Gus Amak Pimpin NU Kota Pasuruan: Digitalisasi Anggota hingga Rangkul Komunitas Motor

Gus Amak Pimpin NU Kota Pasuruan: Digitalisasi Anggota hingga Rangkul Komunitas Motor
KH Abdul Halim Mas'ud (kiri) bersama KH Nailur Rohman dipercaya sebagai rais dan ketua PCNU Kota Pasuruan, Jatim. (Foto: NU Online/Abu Avzalea)
KH Abdul Halim Mas'ud (kiri) bersama KH Nailur Rohman dipercaya sebagai rais dan ketua PCNU Kota Pasuruan, Jatim. (Foto: NU Online/Abu Avzalea)
Pasuruan, NU Online 
KH Nailur Rohman terpilih secara aklamasi ditetapkan sebagai Ketua Penggurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pasuruan. Ulama muda, cucu Mbah Hamid itu dipilih oleh tim Ahlul Halli wal Aqdi atau Ahwa pada acara Konferensi Cabang (Konfercab) IX yang digelar Sabtu hingga Ahad (1-2/2) di Pesantren Terpadu Bayt Al-Hikmah, Bugulkidul, Kota Pasuruan.
 
Selain Gus Amak, sapaan yang akrab KH Nailur Rohman, pada acara Konfercab yang dihadiri kurang lebih 200 peserta tersebut, tim Ahwa juga memilih KH Abdul Halim Mas'ud sebagai Rais Syuriyah PCNU Kota Pasuruan. KH Halim sendiri merupakan Ketua PCNU Kota Pasuruan yang menjabat pada periode sebelumnya.
 
Suasana Konfercab mendadak menjadi haru saat Gus Amak memberikan sambutan. Pasalnya, ia sempat menangis dan meneteskan air mata, lantaran mengaku tidak menyangka mendapat amanah dari para ulama yang tergabung dalam tim Ahwa berjumlah 6 kiai tersebut.
 
“Yang dipesankan Kiai Idris (ayahnya. red) kepada saya tidak hanya ini. Beliau berpesan selagi di lahan perjuangan, jangan pernah khawatir dengan keberkahan hidup,” katanya. 
 
Menurutnya, selama ini orang tua merestui langkah dia untuk perjuangan, apalagi untuk Nahdlatul Ulama. .
 
“Saya yakin mampu untuk senantiasa berjuang dan berkhidmat untuk Nahdlatul Ulama,” kata Gus Amak sembari meneteskan air mata.
 
Sementara itu, saat ditemui awak media seusai acara, Gus Amak mengatakan bahwa ada beberapa langkah prioritas yang akan dilakukannya untuk menata organisasi yang dipimpin tersebut.
 
“Setelah nanti pembentukan struktur penggurus dan lembaga-lembaga yang akan bekerja PCNU Kota Pasuruan, baru setelah itu kita akan membahasnya secara konkrit,” jelasnya. 
 
Kemudian langkah lain sesuai dengan hasil usulan yaitu akan ada penambahan lembaga  baru. Setelah itu mengikuti arahan dari Penggurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) yakni akan melakukan pendataan digital anggota NU dari tingkat ranting.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa ke depan dirinya akan fokus pada penguatan organisasi dan konsolidasi. 
 
“Berikutnya akan berkolaborasi menjalin kemitraan dengan semua pihak. Selain itu kami akan memantapkan akidah Ahlussunnah Wal Jamaah atau Aswaja terutama kepada para penggurus di tingkat ranting,” imbuhnya.
 
Tak hanya itu, ulama yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Bayt Al Hikmah Kota Pasuruan ini juga mengatakan bahwa dirinya akan mencoba melakukan pendekatan kepada para milineal maupun komunitas yang ada di Kota Pasuruan.
 
“Kota Pasuruan ini memiliki komunitas pemuda yang cukup besar. Dan inilah yang juga menjadi prioritas kami bagaimana NU bisa menyapa kaum muda, kaum milenial,” katanya. 
 
Dirinya menyebut ada banyak komunitas seperti Sen atau komunitas motor. 
 
“Kita akan memasuki komunitas mereka, dan mudah-mudahan mereka bisa menerima,” pungkasnya. 
 
 
Kontributor: Abu Avzalea
Editor: Ibnu Nawawi
 
BNI Mobile