IMG-LOGO
Warta
NU EXPO

Pameran Terbuka untuk Umum

Selasa 10 Januari 2012 8:29 WIB
Bagikan:
Pameran Terbuka untuk Umum

Surabaya, NU Online
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH M Hasan Mutawakkil Alallah,  menegaskan, Rembug Nasional Saudagar NU dan NU Expo 2012 terbuka untuk semua kalangan lintas agama, termasuk juga untuk non-muslim.

Itulah sebabnya, kata Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo itu, Grand City Surabaya dipilih menjadi tempat pagelaran pameran saudagar Nahdliyin. <>

"Kalau tempatnya di Islamic Center, maka yang non-muslim sungkan datang. Tapi kalau di Grand City kan umum. Orang habis belanja, bisa mampir ke pameran. Tidak hanya muslim, tapi non-muslim juga bisa lihat," kata Kiai Mutawakkil dalam konferensi pers di Kantor PWNU Jatim, Senin (9/1/).

Pada kesempatan konfrensi pers tersebut turut hadir juga Wakil Rais Syuriyah PWNU Jatim KH Agoes Ali Masyhuri, Sekretaris Jenderal HPN, H Ahmad Ruful H, dan Wakil Ketua  HPN bidang Hubungan Kerja Sama Luar Negeri Saimi Saleh.

Melalui acara Rembuk Nasional Saudagar NU dan NU Expo 2012, yang akan digelar  mulai 26-29 Januari mendatang itu, Kiai Mutawakkil berharap usaha-usaha kecil bisa lebih mengembangkan marketing dan produksinya. Tidak hanya usaha kecil, pameran juga diikuti oleh beberapa BUMN di Jawa Timur.


Redaktur    : Mukafi Niam
Kontributor: Abdul Hady JM

Bagikan:
Selasa 10 Januari 2012 21:0 WIB
Ansor Sumbar Laksanakan PKL dan Rakerwil II
Ansor Sumbar Laksanakan PKL dan Rakerwil II

Padang,  NU Online
Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Propinsi Sumatera Barat makin fokus peningkatan kader melalui pelatihan kepemimpinan berjenjang sebagaimana diatur dalam keputusan Kongres Ansor 2011 di Surabaya. Setelah sukses melaksanakan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) di Kabupaten Solok beberapa minggu lalu, kini bakal dilaksanakan Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL), Sabtu (14/1) mendatang.<>

Ketua PW GP Ansor Sumbar Rusli Intan Sati, rapat persiapan Panitia, Selasa (10/1) di sekretariat PW Ansor Sumbar Jalan MH Thamrin No. 49 Padang mengatakan, PKL yang diselenggarakan PW Ansor Sumbar berlangsung selama tiga hari, yakni Sabtu hingga Senin (14-16/1) di Asrama Haji Tabing Padang. 

Usai PKL, langsung diselenggarakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) II Ansor Sumbar.

”PKL yang langsung dibuka Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Nusron Wahid, ini merupakan yang pertama dilakukan PW Ansor Sumbar periode 2010-2013. Diharapkan melalui PKL ini akan dapat meningkatkan kepemimpinan kader Ansor,” kata Rusli yang didampingi Sekretarisnya Zulhardi Z Latif, Bendahara Bagindo Armaidi Tanjung, Ketua Panitia PKL Rahmat Tk. Sulaiaman dan sejumlah pengurus PW Ansor Sumbar.

Menurut Rusli, PKL diikuti utusan dari 19 PC Ansor Se-Sumbar. Masing-masing PC mengirimkan 5 orang peserta, terdiri dari Ketua, Sekretaris, Bendahara, Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Banser dan dari Departemen Pengkaderan.

”Sedangkan pemateri yang tampil selama PKL berlangsung antara lain dari PP GP Ansor, Pengurus Besar NU, Danrem 032 Wirabraja, PWNU Sumbar, PW Ansor Sumbar sendiri dan dari kalangan profesional,” kata Rusli Intan Sati yang juga anggota DPRD Kabupaten Solok ini.

Sementara itu, Ketua Panitia Rahmat Sulaiman menyebutkan, kesiapan panitia sudah maksimal. Harapan kami kegiatan dapat berjalan dengan lancar, tertib dan sesuai jadwal yang sudah ditetapkan. Untuk itu, masing-masing PC diminta untuk mempersiapkan peserta yang akan dikirim mengikuti PKL, tambahnya.



Redaktur     : Syaifullah Amin
Kontributor : Bagindo Armaidi Tanjung

Selasa 10 Januari 2012 19:35 WIB
Konflik Tanah Terus Berlangsung
Konflik Tanah Terus Berlangsung

Medan, NU Online
Ratusan petani yang tergabung dalam Forum Rakyat Bersatu berunjuk rasa di kantor Gubernur Sumatera Utara, Selasa (10/1/2012).

Mereka antara lain menuntut pengembalian tanah yang mereka tuding dirampas oleh PT Perkebunan Nusantara dan perusahaan perkebunan swasta lokal dan asing.

<>Para pengunjuk rasa datang dari berbagai daerah seperti Binjai, Deli Serdang, Langkat, dan Padang Lawas. Mereka datang dengan mengendari truk dan berkumpul di Lapangan merdeka.

Setelah itu mereka berjalan ke kantor gedung DPRD Sumut dan terakhir ke kantor Gubernur Sumut. "Kami akan menginap di sini sebulan kalau masalah tanah ini tidak diselesaikan," kata pengunjuk rasa, seperti yang disiarkan Kompas.

Ratusan polisi berjaga agar opengunjuk rasa tidak masuk kantor gubernur. Hingga saat ini, pengungjuk rasa bertahan di Jalan Diponegoro, persis di depan kantor Gubernur Sumut.


 

Redaktur: Hamzah Sahal

Selasa 10 Januari 2012 18:4 WIB
MUKTAMAR XI JATMAN
Para Peserta Muktamar Thoriqoh Mulai Berdatangan
Para Peserta Muktamar Thoriqoh Mulai Berdatangan

Malang, NU Online
Para peserta Muktamar XI Jam’iyyah Ahlilth Thariqah al-Muktabarah an-Nahdliyah (Jatman) telah berdatangan dari berbagai penjuru Tanah Air. Meski tidak menimbulkan keramaian berlebihan di Bandara Abdurrahman Saleh Malang, namun suasana muktamar cukup kental terasa.

Kentalnya Suasana muktamar setidaknya ditandai dengan banyaknya para ulama thoriqoh yang tiba dalam setiap penerbangan ke Malang. Para peserta ini bisa ditandai dengan pakaian para peserta, baju koko dengan mengenakan peci dan menenteng ransel sedang. Kebanyakan peserta juga berkomunikasi dengan bahasa Indonesia non-logat setempat.<>

Dari pantauan NU Online di Malang, beberapa peserta yang telah mulai berdatangan antara lain berasal dari Medan, Lampung dan Kalimantan. Mereka umumnya kemudian mencarter mobil jenis minibus dengan berombongan, bukan menggunakan taksi Bandara.

Sementara itu, dari perbincangan NU Online dengan beberapa peserta muktamar, umumnya mereka yang berasal dari luar Jawa, mulai mengkhawatirkan perkembangan thoriqoh yang dinilainya mulai surut.

"Akhir-akhir ini dunia thoriqoh tampak mengalami kemunduran. Hal ini ditandai dengan merebaknya dunia hedonis di masyarakat. Bahkan kehidupan hedonis bukan hanya terasa di kota-kota besar, akan tetapi hedonisme sudah mulai dirasakan hingga ke pelosok-pelosok negeri," tutur Irhayadi, salah seorang peserta muktamar asal Bangka Belitung.

Lebih lanjut, Irhayadi yang menganut thoriqoh Syadziliyah ini berharap, Muktamar XI Jatman ini diharapkan dapat menyemarakkan kembali kehidupan thoriqoh di Indonesia.

"Semoga saja Muktamar XI Jatman kali ini dapat kembali menancapkan ruh keagamaan semakin dalam, ke dalam kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara di Indonesia. Agar pengajian-pengajian tak hanya didominasi oleh pengajian yang lebih mengedepankan hiburan atau aliran sesat saja," tandasnya.



Penulis : Syaifullah Amin

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG