Home Warta Fragmen Quran New Keislaman English Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan Lainnya Nasional Esai Khutbah Ubudiyah Cerpen Daerah Seni Budaya Internasional Sirah Nabawiyah Tafsir Risalah Redaksi Hikmah Nikah/Keluarga Obituari Ramadhan Pustaka Humor

NU Care-LAZISNU Buka Donasi untuk Bantu Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan

NU Care-LAZISNU Buka Donasi untuk Bantu Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan
NU Peduli Tragedi Kanjuruhan.
NU Peduli Tragedi Kanjuruhan.

Jakarta, NU Online

NU Care-Lembaga Amil Zakat, Infak, Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) mengajak masyarakat untuk membantu keluarga korban tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Bantuan dapat berupa uang yang dapat disalurkan melalui NU Peduli Kanjuruhan.


Dana yang terkumpul dianggarkan untuk membiayai kesehatan korban yang luka-luka, dan santunan pendidikan untuk anak korban. Adapun cara menyalurkan bantuan melalui laman digital tersebut adalah

 
  1. Klik tombol "Donasi Sekarang"
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Pilih metode pembayaran
  4. Isi data diri
  5. Klik "Lanjutkan Pembayaran" dan ikuti langkah selanjutnya.


Direktur Eksekutif NU Care-LAZISNU Qohari Cholil mengatakan bantuan untuk korban maupun keluarga korban tragedi Kanjuruhan sebagai wujud kepedulian dan solidaritas kemanusiaan.


Qohari menjelaskan, penggalangan tersebut dilakukan karena NU Care-LAZISNU memberian santunan yang dilakukan secara bertahap sesuai data yang masuk serta terverifikasi nama dan alamatnya.


Menurut Qohari, LAZISNU PBNU sebelumnya mendapat amanah dari PBNU untuk berperan dalam membantu korban tragedi Kanjuruhan. “Khususnya memberikan santunan bagi korban yang luka-luka, baik luka ringan, sedang, maupun luka berat,” katanya pada saat penyaluran kepada korban tragedi Kanjuruhan, Selasa (4/10/2022).


Bantuan uang tunai dan pengobatan adalah salah satu langkah PBNU untuk korban dan keluarga korban tragedi Kanjuruhan. Langkah lainnya yang dilakukan PBNU adalah membentuk satuan gugus tugas Tragedi Kanjuruhan dengan mendirikan Posko Terpadu yang berlokasi di Kantor PCNU Kabupaten Malang.

 

NU Peduli Tragedi Kanjuruhan


Posko Terpadu dibentuk dengan melibatkan semua unsur, mulai dari PBNU, PWNU, PCNU, serta lembaga dan banom di bawah NU seperti LAZISNU, Lembaga Kesehatan NU, Banom Ansor-Banser, Fatayat, Muslimat, dan lembaga Banom NU lainnya.


Pada awalnya posko berfungsi untuk melayani aduan atau laporan orang hilang atas tragedi Kanjuruhan Malang.


“Aduan dari keluarga berupa korban yang belum ditemukan, advokasi hukum, trauma healing, bantuan kesehatan, dan pemberian santunan untuk korban,” kata Ketua Lembaga Kesehatan (LK) PBNU HM Zulfikar As'ad (Gus Ufik), Ahad (2/10/2022). 


Posko beralamat di Kantor PCNU Kota Malang, Jl KH Hasyim Asy’ari No 21 Malang. Masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan posko juga dapat menghubungi call centre di nomor 0813 33800054 atau 0813 348159. 


Posko yang semula diagendakan hanya melayani sampai tiga hari setelah tragedi, diperpanjang layanannya hingga tiga bulan ke depan, terutama untuk memberikan layanan psikologi.


Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf mengingatkan meski telah mendirikan Posko Terpadu, para petugas Posko untuk bertindak proaktif mencari dan mendatangi keluarga korban.


“Jangan menunggu masyarakat yang meminta bantuan, tapi (petugas Posko) harus proaktif, jemput bola. Yang yatim juga harus diurus sampai mandiri. Jangan hanya bayari SPP, tapi harus dipikirkan sampai dia bisa hidup mandiri,” tegas Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin, Leteh, Rembang ini.


Menurut Gus Yahya, bantuan kemanusiaan dan kepedulian NU merupakan wujud tanggung jawab NU kepada masyarakat, dalam hal ini kepada korban dan keluarga korban dari tragedi Kanjuruhan.


Bagi NU, bantuan tersebut wajib dilakukan sebagai bagian dari tanggung jawab NU. “Kalau tidak dilaksanakan, kita berdosa,” ucapnya.


Pewarta: Kendi Setiawan
Editor: Syakir NF





Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler Nasional

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×