Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

Wapres Tegaskan Pemerintah Beri Perhatian Serius kepada Pesantren Terdampak Gempa Cianjur

Wapres Tegaskan Pemerintah Beri Perhatian Serius kepada Pesantren Terdampak Gempa Cianjur
Gempa bumi Cianjur, Senin (21/11/2022) mengakibatkan bangunan rusak. (Foto: NU Online/Suwitno)
Gempa bumi Cianjur, Senin (21/11/2022) mengakibatkan bangunan rusak. (Foto: NU Online/Suwitno)

Jakarta, NU Online

Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma'ruf Amin menegaskan bahwa pemerintah akan memberikan perhatian secara serius kepada pesantren-pesantren yang hancur karena terdampak bencana gempa di Cianjur, Jawa Barat. 


Ia meminta agar para pihak yang terlibat menangani peristiwa bencana gempa bumi di Cianjur dapat bekerja sama dalam melakukan inventarisasi kerugian yang ditimbulkan, khususnya bagi pesantren, sehingga dapat segera ditemukan penyelesaiannya.


"Pesantren tentu akan juga mendapatkan perhatian dari pemerintah. Saya minta nanti diinventarisasi berapa pesantren (yang rusak akibat gempa) dan seberapa berat kerusakannya," kata Wapres melalui keterangan tertulis, diterima NU Online, Rabu (23/11/2022) malam.


Wapres juga memaparkan bahwa pemerintah telah mengklasifikasikan dana bantuan kepada para masyarakat terdampak gempa di Cianjur berdasarkan tingkat kerusakan. Ditekankan Wapres, pemerintah akan terus memantau berbagai perkembangan yang terjadi.


"Untuk masyarakat sendiri, kan pemerintah sudah mengambil kebijakan kalau rumahnya rusak berat itu diberi 50 juta," papar Wapres.


Wapres Kiai Ma'ruf memastikan, pemerintah terus bersinergi dalam menangani bencana ini melalui distribusi bantuan serta pemantauan lokasi secara berkala. Menurutnya, perlu adanya penanganan secara optimal terhadap peristiwa bencana gempa bumi Cianjur melalui pemerintah yang akan terus mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat, baik dari sisi infrastruktur, kesehatan, maupun logistik.


"Semua masalah yang dihadapi masyarakat, penampungan, kemudian juga konsumsi, kebutuhan untuk air, listrik, supaya disiapkan dengan baik," kata Kiai Ma'ruf.


Soal bantuan penyaluran dana kepada masyarakat terdampak gempa di Cianjur, Wapres berharap agar lembaga bantuan penyaluran dana dapat turut memberikan kontribusinya dalam membantu masyarakat.


Klasifikasi Bantuan Bencana

Presiden RI Joko Widodo memastikan, pemerintah akan memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya terdampak gempa di Cianjur. 


Dilansir situs resmi Presiden RI, klasifikasi bantuan itu terdiri atas Rp50 juta untuk rumah yang mengalami kerusakan berat, Rp25 juta untuk rumah yang mengalami kerusakan sedang, dan Rp10 juta untuk rumah yang mengalami kerusakan ringan.


Namun, Jokowi menegaskan bahwa yang paling penting untuk diperhatikan adalah pembangunan rumah-rumah yang terkena gempa ini wajib memakai standar bangunan yang antigempa. 


Bantuan NU

Tak lama setelah peristiwa gempa bumi Cianjur, Nahdlatul Ulama segera memberikan penanganan. Di antaranya PCNU Cianjur membuka posko NU Peduli yang melibatkan semua banom dan relawan. Tim NU Peduli dari tingkat PBNU juga telah turun meninjau serta memberikan bantuan awal pada Selasa (22/11/2022).


Relawan dari berbagai daerah juga mulai berdatangan ke lokasi terdampak gempa bumi di Cianjur.


LAZISNU PBNU membuka donasi untuk membantu meringankan beban korban gempa di Cianjur. Bantuan dapat ditransfer melalui rekening Bank Central Asia (BCA) 0683331926 atas nama Yayasan Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah NU. Konfirmasi transfer dapat menghubungi nomor 081398009800.


Selain itu, masayarakat juga dapat menyalurkan bantuan melalui nucare.id/program/pedulicianjur.


Pewarta: Aru Lego Triono
Editor: Kendi Setiawan



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler Nasional

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×