Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

Lepas Rombongan Pertama Kepulangan Jamaah, Wamenag Sampaikan 3 Pesan

Lepas Rombongan Pertama Kepulangan Jamaah, Wamenag Sampaikan 3 Pesan
Pelepasan jamaah haji oleh Wakil Menteri Agama RI Zainut Tauhid Sa’adi. (Foto: NU Online/MCH)
Pelepasan jamaah haji oleh Wakil Menteri Agama RI Zainut Tauhid Sa’adi. (Foto: NU Online/MCH)

Makkah, NU Online 
Rombongan pertama jamaah haji Indonesia akan pulang ke tanah air pada Jumat (15/7/2022) setelah mereka berada di Arab Saudi selama 42 hari. Mereka dilepas oleh Wakil Menteri Agama RI Zainut Tauhid Sa’adi di Hotel Al Keswah, kawasan Jarwal Makkah, Kamis (14/7/2022) malam.
 

Zainut Tauhid Sa’adi menyampaikan tiga pesan Menteri Agama untuk mencapai haji mabrur yang menjadi impian bagi semua orang yang berhaji.
 

“Pertama, dimensi ilahiyah. Dengan selesainya Bapak-Ibu sekalian melaksanakan ibadah haji insyaallah keimanan ketakwaan kita kepada Allah semakin meningkat. Semakin tebal rasa iman kita kepada Allah,” katanya.
 

Selanjutnya, Zainut Tauhid menyebut aspek kedua sebagai dimensi insaniyah berupa memperkuat rasa welas asih kepada sesama manusia. Ibadah haji, kata Wamenag, memiliki tiga tujuan, yaitu menebarkan nilai kedamaian kepada seluruh umat manusia; kedua menyampaikan ucapan-ucapan yang santun pada sesama; ketiga memberikan makan kepada orang yang membutuhkan.

 
“Tiga itu jadi ciri salah satu tujuan kita tercapainya haji mabrur,” paparnya
 

Zainut menyebut dimensi ketiga sebagai dimensi wathaniyah, yaitu meningkatnya kecintaan terhadap tanah air. Ia menyampaikan, selama 42 hari di tanah suci, jamaah haji banyak berdoa di tempat-tempat mustajabah, baik di Masjidil Haram atau di Multazam, di Madinah dan tempat lainnya. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa setiap negara memiliki kelebihannya sendiri-sendiri.

 
“Indonesia adalah negeri kita bersama, yang Allah ciptakan dengan keindahan alam, sopan santun masyarakat berbudi pekerti. Ada kelebihan-kelebihan yang diberikan kepada tanah suci tapi ada juga kelebihan dari Allah untuk tanah air,” paparnya.

 
Karena itu, sebagai WNI, ketika kembali ke tanah air ia meminta para jamaah haji untuk menyampaikan pesan damai pada seluruh masyarakat Indonesia, mendoakan bangsa Indonesia agar dijauhkan dari segala mara bahaya segala ancaman ujian-ujian.

 
“Dan tentunya sebagai hujjaj yang kembali ke tanah air, kita terus pertebal persaudaraan ukhuwah Islamiyah, basyariyah, maupun wathaniyah,” tuturnya.
 

Ia menyampaikan, Menteri Agama telah memerintahkan setelah selesainya musim haji ini, akan segera dipersiapkan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023 sehingga hasilnya lebih baik.

 
“Menag pesankan pada kita dan mohon maaf jika selama Bapak-Ibu di tanah suci kami sebagai pelayan Bapak-Ibu kurang memberikan apa yang diharapkan. Mungkin ada kekurangan-kekurangan; mungkin ada hal-hal yang kurang bisa kami penuhi, meskipun kami sudah semaksimal mungkin menyiapkan, namun sebagai manusia pasti ada kekurangan-kekurangannya,” katanya.
 

Penerbangan pertama dari bandara Jeddah menuju Indonesia pada 15 Juli 2022 meliputi kloter 1 dan 2 Solo; kloter 1 Padang; Kloter 1 dan 2 Jakarta-Bekasi; dan Kloter 1 Jakarta-Pondok Gede.

 
Pewarta: Achmad Mukafi Niam
Editor: Syamsul Arifin 



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Internasional Lainnya

Terpopuler Internasional

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×