IMG-LOGO
Daerah

Teladan Orang Tua Terapi Efektif Didik Anak


Rabu 25 April 2018 17:00 WIB
Bagikan:
Teladan Orang Tua Terapi Efektif Didik Anak
Kiai Moch. Eksan
Jember, NU Online
Tantangan generasi muda dewasa ini cukup  berat, kenakalan remaja yang semakin menjadi-jadi merupakan persoalan yang wajib mendapat perhatian dari segenap kalangan. Sebab jika tidak, Indonesia akan kehilangan generasi emas yang notabene merupakan aset penyokong keberlanjutan bangsa ini.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Sekretaris PCNU Jember, Moch Eksan saat memberikan tausiyah dalam Peringatan Isra’ Mi’raj di Dusun Sagaran Barat, Desa Jamintoro, Kecamatan Sumberbaru, Jember, Jawa Timur, Selasa (24/4).

Menurutnya, kenakalan remaja saat ini sungguh merisaukan. Ia lalu merujuk pada sebuah survey di Yogyakarta bahwa 97 persen wanita di situ tidak bisa menjaga keperawanannya. Artinya, dalam setiap 100 pemudi hanya tiga orang yang perawan. 

“Betul-betul memprihatinkan. Bukan tidak mungkin, fakta tersebut akan terjadi di Jember, belum lagi soal narkoba dan minuman keras,” tukasnya.

Oleh karena itu, kata Kiai Eksan, yang utama dan pertama kali bertanggungjawab untuk membenahi kenakalan remaja adalah orang tua. Sebab, keluarga merupakan komunitas terdekat dengan anak, tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki moral anak. 

“Sebelum si anak menjadi dewasa, masih bisa diubah, tapi kalau sudah dewasa, sulit sekali merubah mental anak,” jelasnya.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur itu berharap agar para orang tua tidak meninggalkan tanggungjawabnya dalam mendidik anak. Sebab, keberhasilan atau kegagalan dalam mendidik anak, akan kembali kepada orang tua juga. 

Artinya, yang merasakan bahagia mempunyai anak baik adalah orang tua. Begitu juga  yang merasakan derita akibat prilaku anak yang amburadul juga orang tuanya. 

“Salah satu terapi yang efektif  pada anak adalah teladan orang tua. Kalau orang tua hanya pandai menyuruh tapi tak memberi contoh, maka kata-katanya tak berwibawa di hadapan sang anak, masuk telinga kanan, keluar telinga kiri,” urainya. (Aryudi Abdul Razaq/Muiz)

Bagikan:
IMG
IMG