IMG-LOGO
Daerah

Gerak Masif, GP Ansor Tasikmalaya Lantik 34 Anak Cabang dan 294 Ranting

Ahad 27 Desember 2015 22:2 WIB
Bagikan:
Gerak Masif, GP Ansor Tasikmalaya Lantik 34 Anak Cabang dan 294 Ranting

Tasikmalaya, NU Online
Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Tasikmalaya meresmikan kepengurusan 34 Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan 294 Pimpinan Ranting sekabupaten, Sabtu (26/12). Sebanyak seribu anggota GP Ansor dari perwakilan anak cabang dan ranting sekabupaten menyaksikan pelantikan ini.
<>
Mereka mengenakan seragam harian GP Ansor . Tampak hadir seluruh keluarga besar NU dan Bupati Tasikmalaya.

Ketua GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Asep menyatakan, pelantikan ini amerupakan upaya penguatan NU di seluruh Kabupaten Tasikmalaya. Karena, penggerak pembangunan NU dan pembangunan daerah adalah kaum muda khususnya Ansor.

“Saya menginginkan pengurus GP Ansor yang dilantik sekarang menjadi pelopor di daerah masing masing,” kata Asep.

Pada tahun 2015 ini, kata Asep, kita akan melakukan 13 putaran PKD. Kita membangun dan fokus pada Ansor. Pada 2016 kita akan fokus pada Diklatsar.

“Jika ada yang akan menggelar PKD, itu harus dilaksanakan oleh PAC GP Ansor karena 2016 kita ingin mencetak 1000 pasukan Banser di Kabupaten Tasikmalaya,” tegas Asep. (Husni Mubarak/Alhafiz K)

Bagikan:
Ahad 27 Desember 2015 23:2 WIB
Dekatnya Maulid dan Natal Momen Jaga Kerukunan Warga Pringsewu
Dekatnya Maulid dan Natal Momen Jaga Kerukunan Warga Pringsewu

Pringsewu, NU Online
Mustasyar PCNU Pringsewu H Sujadi Saddad mengajak warga Desa Danau Margakaya Kabupaten Pringsewu untuk menjaga kerukunan antarumat beragama. Menurut H Sujadi yang juga Bupati Pringsewu, peringatan yang berdekatan antara maulid dan natal menjadi pelajaran penting untuk umat beragama di Indonesia.
<>
Demikian disampaikan H Sujadi pada Puncak Rangkaian Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dipusatkan di Masjid Jamiil HudawWat Taqwa, Sabtu (26/12).

ia mengatakan, kedekatan ini diharapkan dapat menjadi momen peningkatan kerukunan antarumat beragama khususnya di Kabupaten Pringsewu.

ia mengapresiasi warga Danau yang secara rutin memperingati Maulid Nabi Muhammad dengan meriah melalui rangkaian kegiatan seperti pembacaan shalawat, pawai dan pengajian akbar. Ia berharap kegiatan itu terus dilaksanakan dan dilestarikan sebagai wujud kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Menurut Ketua Panitia Penyelenggara Baharudin, kegiatan yang pada tahun ini bertema Jadikan Pribadi Rasulullah SAW Sebagai Suri Tauladan Demi Terciptanya Generasi Umat Yang Berakhlakul Karimah ini merupakan wujud kecintaan warga Danau kepada Rasulullah SAW.

“Pawai dan pengajian Akbar yang dilaksanakan merupakan ajang silaturahmi bagi seluruh warga Danau untuk menciptakan kerukunan dan kekompakan. Kekompakan ini terlihat dari antusias warga yang secara swadaya membuat berbagai model ornamen pawai seperti hiasan berbentuk gajah, unta, menara Banten, kapal, tumpeng, ada juga ornamen hiasan berbentuk tugu bambu selamat datang Pringsewu,” ujar Bahrudin. (Muhammad Faizin/Alhafiz K)

Ahad 27 Desember 2015 21:3 WIB
21 Santri Putri Way Kanan Ikuti Diklatsar Banser
21 Santri Putri Way Kanan Ikuti Diklatsar Banser

Way Kanan, NU Online
Sebanyak 21 remaja putri Kabupaten Waykanan mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) X Barisan Ansor Serbaguna (Banser) melalui Pimpinan Ranting GP Ansor Kampung Bumi Baru Kecamatan Blambangan Umpu  di Masjid Al-Muhajirin yang saat ini sedang dirintis menjadi Pesantren Riyadlotut Thullab.
<>
"Ada beberapa hal membuat saya ingin bergabung dengan Banser. Selain ingin memperluas jaringan atau memiliki banyak sahabat saya juga ingin bisa menjaga diri," ujar warga Kampung Bumi Baru Dinda Rahmawati, di Blambangan Umpu, Ahad (27/12).

Dinda yang juga santriwati Pesantren Riyadlotut Thullab mengaku, ia mendapatkan hal seru dalam kegiatan Diklatsar Banser digelar mulai Kamis (24/12) hingga hari ini.

"Kemarin ikut rayap tambang, manjat pohon dulu baru merayap melalui tambang. Semangat benar saat disemangati sahabat-sahabat. Saya menjadi peserta Diklatsar perempuan pertama yang merayap di tambang yang dibentangkan di pohon," kata Dinda lagi.

Selain itu, ujar dia melanjutkan, Dinda juga mengaku mendapat materi baris berbaris dan wawasan lebih mengenal mengenai Ansor yang merupakan badan otonom NU.

"Dari dulu saya paling suka pencak silat, tadinya mau ikut Pagar Nusa tapi belum diperbolehkan oleh orang tua, jadi saya ikut Persaudaraan Setia Hati Terate, dan sekarang bergabung dengan GP Ansor melalui Banser," kata Dinda lagi.

Selain Dinda, tercatat 20 remaja putri lain dari sekolah menengah atas sederajat asal Kecamatan Pakuan Ratu mengikuti Diklatsar Banser. Ketua GP Ansor Way Kanan Gatot Arifianto didampingi Kasatkorcab Alex Almukmin menambahkan, kegiatan dilakukan lembaganya berada di areal sekolah dan pondok pesantren yang kebetulan libur sekolah.

"Jadi para remaja putri itu berminat ikut. Selain itu, pengasuh Pondok Pesantren Riyadlotut Thullab Kiai Nur Hasyim juga mendorong 80 persen santriwatinya mengikuti kaderisasi GP Ansor. Jadi dua puluh satu remaja putri itu adalah Banser perempuan. Mereka terbukti hebat dan tangguh karena berani mengikuti pelatihan. Mereka nantinya akan bertugas khusus mengawal ustadzah. Setelah itu, bisa saja kami 'menghibahkannya' kepada badan otonom NU yang mengurus remaja putri atau perempuan," ujar Gatot.

Total peserta Diklatsar X Banser Way Kanan 109 orang. Sebanyak 21 orang perempuan dan bertahan utuh hingga akhir pelatihan. Sisanya laki-laki melarikan diri dari pelatihan lima orang. (Syuhud Tsaqafi/Alhafiz K)

Ahad 27 Desember 2015 20:3 WIB
Syukuran 1 Tahun Harlah KMNU Unpad
Syukuran 1 Tahun Harlah KMNU Unpad

Sumedang, NU Online
Suara lantunan shalawat dan iringan rebana bersumber dari sekelompok mahasiswa NU yang berkumpul di halaman rumah Pembina KMNU Unpad KH Johar Arifin di Tanjung Sari, Sumedang, Jumat (25/12). Lantunan shalawat ini menggema untuk memperingati maulid Nabi Muhammad SAW dan hari lahir pertama Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama Universitas Padjadjaran (KMNU Unpad).
<>
KMNU Unpad didirikan atas inisiatif beberapa mahasiswa NU pada 19 Desember 2014. Satu tahun belakangan KMNU Unpad menggelar tradisi ke-NUan di kampus Unpad seperti latihan hadrah, pembacaan shalawat Barzanji, dan tahlilan.

Selain tradisi ke-NUan, beasiswa bidikmisi yang memfasilitasi remaja kurang mampu kuliah di Unpad turun memperkuat KMNU. Menurut Kiai Johar Arifin, “Dengan adanya beasiswa itu banyak anak warga NU di kampung bisa kuliah di Unpad.”

Sementara Ketua PCNU Sumedang KH Sa’dullah yang juga hadir menyatakan apresiasi adanya KMNU Unpad. Ia berharap KMNU Unpad terus berkembang dan menaungi seluruh mahsiswa NU di Unpad.

“Teman-teman KMNU Unpad harus tetap semangat dan ikhlas dalam mengurus KMNU. Karena sesuai kata KH Hasyim Asy’ari, ‘Siapa yang mengurus NU, termasuk santrinya. Siapa yang menjadi santrinya, didoakan husnul khatimah’,” ujar Kiai Sa’dullah.

Acara ini diakhiri dengan pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT. (Moh Fariansyah/Alhafiz K)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG