Daerah

56 Pemuda-Pemudi di Nunukan Kaltara Diwisuda sebagai Santri Pencak Silat Pagar Nusa

Ahad, 28 Januari 2024 | 14:00 WIB

56 Pemuda-Pemudi di Nunukan Kaltara Diwisuda sebagai Santri Pencak Silat Pagar Nusa

56 pemuda dan pemudi di Kabupaten Nunukan telah sah menjadi santri silat Pagar Nusa. (Foto: dok. PC Pagar Nusa Nunukan)

Nunukan, NU Online

Sebanyak 56 pemuda dan pemudi di Kabupaten Nunukan secara resmi telah diwisuda sebagai Santri Pencak Silat Pagar Nusa. Prosesi baiat dan Wisuda XVIII Santri Silat Pagar Nusa digelar di Gedung Amalia, Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara), Sabtu (27/1/2024)


Pendekar Pagar Nusa KH Muhammad Ali Maghfur Sofyan Jirjis (Gus Ali) mewanti-wanti para para Santri Pagar Nusa, terutama yang baru saja diwisuda agar tetap memegang sikap tawadhu (rendah hati).


"Satu hal saya pesankan, tolong diingat, jangan sombong. Karena kesombongan adalah awal dari kehancuran," tutur Gus Ali. 


Gus Ali juga mengingatkan bahwa Pagar Nusa merupakan badan otonom NU yang tidak hanya bergerak dalam bidang olahraga bela diri semata. Namun lebih luas, keberadaan Pagar Nusa adalah menjadi benteng NKRI dari paham radikalisme yang merongrong Pancasila


"Pagar Nusa selain menjadi benteng untuk agama dan ulama, juga harus mampu menjadi benteng bagi kedaulatan NKRI," tegasnya.


Selain itu, Pimpinan Cabang (PC) Pagar Nusa Kabupaten Nunukan kerap kali mengelar kegiatan sosial seperti penggalangan dana untuk korban bencana alam yang terjadi di Nunukan maupun di luar daerah Nunukan


Dalam penanggulangan paham radikalisme dan terorisme, Pagar Nusa Kabupaten Nunukan selama ini cukup aktif dengan menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, baik di internal santri Pagar Nusa, Nahdliyin, maupun melakukan deklarasi penolakan paham-paham radikalisme.

Sementara itu, Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid yang hadir langsung menyaksikan prosesi wisuda berharap agar Pagar Nusa terus menjadi menjadi organisasi yang berprestasi unruk agama, nusa dan bangsa


"Saya mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Semoga Pagar Nusa tetap menjadi organisasi yang terus berdikari dan berprestasi dan buat keluarga besar Nahdhatul Ulama," tutur Laura.


Laura berharap, PC Pagar Nusa Nunukan dapat terus berperan maksimal melalui pengabdiannya terhadap bangsa dan negara serta menjadikan NU semakin jaya, maju, dan berkembang dalam mewujudkan peradaban yang tinggi di sepanjang zaman. 


"Peradaban yang dimaksud bukan hanya sebatas pengembangan ilmu pengetahuan semata, tetapi juga dalam membentuk kualitas pembawa peradaban itu sendiri yaitu manusia," katanya.


Secara khusus Bupati Nunukan Laura Hafid merasa bangga dengan Pagar Nusa karena mengajarkan banyak nilai positif yakni mampu melatih lahir dan batin.  


"Selain itu juga mampu membangun kedisplinan luar biasa yang dapat dicontohkan dan diterapkan dalam organisasi, serta kehidupan sehari-hari. ketiga, menjadi saluran positif bagi milenial untuk menyalurkan bakat dan minatnya," ungkapnya.


Selain Bupati Nunukan, hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara H Andi Muhammad Akbar, Ketua PC Pagar Nusa Nunukan Muhamnad Aris, Kasat Binmas Polres Nunukan AKP Najaamuddin, dan Komandan Sub-Unit Intel Lanal Nunukan Letda Laut € Neri Yendra. 


Hadir pula Ketua PCNU Kabupaten Nunukan Basri Lanta, Ketua Pimpinan Wilayah Pagar Nusa Kaltara Joko Suprayitno, Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Nunukan Ustadz Rahmatullah, dan pimpinan badan otonom NU se-Kabupaten Nunukan.


Kontributor: Eddy Santry