IMG-LOGO
Nasional

Kunjungi PBNU, TGB Undang Kiai Said Hadiri Pertemuan Alumni Al-Azhar

Kamis 26 April 2018 15:45 WIB
Bagikan:
Kunjungi PBNU, TGB Undang Kiai Said Hadiri Pertemuan Alumni Al-Azhar

Jakarta, NU Online
Ketua Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) TGH Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) menemui Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Kamis (26/4). Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) ini menyampaikan undangan kepada Kiai Said untuk acara silaturahmi akbar ulama dan alumni Al-Azhar Indonesia.

Pertemuan yang akan berlangsung di Surakarta, Jawa Tengah, Selasa-Kamis (1-3/5) mendatang itu akan dihadiri Grand Syekh Al-Azhar Ahmad M Al Tayyib. 


"Saya datang ke mari untuk mengundang secara resmi Kiai Said sekaligus meminta kesediaan untuk memberikan sambutan atas nama seluruh ulama yang hadir," katanya.

Bagi TGB, kehadiran Kiai Said sangat penting karena NU sebagai organisasi sosial keagamaan terbesar di Indonesia. Sedangkan Universitas Al-Azhar Mesir dengan gagasan Wasathiyatul Islam-nya mempunyai paham moderat yang menjadi modal dalam menjaga negara dari perpecahan dan perang saudara. NU dan Al-Azhar, kata TGB, mempunyai kesesuaian dalam manhaj Ahlussunnah wal Jamaah.

Kepada Kiai Said, ia menyampaikan bahwa dirinya sebagai Gubernur NTB kerap diundang oleh pesantren di bawah naungan NU untuk sejumlah kegiatan seperti haflah akhirussanah dan pengajian. Kepada Pengasuh Pesantren At-Tsaqafah ini, TGB meminta izin untuk memenuhi undangan pesantren tersebut.

"Saya sampaikan kepada pak kiai, saya memohon izin untuk bisa memenuhi itu. Kalau saya ada keluangan, saya penuhi. Karena Kiai Said adalah pimpinan di Nahdlatul Ulama, saya isti'dzan (minta izin) kepada kiai untuk memenuhi undangan itu," jelasnya kepada NU Online. (Husni Sahal/Alhafiz K)

Bagikan:
Kamis 26 April 2018 20:34 WIB
PBNU Intruksikan Bersih-Bersih Masjid Sebelum Ramadhan
PBNU Intruksikan Bersih-Bersih Masjid Sebelum Ramadhan
Jakarta, NU Online
PBNU menginstruksikan kepada seluruh PWNU dan PCNU untuk membentuk tim Bersih-Bersih Masjid (BBM) Berkah secara serentak pada Minggu, 13 Mei 2018. Intruksi tersebut dikeluarkan PBNU pada Kamis (26/5) dengan nomor 1954/c.1.34/04/2018.

Ketua PBNU Bidang Masjid dan Dakwah KH Abdul Manan A. Ghani mengatakan, PWNU dan PCNU di seluruh Indonesia harus melanjutkan intruksi tersbut ke DKM-DKM masjid agar membentuk BBM Berkah.

Kemudian, tim tersebut, bersama masyarakat melakukan bersih-bersih masjid. “Harus dipastikan masjid-masjid dalam keadaan bersih ketika memasuki bulan suci Ramadhna,” tegasnya. 

Menurut dia, sebetulnya, memastikan masjid dalam keadaan bersih tidak hanya saat bulan Ramadhan, di bulan juga harus bersih. Namun, untuk Ramadhan, PBNU memberi “tekanan” agar jamaah masjid bisa nyaman saat melakukan ibadah, baik wajib maupun sunah. (Abdullah Alawi)

Kamis 26 April 2018 20:10 WIB
Ulama Banjar Ini, Fotonya Pun Dipajang di Warung Makan
Ulama Banjar Ini, Fotonya Pun Dipajang di Warung Makan
Banjar, NU Online
Tuan Guru KH Muhammad Zaini Abdul Ghani merupakan ulama yang begitu melekat di hati masyarakat Banjar. Saking dekatnya, warga Banjar memasang fotonya di rumah mereka. Bahkan di warungnya.

NU Online diajak menyambangi Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Kalimantan Selatan Hamdiani di sebuah rumah makan di Martapura, Banjar, Kamis (26/4).

Di dinding rumah makan tersebut, terpajang 18 bingkai foto. Lima di antaranya foto ulama yang akrab disapa Abah Guru Sekumpul itu. Ada foto yang sedang berdiri dengan imamah khasnya dan sorban hijau yang menjuntai melingkari lehernya ke bawah.

Ada pula foto tokoh kharismatik itu sedang bersalaman dengan Rudy Arifin, Gubernur Kalsel 2005-2015. Pada foto itu tertulis dawuh Abah, "Ikam (kau) kuangkat sebagai anak dunia akhirat."

Helda, penjual, menuturkan bahwa sejak warung itu mulai berdiri 15 tahun lalu foto Guru sudah ia pasang.

Ia menuturkan bahwa pemasangan foto Guru Ijai itu karena mengalap berkahnya.

"Iya. Beliau itu kan wali," ujarnya.

Sebulan lalu, haulnya yang ke-13 diperingati di Martapura, Kalsel. Ribuan orang datang menghormati sosok yang akrab dengan Gus Dur itu. (Syakir NF)

Kamis 26 April 2018 18:45 WIB
Khilafiyah Celana Panjang dan Pendek Itu Tidak Bermanfaat
Khilafiyah Celana Panjang dan Pendek Itu Tidak Bermanfaat
Jakarta, NU Online 
Kunjungan Ketua Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) TGH Muhammad Zainul Majdi ke Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj di lantai tiga Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Kamis (26/4) berlangsung lebih dari satu jam. Pertemuan tersebut sangat santai, bahkan tidak jarang keluar tawa dengan keras. 

TGH Muhammad Zainul Majdi mengaku bahwa pertemuan dengan Kiai Said membicarakan banyak hal serius tentang wacana keislaman yang berkembang di Indonesia, termasuk persoalan khilafiyah. 

"(Ada) beberapa wacana itu tidak bermanfaat karena membahas tentang khilafiyah seperti panjang pendek celana," katanya. 

Menurut pria yang karib disapa Tuan Guru Bajang (TGB) itu, persoalan khilafiyah yang sering menjadi bahan permusuhan itu tidak baik bagi wajah Islam di Indonesia. 

"Kesannya umat Islam kuat di akidah dan syariah, tapi lemah pada aspek akhlak," jelasnya. 

Sementara pada saat bersamaan, non-Muslim sudah mampu menampilkan wajah agama yang ramah kepada masyarakat. 

"Mereka bisa menghadirkan wajah akhlak dari agama mereka dengan baik," ujarnya. 

Oleh karena itu, Gubernur Nusa Tenggara Barat itu berharap agar umat Islam semakin dewasa dalam memahami persoalan khilafiyah agar tidak mudah menyalahkan pihak lain.

"Menghadirkan wajah Islam akhlaki yang etikanya lebih kuat, kemudian akhlaknya lebih kuat itu perlu," pungkasnya. (Husni Sahal/Abdullah Alawi)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG