IMG-LOGO
Trending Now:
Daerah

CGM dan BBM LTMNU Jakut Selalu Didampingi GP Ansor dan Banser

Senin 19 Februari 2018 23:4 WIB
Bagikan:
CGM dan BBM LTMNU Jakut Selalu Didampingi GP Ansor dan Banser
Jakarta, NU Online 
Lembaga Takmir Masjid Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Jakarta Utara melakukan kegiatan Gerakan Cinta Masjid (GCM) dan Bersih-Bersih Masjid (BBM) di Masjid Jami Nurussa'adah, Jalan Bahari III Rt 012 Rw 04 Kelurahan Tanjung Priok Jakarta Utara. Kegiatan tersebut melibatkan GP Ansor dan Banser.

Wakil Ketua GP Ansor Jakut Anton Heri mengatakan, kegiatan ini menjadi program andalan bagi LTM PCNU yang bekerja sama dengan Ansor dan Banser Jakarta Utara dalam menjalankan program Gerakan Cinta Masjid (GMC) dan Bersih Bersih Masjid (BBM). 

“Alhamdulilah dimana pun kegiatan PCNU Jakut, Banser dan Ansor selalu mendampingi, terlebih lagi dalam kegiatan bersih-bersih masjid. Progam BBM dan GMC merupakan salah satu dari kegiatan yang selalu dikawal dan dijalankan oleh sahabat Banser Jakarta Utara," jelasnya di masjid Nurusa'adah Jalan Bahari III, Tanjung Priok, Ahad (18/2) pagi.

Sekertaris LTM PWNU DKI Jakarta KH Ahmad Yani mengatakan, ada ratusan, bahkan ribuaan masjid yang polanya menggunakan cara Nahdlatul Ulama sedang dalam proses pendataan LTM PWNU DKI yang bekerja sama dengan para pengurus masjid se-DKI Jakarta. 

"Dengan adanya program ini, warga NU DKI Jakarta khususnya Jakarta Utara tidak perlu susah-susah mencari masjidnya karena kami telah memberikan stiker dengan logo Nahdlatul Ulama (NU) di setiap pintu masuk masjid. Dan saya berharap kepada LTMNU yang lain bisa mencontoh kegiatan yang dijalankan oleh LTM PCNU Jakarta Utara," terangnya di hadapan para jamahah Masjid Nurusa'adah,.

Lanjut Yani, maka perlu sebuah terobosan agar masjid NU bisa terdata secara lengkap dan bisa memberikan rasa aman, nyaman, dan semarak karena banyak aktivitas positifnya. 

Dalam kesempatan sama, Ketua PCNU Jakarta Utara KH Ali Mahfudz mengatakan, Ansor dan Banser NU kerap menjadi bulan bulanan pihak lain, dari dulu sampai saat ini.  Padahal, justru Ansor dan Banser NU mengambil peran yang sangat penting dalam membentengi pemerintah guna menjaga NKRI yang mau diubah oleh paham radikalisme dan sekuler. 

Bahkan saat ini, NU kerap dibully di medsos karena dianggap bersebrangan dengan pihak yang mengklaim membela kepentingan Islam, terutama pihak yang mengusung khilafah, yang oleh pemerintah dibubarkan.

"saya berharap ke depan bukan hanya Ansor Banser saya yang hadir dalam kegiatan Gerakan Cinta Masjid, tetapi seluruh banom atau lembaga yang berada di bawah naungan PCNU Jakut wajib hadir seperti Fatayat, IPPNU, IPNU, Muslimat serta PMII, LDNU, Lasbumi, LBHNU dan yang lainnya," tegas Kiai Ali Mahfudz.
 
Ia berharap agar lembaga-lembaga atau banom bisa sinergi dan menjalin kerja sama yang baik kepada seluruh lapisan masyarakat wabil khusus dengan para ketua masjid NU yang berada di wilayah Jakarta Utara. 

Secara khusus, ia berterima kasih kepada Ansor dan Banser Jakut yang selalu setia berkhidmah, mengawal dan berperan aktif dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh PCNU Jakarta Utara.

Hadir dalam kegiatan itu, Sekertaris PCNU Jakut KH Nurdin Rangga, Ketua LTM NU Jakarta Utara Kiai Muhammad Wagimin, Ketua MWCNU Kecamatan Tanjung Priok Kiai Agus, Ketua Ranting NU Tanjung Priok Kiai Nurhadi, Ketua DKM Nurusa'adah Saurma Panjaitan dan para tokoh masyarakat. (Akmal/Abdullah Alawi)

Tags:
Bagikan:
Senin 19 Februari 2018 23:31 WIB
GP Ansor Bangka Belitung Gelar DTD
GP Ansor Bangka Belitung Gelar DTD
Bangka, NU Online 
PW GP Ansor dan Satkorwil Bangka Belitung mengadakan Diklat Terpadu Dasar di Pulau Selan, Bangka, selama 3 hari 3 malam dari 16 sampai dengan 18 Februari. 

"Peserta berjumlah 205 orang dari kabupaten yang ada di Bangka Belitung,” Ketua PW GP Ansor Bangka Belitung Asmuri di Pulau Selan, Senin (19/2). 
 
DTD kali ini, kata dia, adalah angkatan yang keempat dan akan terus melakukan pengkaderan berjenjang untuk membentuk kader yang militan di Bangka Belitung. 

"Dengan bertambahnya kader yang dilatih oleh jajaran Satkornas diharapkan, kader memiliki kecintaan pada NU dan NKRI sehingga berdaya guna," tambahnya. 

Pelatih Satkornas, Abdul Mufid mengaku melihat potensi kader yang luar biasa di daerah itu, sehingga perlu terus ditingkatkan bertahap. Dengan demikian, visi dan misi organisasi dapat tercapai. (Herry BH/Abdullah Alawi)

Senin 19 Februari 2018 23:0 WIB
IMNU Kota Tasikmalaya Gelar Seminar Nasional
IMNU Kota Tasikmalaya Gelar Seminar Nasional
Tasikmalaya, NU Online
Internet Marketers Nahdlatul Ulama (IMNU) Kota Tasikmalaya menggelar seminar bertema Kiprah IMNU di Abad Informasi di hotel Horison Kota Tasikmalaya, Ahad (18/2). 

Narasumber seminar itu adalah Cariban Gaban (Ketua Umum IMNU Pusat), Fahmi Baihaqi (Wakil Ketua Umum IMNU), Rully Kustandar (The Legend IMers Indonesia), M Rijal AR Sutadiredja (CV. Bang Zenk) dan Ahmad Imdadun Hakim (Pengasuh Pondok Spammer). Turut hadir dari Pengurus PCNU Kota Tasikmalaya, Setda Kota Tasikmalaya, Kapolres Tasikmalaya Kota, Ketua MUI, dan juga dari perwakilan Telkom Tasikmalaya serta tamu undangan lainnya.

Ketua IMNU Kota Tasikmalaya Muh. A Ramdan Al-Qusaeri mengatakan, tujuan seminar ini adalah untuk lebih memberikan wawasan keilmuan dan cara berdakwah melalui internet bagi para santri.

Sejumlah peserta dari beberapa perwakilan banom dan lembaga di bawah naungan NU, perwakilan pondok pesantren, dan juga BEM mahasiswa se-Kota Tasikmalaya turut berpartisipasi dan menghadiri seminar itu. Hadir pula dari beberapa praktisi iMers Indonesia dan pengurus IMNU Pusat seperti dari Jakarta, Bandung, Cirebon, Sumedang, Kuningan, Pangandaran, Ciamis dan juga dari Purbalingga.

“Sangat diharapkan hadirnya kegiatan seminar ini tentu bisa memberikan tambahan wawasan keilmuan bagi para santri khususnya dalam mengoptimalkan dunia maya sebagai sarana untuk berdakwah, serta bisa memupuk tali persaudaraan yang kuat,” demikian salah satu arahan dari Pengurus PCNU Kota Tasikmalaya dalam sambutannya.

Selesai acara ini dilakukan kerja sama penandatanganan MoU dari pihak IMNU dengan Kapolres Tasikmalaya Kota, juga Telkom Kota Tasikmalaya sebagai langkah nyata untuk merealisasikan program jangka panjang IMNU itu sendiri. (Rahman/Abdullah Alawi)

Senin 19 Februari 2018 21:2 WIB
Ratusan Banser Kota Tangerang Ikuti DTD
Ratusan Banser Kota Tangerang Ikuti DTD
Peserta DTD Banser Kota Tangerang
Tangerang, NU Online 
Ratusan anggota Banser (Barisan Ansor Serbaguna) se-Kota Tangerang mengikuti kegiatan Diklat Terpadu Dasar (DTD), Jumat hingga Ahad (16-18/2). DTD Angkatan IX ini dilaksanakan dilaksanakan di Yayasan Bin Bakri Nurul Hikmah Kelurahan Kenanga, Cipondoh, Kota Tangerang.

Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Tangerang Sudarto mengatakan, peran dan fungsi Ansor dan Banser merupakan garda terdepan dalam menjaga ulama dan NKRI. Sehingga diharapkan akan mampu menciptakan kader yang militan terhadap organisasi Ansor dan NU sebagai organisasi induknya.

“Ansor dan Banser adalah garda terdepan dalam menjaga para kiai, habib dan alim ulama dari segala bentuk perbuatan zalim,” katanya sembari menambahkan, sebagai bentuk rencana tindak lanjut dari kegiatan ini diharapkan kader tunduk takzim kepada para ulama serta istiqomah dalam ber-Ansor, ber-NU dan ber-NKRI

Selain itu, Ansor dan Banser juga siap mengamankan NKRI dari segala ancaman, baik dalam negeri maupun luar negeri. 

“Karena dengan semakin tinggi militansi Ansor dan Banser terhadap organisasi, akan semakin kuat untuk memperjuangkan nilai-nilai Aswaja,” katanya.

Sudarto mengatakan, hidup berorganisasi di Ansor, di NU adalah sebuah pengabdian sehingga dibutuhkan keikhlasan dalam menjalaninya. Jangan berharap materi, kecuali mengharapkan keberkahan. 

“Pelatihan yang diikuti 171 peserta yang terdiri dari 150 peserta pria dan 21 peserta wanita diharapakan menciptakan kader yang solid, yang paham akan nilai-nilai organisasi serta menciptakan menumbuhkan jiwa korsa," ujarnya kembali. 

Sementara Ketua Satkorcab Banser Kota Tangerang Hartono mengatakan pelatihan tersebut wajib dilakukan, karena untuk mendidik para kader Ansor menjadi pribadi berkarakter baik dan sesuai dengan aturan organisasi.

“Ini kegiatan yang wajib ada dalam setiap kepengurusan demi menunjukan bahwa kehadiran kita adalah untuk mendukung para ulama, menjaga dan menjadi bentengnya ulama dan negara,” ujarnya.

Dalam kegiatan itu, ada peserta yang merupakan kakak dari Ketua PC GP Ansor Kota Tangerang, putra dari Ketua Satkorcab Banser Kota Tangerang, dan putri dari salah satu anggota Denwatser. Mereka termotivasi dan terinspirasi dari keluarganya yang ikut kegiatan ini. 

Di akhir sambutannya Sudarto mengatakan yang berat itu bukan rindu, tapi yang berat adalah ikut kegiatan Diklat Terpadu Dasar. (Red: Abdullah Alawi)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG