Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

6 Cara Daging Kambing Nggak Bau Perengus dan Empuk Tanpa Panci Presto

6 Cara Daging Kambing Nggak Bau Perengus dan Empuk Tanpa Panci Presto
Daging kambing
Daging kambing

Jakarta, NU Online
Hari Raya Idul Adha identik dengan hewan kurban. Daging kurban disulap menjadi hidangan lezat seperti sate, gulai, tongseng, maupun rendang. Untuk membantu Anda mengolah daging tersebut, NU Online telah merangkum enam cara mengolah daging kambing agar tidak bau perengus dan empuk dari laman Delishably .


Pertama, merebus daging untuk membersihkan kambing. Alih-alih menghilangkan bau, mencuci daging kambing mentah dengan air hanya membuat bakteri penyebab bau kian menyebar. Maka itu, untuk membuang kotoran dan menghilangkan bau prengus disarankan untuk merebus daging hingga mendidih. Lalu, Anda bisa membuang air rebusan tersebut.


Kedua, menggunakan jeruk nipis. Jeruk nipis mengandung bahan anti bakteri. Hal ini dapat membuat jumlah bakteri berkurang sehingga aroma tak sedap pada daging menjadi hilang.


Ketiga, menggunakan rempah-rempah. Anda bisa menggunakan rempah-rempah untuk menghilangkan bau seperti jahe, kayu manis, cengkeh, kunyit, dan bawang putih.


Keempat, menumbuk daging. Menumbuk daging membuat serat daging pecah sehingga membuat tekstur daging menjadi empuk. Anda bisa menumbuk menggunakan benda tumpul seperti rolling pin atau palu. Sebelum ditumbuk, pastikan daging sudah dipotong kecil dan dan terpisah dari tulangnya.


Kelima, menggunakan garam. Garam dianggap dapat menghancurkan untaian protein dan melarutkan serat otot daging yang keras. Hal ini dapat membuat daging menjadi empuk.


Caranya, letakkan daging dalam wadah dan taburi seluruh permukaan dengan garam kasar. Lalu, pijat daging secara perlahan dan biarkan selama satu jam untuk ketebalan daging di kisaran 2,5 centimeter. Kemudian, bersihkan garam dari permukaan daging saat hendak dimasak.


Keenam, menggunakan teknik slow cooking. Ini adalah teknik mengolah bahan makanan dengan matang dan bumbu yang meresap. Pada teknik ini anda memerlukan api kecil dalam memasak.


Hal ini karena suhu yang rendah relatif membuat potongan daging menjadi lebih empuk. Lain halnya jika dimasak menggunakan panas yang tinggi. Ia akan membuat tekstur daging cenderung keras. Suhu optimal untuk mengempukkan daging berada di 87 derajat celcius dengan durasi kurang lebih dua setengah jam.


Kontributor: Nuriel Shiami Indiraphasa
Editor: Muhammad Faizin



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler Nasional

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×