IMG-LOGO
Daerah

Bekal dari GP Ansor untuk Pelajar NU: Ini Empat Kriteria Jadi Pemimpin


Ahad 2 September 2018 23:18 WIB
Bagikan:
Bekal dari GP Ansor untuk Pelajar NU: Ini Empat Kriteria Jadi Pemimpin
Bekasi, NU Online 
Kepemimpinan berasal dari kata pemimpin. Sedangkan pemimpin dalam bahasa Inggris adalah leader. Leader berasal dari kata Lead. Maka, pemimpin haruslah memenuhi empat kriteria. Yaitu yang berasal dari huruf L, E, A, dan D.

Itulah yang diungkapkan Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Bekasi, Ahmad Tetuko Taqiyudin, saat memaparkan materi 'Kepemimpinan dan Keorganisasian', pada kesempatan Latihan Kader Muda (Lakmud) PC IPNU IPPNU Kabupaten Bekasi, di Pondok Pesantren Al-Ajhariyah, Cibitung, Bekasi, Sabtu (1/9) malam.

"Huruf pertama adalah L, yaitu loyalitas. Pemimpin harus membangun loyalitas bagi yang dipimpin Sebab kalau pemimpin bisa loyal, maka insyaallah yang lainnya juga bisa loyal," jelasnya.

Setelah itu, lanjut pria yang akrab disapa Bang Atet ini, kriteria pemimpin adalah sebuah kalimat yang berawalan huruf E, yaitu edukasi. Artinya, seorang pimpinan berkewajiban mencari dan memberikan pengetahuan.

"Karena pemimpin itu harus bisa mengedukasi dan memberikan pengetahuan terhadap yang dipimpin dan lingkungan yang mengetahui kepemimpinannya," katanya.

Kemudian, ia mencontohkan sebagaimana sopir. Bahwa terkadang, banyak sopir yang bisa membawa atau mengemudi mobil, tapi hanya sedikit yang juga bisa mengetahui bagaimana memperbaiki ketika mobilnya rusak.

"Jadi, pemimpin itu selain harus loyal, juga harus bisa mengedukasi," lanjutnya.

Selanjutnya, pemimpin harus memenuhi kriteria dengan kalimat yang berawalan huruf A, yakni advice. Artinya, mampu memberikan saran dan masukan untuk mengelola sebuah organisasi dalam segala sesuatu masalah.

"Terakhir huruf D, yaitu bisa dedikasi, diplomatis, dan terakhir adalah disiplin. Seorang pemimpin, jika ingin berdedikasi untuk organisasinya harus bisa melakukan diplomasi. Ujungnya adalah pemimpin harus disiplin," jelasnya.

Sebab, menurut Bang Atet, pemimpin yang tidak disiplin jangan diikuti. Disiplin artinya mampu menunjukkan keseriusannya dalam berorganisasi.

"Jadi, kita sebagai pemimpin harus bisa menyatukan ketiganya. Sedangkan disiplin, itu adalah hasil akhirnya," pungkasnya.

Sebagai informasi, Lakmud PC IPNU IPPNU Kabupaten Bekasi dihadiri oleh 46 peserta dari berbagai wilayah, baik dari dalam maupun di luar kabupaten. Diantaranya, dari Kota Bekasi, Indramayu, dan beberapa kecamatan di Kabupaten Bekasi. Lakmud ini dilaksanakan selama tiga hari, sejak Jumat (31/8) hingga Ahad (2/9). (Aru Elgete/Abdullah Alawi)

Bagikan:
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Maulid Akbar dan Doa untuk Keselamatan Bangsa
Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
IMG
IMG