::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Tim Falakiyah Jakarta Islamic Centre Nyatakan Istikmal 30 Hari Dzulqadah

Sabtu, 11 Agustus 2018 17:45 Daerah

Bagikan

Tim Falakiyah Jakarta Islamic Centre Nyatakan Istikmal 30 Hari Dzulqadah
Jakarta, NU Online
Salah satu salah satu titik rukyatul hilal di Provinsi DKI Jakarta Pulau Karya, Kepulauan Seribu. Tim Falakiyah Jakarta Islamic Centre di Pulau Karya mengabarkan bahwa hilal sore ini berada di bawah ufuk dengan ketinggian -00 derajat 06 menit 53 detik sehingga bulan Dzulqadah diistikmalkan menjadi 30 hari.

Demikian disampaikan Kepala Divisi Pengkajian dan Pendidikan Ustadz Rakhmad Zailani Kiki kepada NU Online, Sabtu (11/8) sore.

Ia memaparkan data astronomis dari Markaz Hisab Pulau Karya, Kepulauan Seribu, untuk penetapan 1 Dzulhijjah 1439H.

Ijtima' (konjungsi) terjadi pada pada pukul 16:57:42 WIB. Umur hilal baru 0 jam 57 menit 47 detik saat matahari ghurub (terbenam) pada pukul 17:56:29 WIB. Bulan terbenam pada pukul 17:55:44 WIB.

“Namun, data astronomis ini harus dibuktikan dengan rukyatul hilal, dalam hal ini akan dilakukan oleh Tim Falakiyah Jakarta Islamic Centre di Pulau Karya yang penetapannya melalui Sidang Itsbat setelah shalat Maghrib ini di Kantor Kementerian Agama RI,” kata Ustadz Rakhmad Zailani Kiki.

Data Kementerian Agama RI menyebut 92 titik aktivitas rukyatul hilal yang tersebar di seluruh Indonesia untuk menentukan mulainya bulan baru 1 Dzulhijjah 1439 H yang bertetapatan dengan Sabtu (11/8) sore.

“Dari Pulau Karya, Tim Falakiyah Jakarta Islamic Centre tidak berhasil melihat hilal dan sesuai dengan hisab hilal di bawah ufuk, maka bulan Dzulqadah diistikmalkan menjadi 30 hari,” kata Ustadz Kiki. (Alhafiz K)