::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Nahdliyin Bogor Perkuat Komitmen Beragama dan Berbangsa

Selasa, 03 April 2018 20:01 Daerah

Bagikan

Nahdliyin Bogor Perkuat Komitmen Beragama dan Berbangsa
Bogor, NU Online
Ratusan Warga NU Citayam, Bogor, Jawa Barat berkumpul di Majlis Ta'lim Al-Ittihadul Islami yang dipimpin oleh Ustadz Hasan Sadzil, Ahad (1/4).

Kedatangan mereka untuk menghadiri acara peringatan Isra Mi'raj dan Maulid Nabi Muhammad SAW. Pada kesempatan tersebut hadir beberapa habaib dan kiai serta Asatidz Nahdliyin yang berasal dari Kota Depok dan Bogor. 

Acara peringatan diisi oleh penceramah dari Bekasi, yaitu Ustadz Husein bin Hamid Alatas. Ustadz Husein menyampaikan ceramah terkait pentingnya meredefinisikan fardhu kifayah. 

Hal tersebut harus dipahami demi terlaksananya berbagai aktifitas dan kewajiban umat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ustadz Husein Alatas yang juga alumnus Pesantren Al-Masyhad Cijurei, Sukabumi menekankan pentingnya kerjasama antar umat, hal itu diwujudkan dengan menjunjung tinggi tali silaturahim dan persatuan antar umat.

"Para mubaligh harus berperan aktif dalam mencerdaskan dan memakmurkan umat," ucapnya.

Pada kesempatan lain, hadir Ketua LTMNU Kabupaten Bogor KH Agus Riadi beliau menyampaikan arahan bagi Nahdliyin agar terus setia dalam menjaga NKRI diantara tetap cinta dan tunduk patuh pada Ulama.

"Dengan mengikuti Ulama NU insyallah NKRI akan tetap ada dan jaya," ucapnya.

Pesan lainnya, muharrik masjid dan muharrik dakwah harus berperan aktif di lingkungan Citayam, Bojonggede, Kabupaten Bogor di antaranya dengan menghidupkan gerakan bersih-bersih masjid dan GISMAS. 

Di akhir kata sambutannya, Kiai Agus melantunkan lagu Yalal Wathon diikuti oleh para santriwati majlis ta'lim Al-Ittihadul Islami, kemudian menyerahkan beberapa hadiah bagi santri dan santriwati yang berprestasi. (Red: Fathoni)