivasi mahasiswa bisa bersaing secara sehat dalam hal peningkatan ilmu pengetahuan di kampus, disamping juga menjadi komitmen lembaga dalam mensyiarkan ajaran Islam," kata Pembantu Ketua III STIU Al-Mujtamak, Samheri.
 
Mahasiswa yang berhasil meraih hadiah umroh dan tercatat sebagai mahasiswa lulusan terbaik itu bernama Lanatut Tholibah.

Ia merupakan satu dari 58 mahasiswa yang diwisuda STIU Al-Mujtamak, Plakpak, Pamekasan, Selasa (19/12) di aula kampus itu dengan IPK 3,62. Penyerahan hadiah disampaikan langsung oleh Senat Masyaikh KH Abdul Mukti Thabrani.
 
"Semua wisudawati lulus tepat Waktu. Semuanya memang mahasiswi, karena kami masih akan membuka untuk mahasiswa tahun ini," ujar Samheri, menjelaskan. 

Salah satu prasyarat lulus STIU Al-Mujtamak Plakpak, Pegantenan, Pamekasan itu adalah hafal Al-Quran minimam 5 juz, serta menghatamkan kitab Tafsir Ibnu Katsir dan Kitab Hadis Sunan Abu Daud.

Kegiatan keagamaan berkala dan Bhakti Sosial bersama masyarakat juga merupakan kegiatan rutin yang biasa digelar di kampus ini.

STIU Al-Mujtamak, Plakpak, Pegantenan ini merupakan salah satu kampus swasta yang berbasis di Pondok Pesantren di Kabupaten Pamekasan dengan sistem pembelajaran terpadu, antara sistem pendidikan akademik dengan sistem pendidikan pesantren. (Hairul Anam/Fathoni)
Bagikan:
Rabu 20 Desember 2017 23:1 WIB
UMK dan PKL Diharapkan Dapat Berkah Jember Bershalawat
UMK dan PKL Diharapkan Dapat Berkah Jember Bershalawat
Jember, NU Online
Pameran Usaha Kecil Menengah (UKM) dan semarak pedagang kaki lima (PKL) menjadi bagian acara Jember Bershalawat di lapangan Bangsalsari, Selasa (19/12). Melalui kegitan itu, mereka diharapkan memperoleh berkah dari lantunan pembacaan shalawat sehingga segala jenis usaha rakyat maupun PKL dapat meraih untung yang barokah.

"Jember Bershalawat ini memang dibersamakan dengan Pameran UKM dan semarak pedagang kaki lima agar usaha mereka dapat syafaat dari pembacaan shalawat sehingga usahanya berhasil dan tambah maju," tukas Bupati Jember Hj. Faida saat memberikan sambutan.

Bupati wanita pertama di Jember itu menyatakan keinginannya untuk terus membumikan shalawat di Jember. Bukan karena semata-mata hal tersebut merupakan janjinya saat kampanye pemilihan bupati dua tahun yang lalu, tapi pembumian shalawat memang merupakan kebutuhan untuk menstabilkan temperatur masyarakat Jember. 

"Dengan bershalawat, kita berharap ada kesejukan, kedamaian dan sebagainya," lanjutnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Jember KH Abdullah Syamsul Arifin mengajak segenap elemen masyarakat untuk selalu menjaga persatuan dan menghindari perpecahan. Sebab, persatuan merupakan modal penting untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. 

"Untuk menghadapi persoalan kekinian, kita perlu lebih meningkatkan kerukunan dan persatuan. Termasuk persoalan gangguan radikalisme," ucapnya. (Aryudi A Razaq/Abdullah Alawi) 

Rabu 20 Desember 2017 20:3 WIB
Mantapkan Penguatan Organisasi Lewat Maulid Nabi Muhammad SAW
Mantapkan Penguatan Organisasi Lewat Maulid Nabi Muhammad SAW
Probolinggo, NU Online
Sedikitnya 300 orang jam’iyah Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Kecamatan Sumberasih yang dipimpin oleh Nyai Hanina menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Ranting Muslimat NU Desa Gili Ketapang Kecamatan Sumberasih, Selasa (19/12).

Meskipun lokasinya berada di pulau kecil di tengah-tengah laut, namun hal itu tidak menyurutkan semangat para pengurus Muslimat NU untuk datang ke lokasi tersebut dengan menaiki perahu kecil.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Probolinggo Hj Nurhayati beserta segenap pengurus. Tidak ketinggalan pula para pengurus Badan Otonom (Banom) NU perempuan seperti Fatayat NU dan IPPNU (Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama) di Kecamatan Sumberasih.

Alhamdulillah, meskipun harus menyeberang lautan sekitar 30 menit semua pengurus Muslimat NU kompak hadir di Pulau Gili Ketapang. Ini merupakan wujud dari kebersamaan dan perjuangan untuk menjaga ukhuwah Islamiah serta menjunjung NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia),” kata Ketua PAC Muslimat NU Kecamatan Sumberasih Nyai Hanina.

Sementara Ketua Muslimat NU Kabupaten Probolinggo Hj Nurhayati menyampaikan pentingnya dalam sebuah perkumpulan di majelis taklim agar dapat memberikan wawasan serta mengajak warga masyarakat untuk terus meningkatkan nilai-nilai ibadah yang sudah diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.

“Rutinitas shalat, muslimatan, sarwean dan shalat berjamaah di masjid hendaknya lebih ditingkatkan. Selain amalan yang lainnya seperti memberikan santunan pada yatim piatu dan  amal shodaqoh yang lainnya,” katanya.

Menurut Nurhayati, keikutsertaan pengurus Muslimat NU di Pulau Gili Ketapang ini dilakukan sebagai bentuk syiar serta dapat mengenalkan potensi alam yang ada di Pulau Gili Ketapang yang sangat indah dengan pemandangan karang di bawah laut. Selain itu juga mengenalkan adat istiadat serta budaya yang ada.

“Mudah-mudahan kegiatan ini mampu semakin memantapkan dan motivasi para pengurus Muslimat NU untuk lebih memajukan organisasi sehingga ke depan mampu lebih berbuat untuk masyarakat,” harapnya. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)

Rabu 20 Desember 2017 17:4 WIB
Prihatin Dai 'Karbitan' Menjamur, Ini yang Dilakukan LDNU Jombang
Prihatin Dai 'Karbitan' Menjamur, Ini yang Dilakukan LDNU Jombang
Jombang, NU Online 
Menguatanya tantangan dakwah saat ini membuat Pengurus Cabang Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama Jombang berupaya memetakan wilayah-wilayah dakwah. Hal ini dilakukan tepatnya setelah diselenggarakannya Pelatihan Kader Dai pada 12 November 2017 lalu. 

Lembaga Dakwah itu mengaku prihatin dengan berjangkitnya dai “karbitan” yang secara keilmuan tidak mumpuni, tapi begitu percaya diri berdakwah, terutama di perkotaan. "Salah satu wilayah dakwah yang sedang digarap PC LDNU Jombang adalah wilayah perkotaan yang mencakup perumahan, perkantoran dan instansi," kata Ketua PC LDNU Jombang, Aang Fatihul Islam, Rabu (20/12).

Pada wilayah perkotaan, PC LDNU Jombang telah menyiapkan sejumlah dai yang kompeten, dan akan didelegasikan. "Ada lima belas nama yang masuk, yang dalam waktu dekat akan dipasang profilnya di website PCNU Jombang dan dibuatkan memenya agar cepat viral," tuturnya.

Ia yakin banyak kader NU Jombang yang memang potensial secara keilmuan dan pengalaman berdakwah. "Maka tugas LDNU adalah mengakomodir dan memunculkan potensi tersebut agar lebih dikenal dan bermanfaat bagi masyarakat Jombang pada khususnya," ujarnya.

Selain itu, PC LDNU Jombang juga telah menjalin kerja sama dengan PC Lakpesdam NU setempat melalui Direktur Radio Suara Warga FM Jombang untuk berdakwah lewat radio, baik pada bulan Ramadhan maupun di luar Ramadhan. 

"Sebenarnya dakwah di Bulan Ramadhan sudah terjalin kerja sama pada Ramadhan tahun lalu, akan tetapi dalam sinergi kerja sama ini dalam rangka pengembangan ritme dakwah NU melalui LDNU di luar bulan Ramadhan yang rencananya digelar setiap seminggu sekali," jelasnya.

Pengembangan dakwah di radio ini dengan tujuan agar ruh dakwah NU semakin tampak dan menggeliat di radio yang dikelolah PC Lakpesdam NU Jombang. 

"Semoga ikhtiar garapan salah satu wilayah dakwah ini menjadi salah satu pemantik kebangkitan dakwah NU di Jombang," pungkasnya. (Syamsul Arifin/Abdullah Alawi)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG