::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Saat Bulan Memanggil Presiden: Momen Haru Pembukaan Asian Para Games 2018

Ahad, 07 Oktober 2018 06:10 Nasional

Bagikan

Saat Bulan Memanggil Presiden: Momen Haru Pembukaan Asian Para Games 2018
Screenshoot dari vidio.com
Namanya Bulan Karunia Rudianti. Usianya beranjak 10 tahun. Gadis kecil ini mendadak tenar karena surat yang ditulisnya untuk Presiden RI Joko Widodo.

Dalam suratnya, putri bungsu dari pasangan Rudi Arifin dan Purwanti yang tidak memiliki kaki ini meminta kursi roda kepada Jokowi. Meski dalam keterbatasan, Bulan bisa menunjukkan bahwa dia bisa berprestasi dan berhasil meraih juara kelas. Bulan juga paling jago dalam pelajaran bahasa Inggris. Dia belajar secara otodidak lewat video di YouTube.

Suatu hari, tepatnya pada hari Minggu ibunya membuka tas Bulan, ada surat buat Presiden Jokowi. Saya tanyakan ke Bulan, dia bilang, “Enggak apa-apalah ma, mudah-mudahan Pak Presiden mau ngasih Bulan kursi roda," ujar Bulan.

Surat itu kemudian viral dibagikan di lini massa media sosial hingga sampai ke Presiden Jokowi. Surat itu kemudian direspons Jokowi dengan memerintakan Kementerian Kesehatan menindaklanjuti surat tersebut.

Pada Selasa (20/3/2018) pukul 13.30 WIB, sebuah kursi roda kiriman Jokowi sampai ke rumah bocah kelas 3 sekolah dasar yang berdomisili di Pekanbaru, Riau itu.

Pada ajang pembukaan Asian Para Games 2018, gadis manis ini turut meramaikan pembukaan Asian Para Games 2018 di Stadion Gelora Bung Karno Senayan Jakarta. Bulan bercerita tentang kekagumannya pada sejumlah atlet penyandang disabilitas Tanah Air yang pantang menyerah dan berprestasi, seperti Sabar Gorky yang sukses di cabang panjat tebing dan mendaki gunung.

Di akhir ceritanya, Bulan Kurnia menanyakan keberadaan Jokowi. "Bulan ada di sini, Pak Jokowi ada di mana?" ujarnya.

Jokowi pun turun dari panggung kehormatan. Dia mendatangi Bulan Kurnia dan berbincang sejenak. Jokowi kemudian menerima kotak dari Bulan, yang ketika dibuka muncul tulisan ABILITY berwarna emas.

Tak berhenti di situ, Jokowi juga menyempatkan diri mengambil busur dan panah. Bersama Bulan dan seorang lagi, Jokowi lantas mengarahkan anak panah ke layar raksasa. Begitu anak panah melesat dari busur pijaran cahaya berkilatan di titik sasaran.

Kemudian tak jauh di hadapan Jokowi muncul tulisan DISABILITY. Tiga huruf awal "DIS" mendadak runtuh dan menyisakan ABILITY.

Lihat foto kedekatan Pak Jokowi dengan Bulan, seperti ayah dan anaknya. Ia pemimpin dan ia berlutut merendahkan dirinya menghampiri rakyatnya. Sehat dan tumbuh dengan baik ya adik Bulan, jadi orang baik yang mencintai sesama dan terus mencintai negeri ini. Amin. (Awan Kurniawan)