IMG-LOGO
Nasional

LAZISNU Salurkan Bantuan untuk Masjid di Lembang

Rabu 2 Mei 2018 22:15 WIB
Bagikan:
LAZISNU Salurkan Bantuan untuk Masjid di Lembang
LAZISNU menyerahkan bantuan untuk Masjid Alfukah Lembang, Bandung
Bandung, NU Online
NU Care-LAZISNU menyerahkan bantuan langsung untuk pembangunan Masjid Alfukah di Kampung Areng, Desa Wangunsari, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Staf NU Car-LAZISNU Nur Hasan mengatakan sumber dana bantuan berasal dari program #DonasikuSedekahLAZISNU yang merupakan kerja sama NU Care-LAZISNU dengan  Alfamart.

"Ini adalah dana umat. Niat baik kita, dana yang dihimpun dari masyarakat ini kita kembalikan lagi ke masyarakat. Untuk kemaslahatan umat," ujar Hasan, di lokasi acara, Rabu (2/5).

Hasan juga memaparkan, penyaluran bantuan atas kerja sama dengan Alfamart itu telah sampai ke beberapa daerah seperti Pidie Jaya Aceh, Semarang, Tangerang, Jakarta, Bogor, Mataram, dan daerah lainnya.

Corporate Communication PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart), Debby Citra Amelia, berharap agar penyaluran bantuan bisa terus menjamah banyak daerah lainnya.

"Semoga kegiatan ini bisa banyak membantu masyarakat di berbagai daerah, di banyak tempat," kata Debby.

Sementara itu Kepala Desa Wangunsari, Koswara, melihat penyaluran bantuan itu sebagai bentuk kemaslahatan untuk masyarakat.

"Kami hanya mewakili, menyampaikan banyak terima kasih atas bantuannya. Semoga maju, lancar, sukses terus untuk NU dan Alfamart," ujar Koswara.

Terkait proses pembangunan masjid, Ketua DKM Masjid Alfukah, Endun Syafei mangatakan sudah berjalan selama enam bulan. Masjid tersebut menyediakan area PAUD dan TPQ.

Dirinya juga bersyukur atas bantuan yang diterima oleh Masjid Alfukah. "Cuman doa yang bisa saya sampaikan. Semoga manfaat, berkah untuk kemakmuran masjid," pungkasnya.

Kerja sama penghimpunan dana dengan Alfamart terus berjalan, bahkan hingga tahun 2018 pada periode bulan April sampai Juni. Donasi dari masyarakat yang dihimpun melalui kasir Alfamart dan kemudian disalurkan kembali kepada masyarakat dalam bentuk program seperti khitanan massal, santunan yatim, pengobatan gratis, dan pembangunan masjid. (Wahyu Noerhadi/Kendi Setiawan)

Bagikan:
Rabu 2 Mei 2018 23:50 WIB
Menpora Minta Pelajar Indonesia Ikut Gaungkan Ajang Asian Games
Menpora Minta Pelajar Indonesia Ikut Gaungkan Ajang Asian Games
Menpora Imam Nahrawi
Jakarta, NU Online
Asian Games yang sudah dekat terus didengungkan Menpora Imam Nahrawi dalam setiap acara. Ketika hadir di acara Kemah Pendidikan dan Apel Kebangsaan Pemuda Pelajar Indonesia, Rabu (2/5) di Lapangan PPPON Cibubur, Jakarta Timur, Menpora mengajak 5000 pelajar pemuda untuk ikut meramaikan ajang Asian Games yang akan dimulai pada 18 Agustus mendatang. 
 
"Kepada adik-adik semua, sebentar lagi Indonesia akan memiliki hajatan besar olahraga yakni menjadi tuan rumah Asian Games yang akan dilaksanakan pada 18 Agustus 2018 dan dimulai tepat pukul 18.00 WIB di Jakarta, Palembang dan Jawa Barat. Ajang ini adalah kebanggaan bagi bangsa Indonesia, oleh karena itu, saya ingin adik-adik semua ikut terlibat mendukung suksesnya acara ini. Jangan lupa ketika memposting di media sosial masing-masing, kalian harus tuliskan Sukses Asian Games 2018," ajak Menpora.
 
Bentuk dukungan dari semua kalangan pelajar pemuda yang ada di Indonesia untuk Asian Games memiliki pengaruh penting dalam mewujudkan empat sukses Asian Games yakni Sukses Penyelenggaraan, Sukses Administrasi, Sukses Prestasi dan Sukses Ekonomi di masyarakat.

"Ajak teman-teman kalian yang ada di sekolah untuk ikut menggelorakan Asian Games. Saya yakin pelaksanaan ajang ini akan semakin ramai ketika adik-adik semua ikut mempromosikannya, dan yang lebih penting bisa hadir menyaksikan pertandingannya," tambahnya. 
 
Menteri asal Bangkalan Madura, Jawa Timur tersebut di hadapan media menyampaikan bahwa, sampai saat ini perjalanan menuju Asian Games masih berjalan sesuai progres. "Alhamdulillah, samapai saat ini semua berjalan dengan baik. Baik itu pembangunan infrastrukturnya atau persiapan para atlet yang akan bertanding. oleh karenanya saya juga berterima kasih kepada media yang terus membantu memberitakan terkait Asian Games atau Asian Para Games," katanya. (Red-Zunus)
Rabu 2 Mei 2018 23:15 WIB
Universitas Al-Azhar Beri Beasiswa Bagi 80 Santri dan Pelajar NU
Universitas Al-Azhar Beri Beasiswa Bagi 80 Santri dan Pelajar NU
Jakarta, NU Online
Dalam kunjungannya ke Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Rabu (2/5), Grand Syekh Al-Azhar, Ahmad Muhammad Ahmad Ath-Thayyeb memberikan beasiswa kepada 80 yang diperuntukkan bagi santri dan pelajar Nahdliyin.

Pemberian beasiswa tersebut disampaikan langsung oleh Grand Syekh kepada Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj saat melakukan dialog terbuka bertajuk Islam Nusantara untuk Perdamaian Dunia.

Awalnya, Grand Syekh yang menyampaikan prinsip-prinsip Islam dan perdamaian dunia selama lebih kurang satu jam hanya memberikan beasiswa untuk kuota 30 orang. Namun, jumlah tersebut ditambah menjadi 80 orang.

“Beasiswa kami tambah untuk 80 orang,” ujar Grand Syekh Ath-Thayyeb dalam bahasa Arab yang diperjelas dengan pernyataan Kiai Said Aqil Siroj.

Mekanisme pemberian beasiswa langsung dikerjasamakan dengan PBNU dengan menjaring para santri dan pelajar NU.

Grand Syekh berharap, sebagian besar pelajar yang dikirim dari kalangan perempuan. Sebagian besar penerima beasiswa ini didorong untuk mengambil disiplin kelimuan umum, seperti kedokteran, ekonomi, teknik, matematika, sosial, dan lain-lain dan sebagian lagi mengambil ilmu-ilmu syariat.

Kunjungan Grand Syekh ke PBNU merupakan rangkaian kegiatannya setelah menghadiri konferensi ulama dunia di Bogor, Jawa Barat. Para ulama dunia tersebut bertemu dalam dalam forum High Level Consultation of World Muslim Scholars On Wasatiyyah Islam (HLC-WMS).

Pemberian beasiswa yang dilakukan Al-Azhar merupakan bentuk penguatan ajaran moderasi Islam berpaham Ahlussunnah wal Jamaah.

Kiai Said menyatakan bahwa perjuangan Nahdlatul Ulama sejalan dengan Al-Azhar. Kesamaan itu dilihat dari penyampaian Grand Syekh Al-Azhar Ahmad Muhammad Ahmad Ath-Thayyeb, Al-Azhar merupakan bentengnya Islam Ahlussunnah wal Jamaah sehingga memperkuat perjuangan NU di dunia global.

“Beliau menegaskan Al-Azhar itu bentengnya Islam ahlussunnah wal Jamaah, Islam yang moderat, antiradikal, antiekstrem, apalagi sampai teror. Sama dengan NU,” jelas Kiai Said di hadapan ratusan undangan dan awak media yang hadir memadati Aula PBNU. (Fathoni)
Rabu 2 Mei 2018 23:0 WIB
Kiai Ma’ruf: Masjid Jangan Dijadikan Alat Politik Praktis
Kiai Ma’ruf: Masjid Jangan Dijadikan Alat Politik Praktis
Jakarta, NU Online
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin mengecam penggunaan masjid untuk alat politik praktis. Baginya, kegiatan yang bersifat politik praktis dan kekuasaan harus dilaksanakan di luar masjid atau rumah ibadah umat lainnya. 

“Jangan gunakan lembaga keumatan keagamaan untuk dijadikan semacam untuk mengembangkan kepentingan politik jangka pendek, jangan dijadikan alat partai,” kata Kiai Ma’ruf di Kantor MUI Jakarta, Rabu (2/5).

Akan tetapi, Rais Aam PBNU ini berpendapat bahwa masjid atau lembaga keumatan bisa digunakan sebagai tempat untuk mengajarkan ‘politik tingkat tinggi’ atau politik yang memperjuangkan nilai kebangsaan, kerakyatan dan etika.  

“Yang tidak boleh politik kepartaian menggunakan tempat umum, tempat keagamaan, pendidikan,” tegasnya.  

Kiai Ma’ruf menyebutkan, penggunaan tempat ibadah untuk tujuan politik praktis atau politisasi agama bisa mengancam keutuhan bangsa Indonesia.

Terkait dengan penyelenggaraan pemilihan umum, Kiai Ma’ruf mempersilahkan umat untuk memilih pemimpinnya sesuai yang dikehendaki hati nuraninya masing-masing. Namun, apabila pilihan antar satu umat dengan yang lainnya berbeda maka persatuan harus didahulukan.

“Silakan pilih pemimpin sesuai dengan keinginannya hati nuraninya,” katanya. (Muchlishon)
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG