Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

Al-Manahij Al-Shafiyyah: Syarah Alfiyah Ibnu Malik Karya Ulama Nusantara

Al-Manahij Al-Shafiyyah: Syarah Alfiyah Ibnu Malik Karya Ulama Nusantara
Kitab Alfiyah telah banyak diberi syarah (anotasi) oleh ulama, termasuk di Indonesia dengan berbagai bahasa.
Kitab Alfiyah telah banyak diberi syarah (anotasi) oleh ulama, termasuk di Indonesia dengan berbagai bahasa.

Kitab Alfiyah Ibnu Malik adalah kitab Ilmu Nahwu yang paling populer di dunia Islam. Kitab karya Ibnu Malik ini mungkin kitab yang paling banyak dihapal dan diajarkan. Hampir seluruh pesantren mengajarkan kitab ini. Sepertinya belum lengkap bagi seorang santri jika belum mengaji kitab Alfiyah.


Kitab ini telah banyak diberi syarah (anotasi) oleh para ulama, termasuk di Indonesia dengan berbagai bahasa. KH Kholil Harun dari Rembang mensyarahi kitab Alfiyah dengan bahasa Jawa dan memberi nama kitabnya Awsatul Masalik. Selain Kiai Kholil Rembang banyak ulama Indonesia yang mensyarahi kitab Alfiyah namun semuanya tidak ditulis dengan bahasa Arab.


Kitab Al-Manahij Al-Shafiyah mungkin agak berbeda, kitab syarah Alfiyah dari ulama Nusantara ini ditulis dalam Bahasa Arab. Nama lengkap kitab ini adalah Al-Manahijus Shafiyyah fi Syarhi Alfiyah lil Badi was Syadi fil Arabiyah.


Kitab setebal 220 halaman itu lebih mudah dipahami oleh santri Indonesia karena sengaja ditulis dengan kalimat yang sederhana dan langsung diberikan contoh-contoh. Diberi nama Al-Manahij Al-Shafiyah (metode-metode pilihan) karena agaknya penulis ingin mengetengahkan kepada pembaca metode-metode pensyarahan kitab Alfiyah yang paling mudah dipahami yang diambil dari metode-metode terbaik yang dimiliki kitab-kitab syarah sebelumnya.


Kitab ini di beberapa tempat menyempurnakan keterangan dari kitab Syarah Alfiyah yang biasa dikaji di Indonesia, yaitu kitab Ibnu Aqil. Hal-hal yang terlewat tidak dijelaskan dalam kitab Ibnu Aqil dijelaskan dalam kitab al-Manahij ini.


Penulis juga menyempurnakan kitab ini dengan mengi'rab kalimat-kalimat yang sulit. Lafal-lafal yang asing pun dimaknai sehingga kesulitan memahami sebuah kalimat nazham dapat teratasi dengan membaca kitab ini. Dalam mengambil contoh-contoh, penulis mengambil contoh yang paling ringkas dan mudah, tidak jarang penulis mengambil contoh dari hal-hal yang sedang up to date, seperti tentang wabah corona dan lain lain.


Syair-syair pun ia potong dengan hanya mengambil kalimat yang menjadi syahid (saksi, maksud dari contoh yang diinginkan) tetapi dengan menyebutkan nama penyairnya. Hal yang demikian selain agar kitab ini dapat ditulis sesingkat mungkin juga agar fokus pembaca tidak buyar dari materi yang sedang dihadapi, karena kalimat syair yang diambil sebagai contoh kadang esensi mafhumnya berbicara tentang masalah lain.


Kitab ini merupakan karya KH Imaduddin Utsman al-Bantani, salah satu ulama Nusantara yang produktif menulis dalam Bahasa Arab. Ia adalah pengasuh pondok pesantren Nahdlatul Ulum Kresek Banten. Karyanya tidak hanya dalam satu cabang fann ilmu tapi ia mempunyai tulisan dalam berbagai fann ilmu keislaman.


Dalam ilmu Balaghah ia mensyarahi kitab yang akrab di dunia pesantren, yaitu kitab Nadzam Al Jauharul Maknun diberi nama kitab Al Syarh Al Maimun fi Syarh Matn Al-Jauhar Al-Maknun; dalam fann ilmu Ushul Fiqih ia mensyarah kitab Nazham al-Waraqat yang diberi nama Talkhis Al-Khusul fi Ilm Al-Ushul; dalam ilmu Faraid ia mensyarah kitab Matan Rahabiyah yang diberi nama Al-Ibanah fi Syarh Matn Al-Rahabiyah; dalam ilmu sharaf ia mensyarahi Nazham Maqsud yang diberi nama kitab Nihayat Al-Maqsud fi Syarh Nazham Al-Maqsud; Dalam ilmu Tafsir ia mensyarah Nazhmut Tafsir karya Syekh Al-Zamzami diberi nama Al-Fath Al-Munir fi Syarh Nazhm Al-Tafsir; dalam kaidah fiqih ia menulis kitab al-Jalaliyah fi al-Qawaid al-Fiqhiyyah; dalam ilmu hadits ia mensyarahi Nazham al-Baiquniyah yang diberi nama Al-Muhimmah fi Syarh Matn Al-Baiquniyah; dalam ilmu tajwid ia menulis kitab Al-Burhan Ila Tajwid Al-Qur'an.


Dalam ilmu tasawuf ia menulis kitab Al-Ta'aruf fi Muqaddimat Ilm Al-Tasawwuf dan lain-lain. Ada satu kitab yang mengulas secara luas prinsip-prinsip ajaran Ahlussunnah wal Jamaah dan ke-NUan, yaitu kitab al-Fikrah Al-Nahdliyyah fi Ushuli wa Furu'i Ahl Sunnat wa Al-Jama'ah.


Identitas Kitab

Judul: Al-Manahij Al Shofiyah fi Syarh Al Alfiyah Lil Badi wa Al Syadi Fil Al Arabiyyah


Penulis: KH Imaduddin Utsman Al-Bantani


Tebal: 220 h


Ukuran kertas: 15x24


Warna kertas: Kuning


Penerbit: Makatabah Nahdlatul Ulum, Banten


Cetakan: Pertama, 2022



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Pustaka Lainnya

Terpopuler Pustaka

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×