IMG-LOGO
Daerah

SMK Manbaul Huda Jombang Pameran Hasil Olahan Limbah Kayu

Rabu 28 November 2018 23:0 WIB
Bagikan:
SMK Manbaul Huda Jombang Pameran Hasil Olahan Limbah Kayu
SMK Jombang pameran olahan limbah kayu di Jatim Great Expo
Jombang, NU Online
SMK Mini Jatim Great Expo 2018 digelar Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jawa Timur (Jatim) di JX International Convention Exhibition Surabaya selama tiga hari, mulai Selasa sampai Kamis (27-29/11). Kegiatan ini dimeriahkan oleh sejumlah produk siswa-siswi SMK di Jatim.

Salah satu peserta pameran adalah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Mambaul Huda Genukwatu, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang. SMK yang berbasis pesantren ini mengunggulkan produk ukiran dari limbah kayu jati.

Kepala SMK Mambaul Huda Sholihur Rosyid mengungkapkan, limbah kayu jati tentu menjadi barang berharga setelah diolah dan dipoles dengan sebaik mungkin. Diakuinya, siswa-siswi di sekolahnya sudah sejak lama menekuni olahan limbah kayu tersebut.

"Kami memanfaatkan limbah kayu jati yang biasa dibuat kayu bakar. Harganya Rp1 juta tiap truk, tapi kalau sudah kami ukir satu batang bisa sampai Rp100 ribu," ucapnya, Rabu (28/11). 

Keberadaan program SMK Mini menurut dia juga menjadi jembatan bagi siswa-siswi atau santri untuk semakin mengembangkan keterampilannya. "Melalui program ini kemudian mereka memiliki pilihan untuk berwirausaha," jelasnya.

Pria yang juga Pengasuh Pesantren Manbaul Huda Genukwatu ini memaparkan, produk ukiran yang dihasilkan sejumlah siswa-siswinya juga telah dipasarkan melalui online, sehingga bisa merambah ke berbagai kota. "Mulai dari tulisan hingga kaligrafi ini juga mulai dipasarkan secara online," ucapnya.

Ia menambahkan, keterampilan siswa-siswinya akan terus ia tingkatkan dengan bantuan alat-alat yang memadai. Beberapa alat diakui dia telah disiapkan. "Kami ada bengkel usaha yang bisa dimanfaatkan untuk membuat produk ini bagi yang sudah tuntas SMK Mininya. Jadi tetap kami wadahi kalau mau membuat produk," pungkasnya. (Syamsul Arifin/Muiz)
Bagikan:
Rabu 28 November 2018 23:30 WIB
Gelar Diklat, Pagar Nusa Kudus Cetak Pasukan Inti
Gelar Diklat, Pagar Nusa Kudus Cetak Pasukan Inti
Diklat Pagar Nusa Kudus, Jateng
Kudus, NU Online
Sebanyak 94 pesilat disiapkan menjadi Pasukan Inti (Pasti) Pagar Nusa Kudus, Jawa Tengah. Selama dua hari, mereka mendapat gemblengan Pendidikan dan Latihan (Diklat ) Pasti di Gedung MWCNU Kecamatan Dawe Kudus, Sabtu – Ahad (24/25/11).

Ketua Ikatan Pencak Silat Nahdlatul Ulama (IPSNU) Pagar Nusa Kudus H Husnul Khitam mengatakan, pasukan inti ini merupakan komponen internal Pagar Nusa yang memiliki peran dan tugas menjaga, mengawal dan melaksanakan perintah (dawuh) dari kiai.

“Melalui diklat, Pagar Nusa mencetak kader untuk menjadi pasukan inti yang mempunyai pengetahuan intelegensi dan skill khusus,” jelasnya Rabu (28/11).

Ia menjelaskan Diklat ini bagian dari kaderisasi anggota untuk lebih meningkatkan pengetahuan dan kemampuan ke-pagarnusa-an. “Di samping membentuk pasukan inti, juga mempersiapkan berdirinya kepengurusan Pagar Nusa di tingkat Kecamatan,” imbuh Gus Husnul.

Sementara Sekretaris PCNU Kudus H Agus Hari Ageng menenekankan peran dan tanggung jawab Pagar Nusa tidak hanya untuk bela diri semata namun untuk NU dan Indonesia. 

Ia juga menegaskan, Pagar Nusa hendaknya dijadikan sebagai media silaturahim, belajar berorganisasi dan sarana dakwah Aswaja An-Nahdliyah. “Selalu bersyukur atas prestasi yang diraih, bukan euforia. Itulah yang membedakan Pencak silat Pagar Nusa dengan lainnya,” tandas Ageng.

Diklat yang dipandu Instruktur Pagar Nusa Kudus ini, peserta mendapat bekal wawasan ke-Aswajaan, Ke-NU-an, Kebangsaan, ke-PagarNusa-an, bela diri, dan tehnik Intelegensi. Turut menjadi pemateri PW IPS Pagar Nusa Jawa Tengah, Kodim Kudus, dan Dewan Pendekar Pagar Nusa Kudus. (Adib/Muiz)
Rabu 28 November 2018 22:30 WIB
Konfercab XVI, PC PMII Tuban Gelar Bincang Buku
Konfercab XVI, PC PMII Tuban Gelar Bincang Buku
Konfercab PMII Tuban, Jatim
Tuban, NU Online 
Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tuban menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) XVI di Gedung PCNU Tuban, Jawa Timur, Rabu (28/11).

Ketua Cabang PMII Tuban periode 2017-2018, Habib Mustofa mengatakan, musyawarah tingkatan daerah atau cabang ini digelar selama dua hari, Rabu-Kamis (28-29/11) besok. Konfercab XVI ini dikemas dalam tema besar Meneguhkan Spirit PMII sebagai Basis Gerakan.

"Konfercab akan berlangsung dua hari, mulai hari ini sampai besok," kata Habib, kepada NU Online di komplek PCNU Tuban, Rabu (28/11).

Kader PMII Komisariat Makdum Ibrahim ini menambahkan, Konfercab XVI digelar dengan beberapa rangkaian. Selain agenda utama pemilihan ketua baru periode 2018-2019, Konfercab juga diisi dengan kegiatan bincang Buku.

"Kita juga ada kegiatan bincang buku dengan Judul Mahasiswa!! Revolusimu Belum Selesai," ucapnya menambahkan. 

Dalam momen ini lanjut Habib, berharap Pengurus Cabang Tuban ke depan lebih menguatkan nilai-nilai yang ada di PMII. Selain itu juga ada PR besar, yakni penguatan ideologi Ahlus Sunnah Wal Jamaah (Aswaja). 

"Harapan kami dalam bincang buku tersebut mampu menggerakkan semangat perubahan, khususnya pada perubahan awal diri sendiri dan para kader," pungkasnya. (Mochamad Nur Rofiq/Muiz

Rabu 28 November 2018 22:15 WIB
Tekad Bumikan Islam Ramah, Pengurus NU Kemang Bogor Resmi Dilantik
Tekad Bumikan Islam Ramah, Pengurus NU Kemang Bogor Resmi Dilantik
Pelantikan pengurus MWCNU Kemang, Bogor, Rabu (28/11)
Bogor, NU Online
Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Kabupaten Bogor, Jawa Barat resmi dilantik Rabu (28/11) malam di Unusia Kampus Kemang, Bogor, Jawa Barat. Mengusung tema Pembumian Aswaja Annahdliyah, NU Kemang berkomitmen menyebarkan ajaran Islam ramah bagi kehidupan bersama.

Ketua MWCNU Kemang Ustadz M Farid Firdaus mengatakan, pembumian Ahlussunnah wal Jamaah Annahdliyah berangkat dari tradisi amaliah masyarakat Kemang yang secara kultural sudah NU. Namun, menurutnya yang perlu dipahamkan lagi ialah soal Annahdliyah-nya. Sehingga, masyarakat yang erat dengan tradisi amaliyah NU, menjadi paham dari sisi fikrah (pemikiran) dan harakah (gerakan).

“Masyarakat di sini dari dulu sudah erat dengan apa yang namanya tahlilan, slametan, baca Yasin, istighotsah, dan lain-lain. Kita perkuat dengan fikrah dan harakah-nya," ujar Ustadz Farid saat pelantikan.

Tema lengkap yang diangkat pada pelantikan ini Merajut Kerja Sama dalam Membumikan Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah di Kecamatan Kemang. Tujuannya agar Aswaja Annahdliyah benar-benar membumi di Kemang, kata Farid, kerja sama dengan berbagai pihak harus dirajut, terutama untuk membentuk pengurus NU di tingkat desa.

“Membentuk Pengurus Ranting NU di delapan desa dan satu kelurahan di Kemang menjadi program prioritas kami untuk mewujudkan pembumian Aswaja An-Nahdliyah,” terangnya.

Farid juga menegaskan program-program di bidang ekonomi dan peningkatan sumber daya manusia, baik secara keilmuan melalui sejumlah kajian dan keterampilan serta melakukan penguatan Aswaja.

Sekretaris MWCNU Kemang Ustadz M Warji menambahkan, NU Kemang juga berkomitmen untuk membentuk media yang relevan di zaman milenial saat ini agar dakwah Aswaja Annahdliyah sampai kepada masyarakat secara luas.

“Tahap awal mengembangkan dakwah di media sosial. Tentunya kami juga akan membuat website organisasi yang bisa diakses oleh warga NU di Kemang dan masyarakat luas," ucap Warji.

Turut hadir dalam pelantikan ini Katib Syuriyah PBNU KH Mujib Qulyubi, Ketua PCNU Kabupaten Bogor KH Romdhon, Kapolsek Kemang Kompol Ade Yusuf Hidayat, dan Camat Kemang Nana Mulyana. 

Sebelum proses pelantikan, diadakan pembacaan manaqib, dzikir, wirid, istighotsah, dan peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw. (Red: Kendi Setiawan)

Kecamatan Kemang termasuk di wilayah Kabupaten Bogor bagian utara. Delapan desa dan 1 kelurahan yang menghuni Kecamatan Kemang ialah Desa Tegal, Atang Senjaya, Bojong, Jampang, Kemang, Pabuaran, Parakan Jaya, Pondok Udik, dan Semplak Barat dengan total jumlah penduduk 103.852 jiwa berdasar data tahun 2014. (*)
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG