IMG-LOGO
Daerah

Ansor dan Banser Grabag Magelang Salurkan Bantuan Air Bersih


Rabu 9 Oktober 2019 14:30 WIB
Bagikan:
Ansor dan Banser Grabag Magelang Salurkan Bantuan Air Bersih
Suasana Warga yang Mengambil Bantuan Air dari ANsor dan Banser (Foto: NU Online/Rifqi)
Magelang, NU Online
Berdasarkan hasil pengamatan dan penilaian yang dilakukan para pengurus Ansor dan Banser Kecamatan Grabag, Magelang, Jawa Tengah, beberapa desa di Kecamatan tersebut sangat membutuhkan suplai air bersih untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari warganya akibat kekeringan yang melanda. Menyikapi hal ini, pengurus Ansor dan Banser setempat segera turun tangan dengan menurunkan bantuan air bersih kepada warga, Selasa (9/10).
 
Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Grabag Kiai Ahmad Muslim mengatakan bahwa dropping air ini akan dilaksanakan terus  sampai musim penghujan tiba. Ada 6 dusun menurutnya yang mendapat bantuan air bersih yakni Dusun Maron Ketawang sebanyak 1 mobil damkar berisi 5000 liter air dan 4 toren berukuran 1 kubik.
 
Lima dusun lainnya adalah Dusun Geru, Sugehmas sebanyak 1 mobil damkar (5000 liter), Dusun Keposong, Banaran sebanyak 1 mobil damkar (5000 liter), Dusun Ngandong, Banaran sebanyak 1 mobil damkar (5000 liter), Dusun Ngaglik, Banaran sebanyak 6 toren berukuran 1 kubik, dan Dusun Sujan, Salam sebanyak 4 toren berukuran 1 kubik.
 
Selama ini menurut Kiai Muslim, keperluan air bersih sudah pada kondisi yang sangat memprihatinkan. Bahkan ada beberapa dusun di Kelurahan Banaran hanya dapat mengandalkan air bersih bantuan dari luar wilayah.
 
“Upaya dari Ansor dan Banser ini diharapkan mampu meringankan kondisi yang dihadapi warga karena bagaimanapun air merupakan sumber kehidupan dan dibutuhkan sehari-hari oleh kita,” katanya.
 
Kiai Muslim pun mengajak kepada segenap pihak untuk ikut serta dalam membantu para warga sebagai bentuk solidaritas sesama umat manusia. Membantu sesama tidak boleh didasarkan atas kesamaan agama, suku, dan bahasa. Setiap manusia yang mendapat bencana harus tetap dibantu. Upaya Ansor dan Banser ini tambahnya, merupakan aksi nyata sebagai wujud kepedulian.
 
Sementara berdasarkan data dari BMKG, prediksi kemarau akan berlangsung hingga akhir Oktober 2019. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Magelang, Pranowo menyampaikan kepada media bahwa daerah yang dilanda kekeringan setiap musim kemarau di Kabupaten Magelang merupakan daerah tinggi yang secara geografis berada di lereng Gunung Sumbing, Menoreh dan Andong.
 
Kontributor: M Rifqi Alfian
Editor: Muhammad Faizin
Bagikan:

Baca Juga

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Maulid Akbar dan Doa untuk Keselamatan Bangsa
Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
IMG
IMG