Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Hujan Lebat di Pringsewu, NU Peduli dan Banser Bantu Warga Terdampak Banjir

Hujan Lebat di Pringsewu, NU Peduli dan Banser Bantu Warga Terdampak Banjir
Banser berjibaku membantu warga yang rumahnya terendam banjir. (Foto: Istimewa)
Banser berjibaku membantu warga yang rumahnya terendam banjir. (Foto: Istimewa)

Pringsewu, NU Online
Setelah diguyur hujan yang sangat lebat selama lebih kurang dua jam pada Selasa (15/12) sore, beberapa kawasan di daerah Pringsewu, Lampung mengalami banjir yang merendam perumahan warga. Di antara lokasi yang cukup tinggi genangan airnya berada di Kelurahan Pringsewu Selatan, tepatnya di sebelah selatan Pasar Pringsewu.


Di daerah tersebut terdapat lima rumah warga dan satu mushala yang terendam air dengan ketinggian satu meter. Berbagai perabot rumah tangga dan sejenisnya harus dievakuasi, terlebih di rumah yang berada di dataran yang rendah dengan tinggi air melebihi pinggang orang dewasa.


Mendapat informasi musibah ini, NU Peduli Kemanusiaan Pringsewu bersama anggota Banser segera meluncur ke lokasi untuk membantu warga. Anggota Banser dengan sigap melakukan evakuasi dan membantu warga mengeluarkan air dari rumah.


Kondisi rendaman air belum surut sampai dengan pukul 20.00 WIB, sehingga para anggota banser harus berjibaku mengeluarkan air dari rumah warga dengan penerangan seadanya. Ambulans NU Peduli Kemanusiaan juga sudah siap siaga jika ada warga yang membutuhkan evakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.

Foto: Kodisi rumah warga yang tergenang banjir

 

“Daerah ini memang sering menjadi langganan banjir jika hujan deras. Ini butuh perhatian pemerintah dan dinas terkait agar kondisi ini tidak berulang-ulang setiap ada hujan deras,” kata Pengurus NU Peduli Kemanusiaan Pringsewu, Kabul Muliarto di lokasi banjir.


Menurut Kabul, selain lokasi yang berada di dataran rendah, kondisi drainase dan arus air di kawasan tersebut juga tidak tertata dengan baik. Kondisi ini juga yang membuat para Banser harus ekstra mencari celah agar air bisa keluar dari rumah warga.


“Yang tidak bisa mengalir keluar rumah, akhirnya kita keringkan secara manual menggunakan ember,” jelasnya.


Selain membantu evakuasi, NU Peduli dan Banser juga melakukan pemetaan terhadap kondisi lingkungan sebagai antisipasi dan langkah selanjutnya jika musibah ini terulang. Hal ini menjadi tugas NU Peduli dan Banser dalam bidang kemanusiaan untuk membantu para korban banjir maupun bencana lainnya.


Pewarta: Muhammad Faizin
Editor: Aryudi AR

Posisi Bawah | Youtube NU Online