IMG-LOGO
Daerah

NU Selalu Hadir dalam Memperjuangkan dan Mempertahankan NKRI

Ahad 4 Maret 2018 20:30 WIB
Bagikan:
NU Selalu Hadir dalam Memperjuangkan dan Mempertahankan NKRI
Lampung Tengah, NU Online
Nahdlatul Ulama selalu tampil untuk Indonesia disetiap masa. Mulai dari masa pra kemerdekaan hingga saat ini, Nahdlatul Ulama konsisten ikut memperjuangkan kemerdekaan, menentukan falsafah negara dan mempertahankannya melalui fatwa Resolusi Jihad.

Hal ini ditegaskan oleh Mustasyar PCNU Lampung Tengah  KH Muhtar Ghozali saat memberikan tausiyah  pada Lailatul Ijitima’ Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Punggur Kabupaten Lampung Tengah di Masjid Al Hikmah Dusun I Kampung Nunggal Rejo, Punggur, Sabtu (3/3) malam.

“Peran serta membasmi PKI, menerima asas tunggal Pancasila bahkan hingga hari ini Nahdlatul Ulama ikut andil dalam melawan konsep khilafah. Nahdlatul Ulama hadir di Indonesia senantiasa mencintai tanah air (hubbul wathan minal iman),” imbuhnya.

Pada Lailatul Ijtima yang mengusung tema “NU dan Indonesia Cinta Tanah Air Sebagian Dari Iman” ini ia menegaskan bahwa NU dan Indonesia tidak bisa dipisahkan.

“Nahdlatul Ulama sudah tresno (cinta) Indonesia sejak belum merdeka, jangan meragukan nasionalisme warga nahdliyyin, hal ini dibuktikan dengan adanya mars lagu Syubbanul Wathan yang diciptakan oleh Mbah Wahab”, imbuh Ketua Idaroh Syu’biyah Jatman Kabupaten Lampung Tengah ini.

Sementara itu Kiai Alie Fadhilah Musthofa selaku Wakil Ketua MWCNU Kecamatan Punggur merasa bersyukur kegiatan rutin Lailatul Ijtima’ dapat dengan istiqomah dilaksanakan.

“Alhmadulillah kami melaksanakan Lailatul Ijtima’ sudah memasuki putaran yang ke-13. Kami berkeliling dari kampung ke kampung se-Kecamatan Punggur. Dilaksanakan disetiap Bulan di Minggu pertama. Sebelum mauidhoh hasanah diawali Istighotsah dengan tema yang berbeda tentunya,” jelasnya tentang kegiatan tersebut  yang Istighotsah kali ini diimami oleh Rais Syuriyah MWCNU Kecamatan Punggur KH Junaidi.

Ia mengatakan bahwa banyak manfaat yang dirasakan dengan adanya agenda rutin tersebut diantaranya sebagai wadah silaturahmi warga nahdliyyin dan antar Pengurus NU baik tingkat Ranting maupun MWCNU

Kini, lanjut alumni Pesantren Walisongo Bumi Ratu Nuban ini, secara geografis MWCNU Kecamatan Punggur Kabupaten Lampung Tengah memiliki sembilan (9) Ranting NU, yaitu  Ranting NU Sidomulyo, Ranting NU Tanggul Angin, Ranting NU Badran Sari, Ranting NU Sri Sawahan, Ranting Nunggal Rejo, Ranting NU Totokaton, Ranting NU Astomulyo, Ranting NU Ngestirahayu dan Ranting NU Mojopahit. (Akhmad Syarief Kurniawan/Muhammad Faizin).
Bagikan:
Ahad 4 Maret 2018 22:0 WIB
Bantu Warga Kurang Mampu, LKNU Bondowoso Gelar Pengobatan Gratis
Bantu Warga Kurang Mampu, LKNU Bondowoso Gelar Pengobatan Gratis
Bondowoso, NU Online
Pengurus Cabang  Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Kabupaten Bondowoso bersama Yayasan Lembaga Pemberdayaan dan Pengembangan Sosial Masyarakat (LP2SM) setempat mengadakan Bakti Sosial pengobatan gratis bagi masyarakat kurang mampu di Bondowoso.

Kegiatan Bakti Sosial Kolaborasi yang juga melibatkan berbagai ormas dan komunitas ini bertajuk “Menebar Kebersamaan Menuju Bondowoso Sehat Tangguh tuntas”.  Sebanyak 450 pasien lebih ikutserta untuk mendapatkan pengobatan gratis di Klinik Rumah Sakit NU Traktakan Kecamatan Wonosari Kabupaten Bondowoso Jawa Timur, Ahad (4/3) pagi.

Ketua LKNU Kabupaten Bondowoso H Untung Kuzairi menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan tidak lain untuk turut serta membantu Pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam mewujudkan visi dan misi Pemerintah yaitu berdaya dalam bidang kesehatan masyarakat.

"Ini dokternya dari dokter organik Klinik Rumah Sakit NU Bondowoso dan beberapa dokter spesial dari Surabaya,"jelasnya.

Pada Bakti Sosial tersebut, para pasien mendapatkan pelayanan pengobatan gratis berbagai penyakit seperti THT, kandungan, gigi, penyakit dalam dan pengobatan herbal serta akupuntur. Untung berharap masyarakat Bondowoso menjadi sehat, agar ibadah kuat menuju masyarakat berdaya saing tinggi untuk mencapai kesejahteraan dunia akhirat.

Sementara itu Wakil Ketua PCNU Bondowoso H Mas'ud Ali yang hadir mewakili Ketua NU Bondowoso mengatakan kegiatan ini adalah bentuk kerjasama antara LKNU dan LP2SM.

“Alhamdulilah masyarakat yang hadir memberikan support, memberikan penilaian dan apresiasi yang bagus kepada Rumah Sakit NU,” ungkapnya.

Ini menunjukkan bahwa NU saat ini tidak hanya berkiprah dibidang keagamaan saja, akan tetapi NU juga aktif berkiprah dibidang sosial kemasyarakatan.

“Untuk bidang keagamaan saya kira sudah jelas diprogram-program NU. NU tidak hanya berbicara paham dan aliran saja. Tapi NU bisa menghadirkan, mengajak masyarakat sehat secara fisik," tegasnya.

Ia berharap dari kegiatan pengobatan gratis ini, masyarakat ekonomi menengah kebawah di Bondowoso dapat merasakan kesehatan serta tidak terkendala dengan kondisi ekonomi.(Ade Nurwahyudi/Muhammad Faizin)

Ahad 4 Maret 2018 21:30 WIB
Pilwana Serentak Padangpariaman, Ansor Minta Jaga Stabilitas Daerah
Pilwana Serentak Padangpariaman, Ansor Minta Jaga Stabilitas Daerah
Padangpariaman, NU Online
Pelaksanaan Pemilihan Walinagari (Pilwana) serentak di Kabupaten Padangpariaman yang diadakan pada April 2018 mendatang mulai menimbulkan kegaduhan ditengah masyarakat. Dalam proses penetapan calon yang melebihi kuota lima orang, muncul protes dan ketidaksenangan diantara warga di nagari (desa).

Dihadapan kader Ansor Kecamatan Enam Lingkung, Nan Sabaris dan Ulakan Tapakis Kabupaten Padangpariaman,  Ketua Gerakan Pemuda Ansor Padangpariaman Zeki Aliwardana mengatakan bahwa memanasnya suasana di nagari yang melaksanakan Pilwana patut menjadi perhatian. Dari 74 nagari yang melaksanakan Pilwana, sudah ada indikasi menimbulkan konflik antar kandidat dan pendukungnya.

"Kita ingin pelaksana pilwana serentak ini menghasilkan Walinagari yang berkualitas. Masing-masing pihak harus menjaga stabilitas dan ketentraman di tingkat lokal (nagari). Jangan sesama calon dan tim sukses saling menjelekkan, memfitnah dan hindarilah konflik horizontal dan vertical di nagari," kata Zeki, Sabtu (2/3) malam di Pauhkamba.

Dari informasi yang diperoleh di lapangan, sudah ada indikasi pertikaian perselisihan, baik calon, panitia,  tim sukses maupun pihak lain yang berkepentingan di tingkat nagari. 

"Kita berharap semua unsur yang terlibat dalam pilwana ini taat aturan, taat prosedur yang sudah ditetapkan. Baik secara Perundang-undangan, Perda maupun Perbup. Jangan memaksakan kehendak, jika memang ada hal-hal yang tidak bisa dipenuhi secara aturan. Siapa pun hendaknya menerima keputusan yang sudah disepakati, baik Undang-undang, Perda, Perbup maupun kesepakatan lainnya," kata Zeki yang juga mantan Sekretaris  Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Pariaman ini.

Ansor menghimbau kepada calon, panitia dan pihak terkait dalam pilwana mengedepankan etika dan estetika dalam berdemokrasi di tingkat nagari. Mari kita bangun demokrasi yang lebih santun, berwibawa dan professional.

"Semua pihak yang terkait senantiasa mengedepankan pemikiran positif dalam menanggapi setiap isu-isu yang dibangun pada proses politik di tingkat nagari ini," kata Zeki menambahkan.

Ansor Padangpariaman mulai tingkat cabang hingga anak cabang kata Zeki, tetap memonitor dan mengawasi penyelenggaraan pilwana serentak yang berlangsung di masing-masing nagari. (Armaidi Tanjung/Muhammad Faizin)

Ahad 4 Maret 2018 21:0 WIB
Ziarah Makbarah Pendiri NU Warnai Pra Harlah PCNU Pamekasan
Ziarah Makbarah Pendiri NU Warnai Pra Harlah PCNU Pamekasan
Pamekasan, NU Online
Ziarah ke makbarah pendiri NU di Kabupaten Pamekasan, Alm. KH Sirajuddin oleh Pengurus, Lembaga dan Banom PCNU Pamekasan mewarnai kegiatan pra Harlah NU ke-95, Ahad (4/3).

"Kita agendakan ziarah makbarah ke pesantren-pesantren di 13 kecamatan di Pamekasan. Sebagai langkah awal ialah ke makbarah Kiai Sirajuddin di Pesantren Miftahul Ulum Bettet selaku pendiri NU di Pamekasan," jelas Ketua PCNU Pamekasan, KH Taufik Hasyim.

Setelah itu, ziarah dilanjutkan ke makbarah KH Husni Amir di Pesantren Nurul Hidayah Kowel, KH Ahmad Syarqowi di Pesantren Matsaratul Huda Panempan, KH Fadhali Siradj dan KH Abdul Mannan Fadhali di Pesantren Miftahul Qulub Polagan dan terakhir ke makbarah KH Ma'sum dan KH Abdullah Masbach.

"Ziarah makbarah akan dilaksanakan diseluruh Kecamatan di Pamekasan bersama dengan Pengurus Majelis Wakil Cabang dan Pengurus Ranting yang menjadi jujukan ziarah. Tujuannya yakni untuk mendoakan para pejuang NU di Pamekasan, baik pejuang yang sudah merintis berdirinya NU Pamekasan sampai ke pejuang NU masa kini yang sudah wafat," tegas Kiai Taufik.

Ditambahkan, ziarah makbarah dilaksanakan tiap pekan. Secara bergantian, ziarah dilakukan mulai dari wilayah selatan, wilayah tengah Pamekasan hingga wilayah utara. Panitia Harlah sudah membuat agenda tetap di masing-masing kecamatan yang akan diziarahi.

Selain ziarah makbarah, rangkaian kegiatan pra Harlah lainnya banyak yang sudah disusun oleh Pengurus Lembaga dan Banom. Diantaranya seminar, bedah buku, berbagai macam lomba, pengobatan gratis, serta NU expo yang akan dilaksanakan di taman Arek Lancor.

"Kita akan buat semarak Harlah NU tahun ini dengan berbagai kegiatan yang sudah dirancang. Kita hadirkan secara masif dan positif," tukas Kiai Taufik penuh semangat. (Hairul Anam/Muhammad Faizin)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG