Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

Lelang Baju Putih Gus Baha Bakal Warnai Konser Amal RMINU

Lelang Baju Putih Gus Baha Bakal Warnai Konser Amal RMINU
Rais Syuriyah PBNU KH Bahaudin Nursalim. (Foto: Dok. NU Online)
Rais Syuriyah PBNU KH Bahaudin Nursalim. (Foto: Dok. NU Online)

Jakarta, NU Online
Baju putih milik KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) akan dilelang pada gelar Konser Santri Untuk Indonesia. Lelang ini adalah sebagai rangkaian dari acara Gerakan Pesantren Asuh (GPA) naungan Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU).


“Monggo para muhibbin (pecinta), semalam setelah pihak kami Gus Mutamakkin sowan ke rumah Gus Baha di Rembang, menceritakan acara konser amal GPA dan meminta salah satu barangnya untuk ikut dilelang, Alhamdulillah kami beruntung beliau langsung melepaskan baju yang dikenakannya,” tulis Ketua Panitia, Mohammad Alfuniam Alwie di akun Facebook miliknya, Sabtu (30/10/2021).


“Jadi, baju yang akan dilelang besok adalah baju yang habis beliau pakai semalam,” jelas dia.


Diinformasikan bagi para muhibbin yang berminat ikut lelang baju Gus Baha dapat menghubungi kontak dirinya, pada nomor kontak 081392707112.


Acara Konser Santri Untuk Indonesia GPA akan diselenggarakan di Surabaya pada Ahad (31/10/2021) pukul 19.00 WIB sampai selesai.


Acara itu akan menghadirkan legenda Qasidah Indonesia Nasida Ria, Gus Miftah,  Tulus, Tompi, Marjuki Kil The DJ, Feby Putri, Pamungkas dan sejumlah nama lain.


Konser Santri untuk Indonesia terselenggara atas kerjasama RMI PBNU, TV9 Nusantara dan Rajawali Communications. Disiarkan secara langsung oleh TVNU, TV9, Beritabaru.co dan sejumlah kanal YouTube milik artis pengisi acara.


Kegiatan tersebut, ungkap dia, dibuat berangkat dari rekam jejak pesantren sebagai lembaga pendidikan yang bisa menaungi pembelajaran dan pembentukan karakter anak-anak dengan aman, terutama bagi santri atau calon santri yang memiliki nasib kurang beruntung.


“Dalam konteks Indonesia di masa pandemi seperti sekarang, pesantren menjadi tempat yang aman bagi anak-anak tanpa orang tua (yatim, piatu atau keduanya) yang disebabkan Pandemi Covid 19,” ungkap Kang Niam.


Kontributor: Syifa Arrahmah
Editor: Muhammad Faizin

 

 



Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler Nasional

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×