IMG-LOGO
Internasional

Ini Kata Dubes Aljazair tentang Citra Indonesia di Mata Masyarakat Aljazair

Ahad 11 November 2018 6:30 WIB
Bagikan:
Ini Kata Dubes Aljazair tentang Citra Indonesia di Mata Masyarakat Aljazair
Safira Rosa Machrusah (kiri)
Jakarta, NU Online 
Duta Besar Indonesia untuk Aljazair, Safira Rosa Machrusah menyatakan bahwa masyarakat Aljazair mengagumi sifat orang-orang Indonesia yang suka menolong dan mempunyai tenggang rasa yang tinggi.

"Masyarakat Aljazair itu kepada orang Indonesia senang sekali. Mereka menganggap bahwa orang Indonesia adalah orang yang dermawan dan baik," kata Safira kepada NU Online di Jakarta,  Sabtu (10/11).

Baca:

Kebaikan Indonesia setidaknya dapat dibuktikan dari dua hal. Pertama, Indonesia mempunyai peran besar dalam perjuangan kemerdekaan Aljazair. Peran itu ialah ketika pemerintah Indonesia mengundang delegasi dari Aljazair untuk berpartisipasi dalam Konferensi Asia Afrika di Bandung tahun 1955, yang kemudian Aljazair merdeka dari Perancis tahun 1962.

"Indonesia dengan secara ikhlas membantu Aljazair merdeka dari Perancis," katanya.

Kedua, orang-orang Indonesia mudah membantu orang lain, termasuk orang  Aljazair. Safira pun berbagi cerita tentang kenangan orang Aljazair yang pernah dibantu orang Indonesia saat melaksanakan ibadah haji di Arab Saudi.

Ketika itu, orang Aljazair ingin sekali membaca Al-Qur'an, namun semua Alquran sedang dipakai oleh jamaah haji.  saat dalam keadaan sedih itulah datang seseorang yang kemudian diketahui sebagai orang Indonesia mendekatinya, lalu mengajaknya untuk bersama-sama membaca Al-Qur'an.

"mereka orang-orang Aljazair merasakan betapa orang Indonesia saja yang hanya mau menolong, membantu, tenggang rasa dan tepa selira dan itu disampaikan oleh orang-orang Aljazair dengan suasana yang beragam ada yang nangis dan lain-lain," ucapnya.

Ketika mendengar bahwa Lombok Sulawesi Tengah ditimpa bencana gempa bumi, orang Aljazair tersebut sedih, lalu menitipkan uang kepada dirinya untuk diberikan kepada orang-orang Indonesia yang terkena gempa tersebut.

"Jadi orang Indonesia itu bagus sekali di mata semua kalangan orang-orang Aljazair. Tidak hanya di mata orang tadi aja yang pernah ditolong," pungkasnya. (Husni Sahal/Kendi Setiawan)
Bagikan:
Ahad 11 November 2018 12:30 WIB
Sadis! Jenazah Khashoggi Dilarutkan dan Dibuang ke Pipa Saluran
Sadis! Jenazah Khashoggi Dilarutkan dan Dibuang ke Pipa Saluran
Foto: Jamali/AP
Istanbbul, NU Online
Laporan baru menyebutkan kalau jenazah Jamal Khashoggi dibuang ke pipa saluran usai dibunuh dan dilarutkan dengan zat asam. Laporan ini diturunkan media propemerintahan Turki, Sabah, sebagaimana dikutip AFP, Sabtu (10/11).

Sabah menyatakan kalau ada zat asam di pipa-pipa saluran di komplek Konsulat Saudi. Zat asam tersebut ditemukan dari sampel yang diambil dari pipa-pipa tersebut. Sebelumnya, tim penyelidik Turki juga menduga kalau jenazah Jamal Khashoggi dilarutkan sehingga menjadi cairan dan dibuang ke pipa-pipa.

Meski demikian, otoritas Turki dan Saudi belum memberikan tanggapannya atas laporan ini. 

Meski demikian, sebagaimana dilansir Aljazeera, Sabtu (10/11), sebuah sumber mengungkapkan kalau polisi Turki menghentikan proses pencarian jenazah Jamal Khashoggi. Sementara itu, investigasi kriminal terhadap pembunuhan Jamal Khashoggi akan terus berlanjut. 

Dilaporkan sebelumnya bahwa tim penyelidik Turki menemukan cairan asam di kediaman Konsul Jendera Saudi Mohammad al-Otaibi di Istanbul. Rumah al-Otaibi sendiri hanya berjarak sekitar 200-300 meter dari gedung Konsulat.

Pada 2 Oktober lalu Jamal Khashoggi, seorang jurnalis asal Arab Saudi, tiba-tiba hilang ketika berkunjung ke Konsulat Arab Saudi di Istanbul Turki. Ia sengaja mendatangi kantor perwakilan Saudi di Turki tersebut untuk mengurus dokumen pernikahannya dengan Hatice, tunangannya asal Turki. 

Sejak awal kehilangannya, Turki menuduh kalau Jamal Khashoggi dibunuh di dalam gedung Konsulat. Pihak Arab Saudi menolak tuduhan tersebut. Namun akhirnya Saudi mengakui kalau Jamal Khashoggi memang terbunuh di dalam Konsulat.

Jamal Khashoggi merupakan jurnalis yang banyak mengkritisi kebijakan Saudi, terutama dalam hal kebebasan berpendapat, hak asasi manusia di Saudi, dan keterlibatan Saudi pada Perang Yaman.

Hingga hari ini pembunuhan Jamal Khashoggi sudah satu bulan lebih, akan tetapi keberadaan jenazahnya belum diketahui pasti dimana. (Red: Muchlishon)
Sabtu 10 November 2018 23:15 WIB
KASUS BENDERA HTI
Kata Forum Kandidat Doktor NU Malaysia soal Klaim Sepihak FPI
Kata Forum Kandidat Doktor NU Malaysia soal Klaim Sepihak FPI
Ilustrasi (AFP)
Kuala Lumpur, NU Online
Dalam sebuah video singkat yang telah viral di jagat dunia maya, terdapat klaim sepihak oleh Front Pembela Islam (FPI) bahwa dialog kebangsaan yang difasilitasi oleh Menkopolhukam telah melahirkan sebuah kesepakatan bahwa bendera tauhid bukan bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Forum Kandidat Doktor NU Malaysia menilai, klaim ini ditujukan untuk mengaburkan pemahaman masyarakat tentang bendera tauhid dan bendera HTI, dan mencari celah untuk mendeskreditkan oknum Banser yang telah membakar bendera HTI beberapa waktu lalu. 

Muhammad Taufiq, ketua Forum Kandidat Doktor NU Malaysia, menegaskan bahwa yang dibakar oknum Banser beberapa waktu lalu adalah bendera HTI, bukan bendera tauhid, apalagi bendera Rasulullah SAW. 

“Hanya ada satu hadits yang kami temukan bahwa bendera Rasulullah tertuliskan kalimat tauhid, seperti yang diriwayatkan At Thabrani dalam Al-Kabir dan Abu Syekh dalam Majma’ Az Zawaid, dari hadist Ibnu Abbas yang berbunyi bahwa Rayah (Bendera) Rasulullah tertulis atasnya lafadz La ilaha Illa Allah Muhammad Rasulullah. Menurut Ibnu Hajar, sanadnya sangat lemah. Sehingga tidak bisa dijadikan pedoman”.

Ditanya tentang fenomena pengibaran bendera bertuliskan kalimah tauhid di Indonesia, Taufiq menjawab, “Bendera tersebut menjadi simbol organisasi terlarang di Indonesia dan di banyak negara lain, yaitu HTI. Jika mereka tetap ngotot untuk menganggapnya bendera Rasulullah, maka perlu diketahui bahwa dalam sebuah hadits dijelaskan bahwa bendera Rasul yang berwarna hitam hanya dikibarkan waktu perang, lha Indonesia kan aman, damai dan tenteram, maka tidak perlu ada pengibaran bendera semacam itu.”

Baca juga:
Mengenal Bendera Islam (I): Nama-nama dan Fungsinya
• Mengenal Bendera Islam (II): Siapa yang Berhak Membawanya?
• Mengenal Bendera Islam (III): Warna dan Tulisan di Dalamnya
Ditemui di tempat terpisah, anggota Forum Kandidat Doktor NU Malaysia, Husnul Haq, menyayangkan adanya Aksi Bela Tauhid beberapa waktu lalu yang ia nilai justru merendahkan kalimat tauhid.

“Aksi Bela Tauhid jika dilihat praktiknya yang membawa atribut bendera tauhid justru ada kesan kurang menjaga kesakralan tauhid. Faktanya, telah viral di media, pada aksi tersebut banyak bendera tauhid yang diinjak, diduduki, diletakkan di tanah, dan sebagainya. Bahkan juga viral, aksi tersebut digunakan untuk mendukung salah satu pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.” 

”Kalau mau membela tauhid ya, tahlilan dan yasinan, isinya kan mayoritas kalimat tauhid. Tidak dengan menuliskannya di bendera, baju, atau topi. Karena suatu saat kan barang-barang itu bisa saja diletakkan atau dibawa di tempat-tempat yang kurang mulia, seperti kamar mandi dan toilet,” pungkasnya. (Red: Mahbib)

Jumat 9 November 2018 21:30 WIB
Bukti Cairan Asam Ditemukan, Dugaan Jenazah Khashogi Dilarutkan Menguat
Bukti Cairan Asam Ditemukan, Dugaan Jenazah Khashogi Dilarutkan Menguat
Foto: Getty Images
Istanbul, NU Online
Tim penyelidik Turki yang menangani kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi menemukan bukti baru, yaitu cairan asam dan bahan kimia lainnya. Bahan tersebut ditemukan di kediaman Konsul Jenderal Konsulat Saudi Mohammed al-Otaibi di Istanbul. 

Dikutip dari laman Aljazeera, Kamis (8/11), sebuah sumber dari kantor jaksa Turki mengungkapkan kalau tim penyelidik mendapati hydrofluoric acid dan bahan kimia lainnya di kediaman al-Otaibi selama proses penyelidikan yang digelar 16-17 Oktober.

Pada saat itu, lanjut sumber tersebut, tim penyelidik Turki hendak melanjutkan investigasinya ke kebun dan sumur al-Otaibi. Namun mereka tidak mendapatkan izin untuk melakukan hal itu. 

“Meski demikian, anggota kami berhasil memperoleh sejumlah sampel menggunakan galah dengan pergi ke bagian atas rumah dinas," jelas sumber dari kantor jaksa Turki tersebut. 

Tim penyelidik juga menemukan sisa-sisa cairan asam ketika mengambil sampel dari selokan dan drainase di kediaman al-Otaibi. Dilaporkan sebelumnya bahwa ada tuduhan kalau Jamal Khashoggi dibunuh, kemudian jenazahnya dilarutkan dengan cairan asam. Kamar rumah Konjen Saudi al-Otaibi menjadi salah satu tempat yang dicurigai dimana jenazah Khashoggi dilarutkan hingga menguap.

Kejaksaan Turki merilis sebuah pernyataan resmi tentang pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi. Dalam pernyataan tersebut disebutkan bahwa Jamal Khashoggi langsung dicekik hingga tewas pada saat ia memasuki gedung Konsulat.

“Sesuai dengan rencana yang dibuat sebelumnya, korban, Jamal Khashoggi, dicekik hingga tewas sesaat setelah memasuki Konsulat Jenderal Arab Saudi,” sebut pernyataan itu, dikutip laman BBC, Kamis (1/11).

Kemudian jenazah Jamal Khashoggi dimutilasi dan dan dimusnahkan "sesuai dengan rencana yang sudah disusun".

Jamal Khashoggi, seorang jurnalis asal Arab Saudi, tiba-tiba saja menghilang ketika berkunjung ke Konsulat Arab Saudi di Istanbul Turki pada Selasa (2/10) lalu. Ia sengaja mendatangi kantor perwakilan Saudi di Turki tersebut untuk mengurus dokumen pernikahannya dengan Hatice, tunangannya asal Turki. 

Sejak awal kehilangannya, Turki menuduh kalau Jamal Khashoggi dibunuh di dalam gedung Konsulat. Pihak Arab Saudi menolak tuduhan tersebut. Namun akhirnya Saudi mengungkapkan kalau Jamal Khashoggi memang terbunuh di dalam Konsulat.

Jamal Khashoggi merupakan jurnalis yang banyak mengkritisi kebijakan Saudi, terutama dalam hal kebebasan berpendapat, hak asasi manusia di Saudi, dan keterlibatan Saudi pada Perang Yaman. (Red: Muchlishon)
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG