IMG-LOGO
Nasional

Lentera Api Asian Para Games Diinapkan di Keraton Kesultanan Ternate

Sabtu 8 September 2018 15:14 WIB
Bagikan:
Lentera Api Asian Para Games Diinapkan di Keraton Kesultanan Ternate
Lentera Api Asian Para Games Diinapkan di Keraton Kesultanan Ternate
Ternate, NU Online
Api obor Asian Para Games Games ke-3 tahun 2018 tiba di Keraton Kesultanan Ternate, Maluku Utara, Ahad (8/9). Api obor yang ditempatkan di sebuah lentera ini diinapkan di dalam Keraton Kesultanan Ternate. 
 
Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta didampingi Sekjen Inapgoc Bayu Rahadian yang membawa lentera tiba di Kedaton disambut dengan tarian Cakalele lentera api abadi kemudian diserahkan kepada Walikota Ternate Muhamad Senin bersama perangkat adat Kesultanan Ternate.
 
"Barusan kita lihat bersama api abadi yang diambil dari Mrapen dan telah diprosesi di Solo, Jawa Tengah kali ini memasuki kota Ternate dan kami sudah serahkan kepada Pemerintah Kota Ternate dan Keraton Kesultanan Ternate," kata Raden Isnanta.
 
Menurutnya, kobaran api abadi menandakan semangat bahwa Ternate peduli terhadap kesetaraan kaum difabilitas dalam kehidupan sehari-hari. "Ternate dan sekitarnya tentu ikut mendoakan, menyemangati, mendukung dan turut serta mensukseskan suksesnya Asian Para Games di Jakarta Oktober mendatang," jelasnya.
 
Walikota Ternate Muhamad Senin merasa bersyukur lentera api Asian Para Games 2018 telah diserahkan kepada Pemkot dan Kesultanan Ternate. "Kami rakyat Ternate dan Maluku Utara dan seluruh perangkat adat merasa bangga bahwa diberikan kepercayaan untuk bersama mensukseskan Asian Para Games yang merupakan perhelatan olahraga internasional kaum disabilitas," katanya.
 
Menurutnya hal ini memberikan edukasi bahwa penyandang disabilitas memiliki kesempatan sama di segala bidang termasuk bidang olahraga. 
 
Sekjen Inapgoc Bayu Rahadian menambahkan, api obor Asian Para Games esok hari akan diarak ke landmark bersama ribuan komunitas sepeda yang mengawal dan malam harinya dibawa ke malam puncak Haornas di Stadion Kie Raha Ternate.
 
"Spirit dan uforia bangsa Indonesia yang masih merayakan keberhasilan di Asian Games insyaallah akan ditambah dengan Asian Para Games dengan target tujuh atau delapan besar, APG tidak semata mata prestasi tapi humanity," ujar Bayu. (Red-Zunus)
Bagikan:
Sabtu 8 September 2018 18:0 WIB
Brebes Terima Baznas Award Kategori Penyalur Terbaik Se-Indonesia
Brebes Terima Baznas Award Kategori Penyalur Terbaik Se-Indonesia
Jakarta, NU Online
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah berhasil mendapatkan anugerah Baznas Award katergori pendistribusian zakat, infak dan sedekah atau ZIS terbaik se- Indonesia.

Penghargaan diterima Wakil Ketua Bidang 3 Bagian Sumber Daya Manusia H Abdul Haris pada malam Penganugerahan Baznas Award 2018 di aula kantor Kementerian Agama RI Jl Mh Thamrin Jakakarta Pusat, Jumat (7/9) malam. 

“Alhamdulillah, ternyata kinerja kami mendapat apresiasi dari Baznas Pusat,” katanya. Setidaknya ini menjadi jawaban bahwa Baznas Brebes bekerja dengan profesional, utamanya dalam menyalurkan zakat, infak dan sedekah sesuai ketentuan syariat, lanjutnya usai menerima penghargaan. 

Dirinya menjelaskan, Baznas Brebes terbukti telah melakukan inovasi dalam pendistribusian, khususnya penyaluran dalam kategori pemberdayaan yang terus digalakkan. “Yang terpenting dalam penyaluran dana ZIS ini, pemberdayaan masyarakat miskin menjadi salah satu tujuan pokok zakat agar menarik kaum dhuafa keluar dari kemiskinan,” tegasnya. 

Ketua Baznas Kabupaten Brebes H Chusnan Zain melalui pelaksana harian H Akrom Jangka Daosat menambahkan, Baznas Brebes akan terus berbenah diri sebagai wujud kontribusi dalam pembangunan daerah. Khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan pengembangan dakwah islamiah.

Bupati Brebes, Hj Idza Priyanti mengaku senang atas pencapaian Baznas Brebes tersebut. Ia berharap ke depan, Baznas Brebes dapat bekerja lebih baik lagi dan amanah dalam menjaga kepercayaan para muzaki.

Ketua Baznas Bambang Sudibyo mengatakan, anugrah Baznas Award bertujuan untuk memacu kebangkitan zakat di negeri ini. “Kami memberikan penghargaan kepada pertumbuhan zakat terbaik berdasarkan laporan 2017. Kami ingin memberikan semangat semua stekholder dalam menjalani syariat Islam yakni membayar zakat,” ujarnya.

Selain itu, guna mendorong optimalisasi pengelolaan zakat nasional, mempererat tali silaturahim antara Baznas dan Lembaga Amil Zakat atau LAZ, memupuk semangat kebangsaan antargenerasi untuk memperkuat ketahanan nasional menghadapi tantangan global.

“Harapan kami, Baznas Award yang kami beri tajuk Kuat karena Zakat ini mampu memberi dampak positif untuk terus menginspirasi dan mendukung kemajuan dunai perzakatan,” kata Bambang.

Ketua Panitia Baznas Award 2018, Jaja Jaelani, menambahkan, ada beberapa kategori penilaian antara lain, pertumbuhan penghimpunan ZIS terbaik, pendistribusian dan pendayagunaan ZIS terbaik, program pemberdayaan ekonomi terbaik, laporan tahunan terbaik, dan Baznas serta LAZ terbaik. Ini berlaku untuk Baznas dan LAZ pusat atau nasional dan daerah (provinsi dan kabupaten/kota).

“Kemudian untuk pemerintah provinsi dan kabupaten maupun kota kategori pendukung kebangkitan zakat 2018 dinilai berdasarkan kepatuhan pada UU, alokasi anggaran rutin untuk Baznas dalam persentase terhadap belanja APBD, penyediaan kantor Baznas dan sarana pendukung lainnya, frekuensi keterlibatan kepala daerah pada kegiatan Baznas tahun 2017,” kata Jaja.

Selain itu, imbuh dia, ada juga penghargaan untuk kepala daerah terbaik, UPZ terbaik, muzaki badan terbaik, muzaki individu terbaik, media pendukung kebangkitan zakat, serta tokoh pendukung kebangkitan zakat. (Wasdiun/Ibnu Nawawi)
Sabtu 8 September 2018 17:30 WIB
NU Bertekad Tingkatkan Perhatian bagi Pemberdayaan Ekonomi
NU Bertekad Tingkatkan Perhatian bagi Pemberdayaan Ekonomi
Yogyakarta, NU Online 
PBNU di bawah kepemimpinan KH Ma’ruf Amin dan KH Said Aqil Siroj mempunyai perhatian besar terhadap  pemberdayaan ekonomi masyarakat. 

Salah satu buktinya adalah menjalin kerja sama dengan PT Pegadaian dalam memfasilitasi dan memanfaatkan program Kredit Ultra Mikro (KUM). Jalinan tersebut ditandatangani di sela acara Sosialisasi Piloting Program Keagenan Khusus Kredit Ultra Mikro dan Produk Lain di Hotel Pessona Malioboro, Yogyakarta, Sabtu (8/9).

Saat meluncurkan acara tersebut, Ketua Bidang Ekonomi PBNU, H Eman Suryaman menegaskan, PBNU berkomitmen dan terus mendorong pemberdayaan masyarakat, antara lain melalui program kerja sama dengan pihak pemerintah.

“Selain dakwah dan pembumian Aswaja, PBNU melalui Inkopsim atau Induk Koperasi Syirkah Muawanah juga berupaya memberdayakan ekonomi umat,” katanya.

Ia menambahkan, untuk akselerasi pemberdayakan masyarakat tidak cukup hanya dilakukan sendiri oleh satu lembaga, namun diperlukan sinergi dengan pihak lain. Sebab, pemberdayaan masyarakat mempunyai banyak variabel sesuai dengan potensi manusia dan lingkungannya.

“Kami yakin akselerasi peningkatan ekonomi umat, akan lebih cepat berjalan lewat korporasi yakni PT Pegadaian ini,” jelasnya.

Acara yang diikuti puluhan pengurus koperasi pondok pesantren tersebut dihelat sejak Jumat dan berakhir Sabtu (8/9) ini. Selain H Eman, turut hadir antara lain adalah Direktur PT Pegadaian, Harianto Widodo, UKM Center UI, Nining Indroyono Soesilo, Pejabat Kementerian Keuangan, Djoko Hendratto dan Ketua Umum Inkopsim, HM Al Khaqqoh Istifa. (Aryudi Abdul Razaq/Ibnu Nawawi
Sabtu 8 September 2018 8:15 WIB
Warga Bawean Gelar Pameran Kebudayan di TMII
Warga Bawean Gelar Pameran Kebudayan di TMII
Pulau Noko di Bawean. Sumber: Istimewa
Jakarta, NU Online
Terpilihnya Pulau Bawean di Gresik Jawa Timur menjadi salah satu titik singgah destinasi dalam jalur pelayaran yacht dalam acara 'Wonderful Sail to Indonesia' yang melibatkan 120 kapal yacht dari 15 negara disambut dengan suka cita oleh warganya.

Dalam rangka itu, warga Bawean di Jakarta menggelar soft launching Wonderful Sail to Indonesia di Bawean, di Anjungan Jawa Timur TMII, Sabtu, (8/9). 

Ketua Pengembangan Pariwisata Bawean Ahsanul Haq mengatakan, momen internasional selama 2-5 Oktober 2018 ini merupakan sebuah kesempatan besar bagi warga Bawean untuk mempromosikan diri pada tingkat internasional.

"Kita bisa mempromosikan budaya dan kekayaan alam bagi warga luar Bawean hingga warga Internasional. Secara ekonomi, masyarakat Bawean juga akan diuntungkan dengan adanya transaksi jual beli antara pengunjung dan warga lokal, mulai dari kebutuhan dasar, sarana transportsi, souvenir dan oleh-oleh khas Bawean," ujar Ahsanol Haq dalam keterangan tertulisnya pada NU Online, di Jakarta, Sabtu (8/9).

Pada acara ini akan ada sejumlah pameran produk kebudayaan Bawean seperti pagelaran kuliner, pencak silat, pantun, dan pameran kekayaan produk budaya seperti tikar dan tas yang terbuat dari daun pandan. 

Acara direncanakan akan dihadiri oleh Bupati Gresik Sambari Halim Radianto dan akan dibuka langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman 2014-2015 dan Ketua Badan Percepatan Pengembangan Pariwisata Bahari Dr. Indroyono Soesilo, M.Sc ini. 

Acara ini dimaksudkan untuk mengenalkan budaya, kuliner dan kekayaan alam Pulau Bawean pada warga Jakarta dan sekitarnya."Acara ini, selain menjadi ajang silaturrahmi warga Bawean, diharapkan menyedot minat warga Jakarta dan sekitarnya untuk berkunjung ke Bawean," pungkasnya.

Pulau Bawean merupakan sebuah pulau yang terletak sekitar 120 kilometer sebelah utara Gresik di Laut Jawa, Secara administratif, pulau ini termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Karena letaknya yang strategis, pulau ini terpilih menjadi titik singgah destinasi dalam even besar 'Wonderful Sail to Indonesia'. (Ahmad Rozali)
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG