IMG-LOGO
Daerah

Duet Kiai Ibing dan Kiai Aep Pimpin NU Lebak


Ahad 13 Mei 2018 08:30 WIB
Bagikan:
Duet Kiai Ibing dan Kiai Aep Pimpin NU Lebak

Lebak, NU Online

Akhirnya KH Ahmad Syatibi Hambali dan Kiai Aep Saifuddin Asy-Syadzili terpilih sebagai Rais dan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Lebak, Banten masa khidmat 2018-2023. Keduanya dapat meyakinkan peserta konferensi cabang IX NU pada Sabtu (12/5) di gedung PCNU Lebak. 


Kiai Ibing, sapaan akrab KH Ahmad Syatibi Hambali dipilih oleh anggota ahlul halli wal aqdi atau Ahwa yang terdiri dari KH Pupu Mahpudin, KH Wawan Gunawan, KH Muhammad Mas’ud, dan KH Ahmad Izzuddin. 


Pengasuh Pondok Pesantren Qothrotul Falah ini sebenarnya dari awal tidak ingin masuk noiminasi sebagai rais. Namun akhirnya tidak bisa mengelak ketika seluruh anggota Ahwa menunjuk dirinya. Ketua MUI Kabupaten Lebak dua periode itupun akhirnya menerima amanah tersebut.


“Dari awal, saya selalu merasa belum layak menjadi rais,” katanya di hadapan peserta konferensi. 


Dari sisi kelimuan, kiai kharismatik ini merasa belum seberapa. “Pengalaman saya juga tidak banyak. Masih banyak tokoh lain yang lebih pantas,” ungkapnya. 


Akan tetapi, karena telah dipercaya sejumlah kiai, dirinya tidak mampu menolak. “Namun saya tidak bisa berbuat apa-apa ketika Ahwa yang menjadi representasi MWC menunjuk saya,” ujarnya. Dirinya berharap pertolongan Allah dan dukungan semua pihak agar NU kian baik, lanjutnya.


Pemilihan anggota Ahwa sendiri dilakukan 28 Majelis Wakil Cabang (MWC) NU dari seluruh wilayah Kabupaten Lebak. Setiap MWC menunjuk lima nama calon Ahwa. Dan Kiai Ibing meraih suara terbanyak, yakni 23 suara. 


Sedangkan untuk posisi ketua, hanya ada dua nama calon yang muncul. Kiai Aep Saifuddin Asy-Syadzili dan KH Ali Suudi. Kiai Aep meraih suara mayoritas, 22 suara, dan Kiai Suudi meraih 6 suara. 


Usai terpilih, Kiai Aep menyampaikan rasa terima kasihnya pada MWC yang memberi kepercayaan berat tersebut. Pihaknya akan melakukan pembenahan NU dalam berbagai sisinya, baik keorganisasian, program maupun jejaring dengan pihak luar. 


“NU Lebak ke depan harus kaannahum bunyan marshus yakni laksana bangunan bertingkat atau tersusun yang saling menguatkan antar komponennya,” tegas Pengasuh Pondok Pesantren al-Marjan ini. Hal itu antara lain dapat dilakukan dengan bersinergi dengan pemerintah, lanjutnya.


Selain itu, Kiai Aep berharap, NU di Lebak harus menjadi rumah besar yang nyaman bagi nahdhiyyin. “Saya ingin warga NU tidak terkotak-kotak karena perbedaan pilihan politik,” katanya.


“Dan ini sudah ditunjukkan melalui proses pemilihan ketua hari ini, yang dilakukan dengan penuh kekeluargaan sebagai ciri khas nahdhiyyin,” katanya.


Tak lupa, Kiai Aep memohon dukungan dari seluruh keluarga besar nahdhiyyin. “Saya sampaikan permohonan agar semuanya mendoakan dan membimbing saya dalam menakhodai NU Lebak lima tahun ke depan. Dan ayo kita bersama-sama bergerak untuk NU,” pintanya.


Melihat hajatan berjalan lancar dan aman, Ketua Panitia Konfercab IX, Ade Bujhaerimi, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak. “Tanpa kerja sama dari semua pihak, hajatan kita tidak akan berjalan lancar,” ujar Ketua KPID Propinsi Banten ini. 


Tampak hadir pada hajatan ini, Ketua PWNU Propinsi Banten, KH Soleh Hidayat, KH Muhammad Mas’ud, H Anda, PJs Bupati Lebak Ino S. Rawita, mantan bupati Lebak Mulyadi Jayabaya, Bupati Lebak Non-aktif Iti Octavia Jayabaya, para kiai, aktivis banom NU dan sejumlah undangan. (Nurul Huda/Ibnu Nawawi


Tags:
Bagikan:
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Maulid Akbar dan Doa untuk Keselamatan Bangsa
Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
IMG
IMG